sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

Presiden Jokowi : 7 Mimpi Anak Bangsa Bisa Terwujud Jika Kita Bersatu dan Optimis

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana menyaksikan anak-anak yang menyimpan pesan pada Monumen Kapsul Waktu, di Merauke, Provinsi Papua, Jumat, (16/11)
Merauke, Laras Post - Tiga tahun yang lalu, pada awal tahun 2015 dan tepat di ujung paling barat Indonesia atau di titik Nol Kilometer, dari Pulau Sabang Provinsi Aceh. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memulai Gerakan Nasional Ayo Kerja. 

“Sebuah ajakan kepada semua elemen bangsa untuk memulai kerja besar, kerja keras, kerja bersama untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita,” ucap Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan pada Peresmian Monumen Kapsul Waktu di Merauke, Provinsi Papua, Jumat (16/11).

Presiden Jokowi, juga meyakini tujuh mimpi anak-anak bangsa akan bisa terwujud, jika semua elemen bangsa mau bekerja keras, kerja bersama atau mau berkolaborasi. 

Presiden Joko Widodo ketika menggendong salah seorang anak yang membawa kapsul waktu.
Dikatakan Presiden Jokowi, “Jika kita mau bersatu, jika kita optimis dan penuh keyakinan, kita akan menjadi negara yang besar, negara yang digdaya, negara yang bermartabat dan dihormati negara-negara lain di dunia,” katanya.

Tiga tahun yang lalu juga, tujuh mimpi anak-anak bangsa itu dimasukkan ke dalam kapsul waktu dan dibawa mengelilingi 34 provinsi sejauh 24.089 kilometer. 

“Ekspedisi Kapsul waktu telah berhasil membawa Kapsul Waktu Impian Indonesia 2015-2085 dari ujung barat ke ujung timur Indonesia,” ucap Presiden Jokowi, lagi menambahkan.

Tujuh mimpi anak-anak bangsa dari 34 Provinsi yang ditulis dan disimpan dalam Kapsul waktu itu adalah satu, SDM Indonesia kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia. Dua, masyarakat Indonesia menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Tiga, Indonesia sebagai pusat pendidikan, teknologi, dan peradaban dunia. Empat, masyarakat dan aparatur pemerintah kita bebas dari perilaku korupsi. Lima, membangun infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia. Enam, Indonesia sebagai negara yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik. Tujuh, Indonesia sebagai barometer pertumbuhan ekonomi dunia.

Presiden mengingatkan bahwa mimpi besar yang diletakkan di Monumen ini bukanlah pekerjaan satu generasi, bukanlah pekerjaan 5 tahun, bukan pekerjaan 10 tahun, ataupun 20 tahun, tapi pekerjaan beberapa generasi.

Presiden Joko Widodo di sambut riuh oleh masyarakat Merauke, Provinsi Papua.
“Ini pekerjaan besar, artinya selama 70 tahun atau 100 tahun ke depan, semua elemen bangsa harus terus kerja keras, tidak ada pekerjaan yang instan, tidak ada pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh satu orang atau segelintir orang. Ini kerja bersama,” kata Presiden Jokowi, dalam sambutannya itu.

Pekerjaan besar itu, lanjut Presiden, untuk mewujudkan mimpi Indonesia tahun 2085 dan tidak boleh berhenti.

“Kita harus berani mengambil pilihan yan sulit untuk bisa bergerak lebih cepat lagi, kita harus berani melompat, meraih kemajuan. Sekali lagi, Indonesia Maju bukan Indonesia mundur, apalagi Indonesia Bubar,” tutur Presiden Jokowi, menambahkan.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Irianto Joko Widodo, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Gubernur Papua Barat Lukas Enembe, dan Bupati Merauke Frederikus Gebze. (her/sg)

Kunker ke Papua, Presiden Akan Resmikan Monumen Kapsul Waktu

Presiden Joko Widodo ketika di sambut oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Tiba di Bandar Udara Internasional Mopah, Merauke, Provinsi Papua
Merauke, Laras Post - Mengawali kunjungan kerjanya ke Provinsi Papua hari ini, Jumat (16/11), Presiden Joko Widodo akan meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke.

Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo diagendakan untuk menyaksikan peletakkan kapsul waktu ke dalam cangkang oleh 36 orang anak-anak.

Setelah itu, Presiden akan menuju Masjid Raya di Merauke untuk menunaikan salat Jumat yang kemudian dilanjutkan dengan santap siang di salah satu rumah makan.

Selepas santap siang, Kepala Negara dijadwalkan menuju ruas Jalan Merauke - Sota Km. 23, Kabupaten Merauke untuk meninjau pembangunan drainase/culvert box.

Pada sore harinya, Presiden akan meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota. Setelahnya, Presiden akan kembali ke hotel tempatnya beristirahat untuk bermalam dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya.

Demikian siaran pers Deputi Bidang Protokol Sekretariat Presiden RI., Bey Machmudin. (her/sg)

Presiden Jokowi Tiba di Merauke Usai Hadiri KTT ASEAN di Singapura

Presiden Joko Widodo saat tiba di Bandar Udara Internasional Mopah, Merauke, Provinsi Papua, Jumat (16/11) dini hari.
Merauke, Laras Post - Usai lawatan ke Singapura untuk menghadiri KTT ke-33 ASEAN, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan perjalanan menuju Merauke, Provinsi Papua.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan lepas landas dari Bandara Udara Internasional Changi Singapura Kamis (15/11) pukul 18.50 waktu setempat (WS).

Tiba di Bandar Udara Internasional Mopah, Merauke, Provinsi Papua pada Jumat 16 November pada pukul 01.20 WIT, Presiden dan Ibu Iriana disambut oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin, dan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring. Juga turut menyambut di bandara Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Staf Khusus Presiden Lenis Kagoya.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo ketika di sambut oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring di Bandar Udara Internasional Mopah, Merauke, Provinsi Papua.

Dari bandara, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan langsung menuju hotel tempat menginap selama berada di Merauke untuk melanjutkan kunjungan kerja pada esok harinya.

Turut serta mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Merauke antara lain, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Kepala Protokol Negara Andri Hadi, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, dan Staf Khusus Presiden Adita Irawati. 

Demikian siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden RI., Bey Machmudin. (her/sg)

TNI-Masyarakat Tingkatkan Kegiatan Pertanian di Tingginambut


Jakarta, Larast Post - Tim Pembinaan Masyarakat TNI bersama Kodim 1714/Puncak Jaya mengunjungi masyarakat Distrik Tingginambut dalam  meningkatkan kegiatan pertanian di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Jumat (16/11/2018).

Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat dan Tim Pembinaan Masyarakat TNI telah melakukan berbagai program seperti pembagian bibit dan tehnik pertanian kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini, Tim Pembinaan Masyarakat TNI memberikan bibit cabai dan jagung serta cara penanaman yang baik kepada masyarakat sebagai bekal bercocok tanam yang merupakan sumber kehidupan.

Wakil Tim Pembinaan Masyarakat TNI Letkol Inf Akmil Darmawi menyampaikan bahwa Tim Pembinaan Masyarakat TNI senantiasa mendorong masyarakat  untuk bertani dengan memberikan bantuan bibit kepada kelompok tani binaan dalam meningkatkan semangat kerja petani untuk mengolah lahannya sebagai lahan pertanian.

“Membantu para petani yakni berupa bibit Jagung dan sayuran untuk segera ditanam oleh masyarakat, hal ini bertujuan untuk mengembangkan kegiatan pertanian di wilayah serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” kata Akmil Darmawi. 

Letkol Inf Akmil Darmawi berharap TNI bisa menjadi pendamping para petani sesuai dengan wilayah tugas masing-masing  sekaligus  menjadi penyuluh  pertanian untuk komoditas tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai. “TNI melalui Babinsa bertani bersama warga diberbagai wilayah, meski sebatas sebagai pendamping hal ini merupakan bagian tak terpisahkan dari wujud kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya. 

“Melalui peran serta TNI diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian ketahanan pangan nasional,” jelasnya. 

Anggota masyarakat Lambert Tabuni mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah berupaya menyediakan bibit pertanian untuk masyarakat sekitar, sehingga dapat bertani. “Ini merupakan mata pencarian untuk keluarga kami serta untuk meningkatkan perkonomian masyarakat dalam bertani,” ucapnya. (her,sg

Bahas Ekonomi, Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Bilateral Dengan PM Shinzo Abe

Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di sela rangkaian pertemuan ASEAN di Suntec Convention Centre, Singapura.
Singapura, Laras Post - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di sela rangkaian pertemuan ASEAN di Suntec Convention Centre, Singapura. Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit tersebut, Presiden memfokuskan pembahasan pada kerja sama ekonomi dengan Jepang.

Indonesia dan Jepang diketahui telah melakukan kerja sama seperti di bidang infrastruktur yang terus berjalan hingga kini. Moda Raya Terpadu Jakarta merupakan salah satu proyek kerja sama yang dilakukan kedua negara.

"MRT Fase I akan selesai Maret 2019. Groundbreaking MRT Fase II juga akan dilakukan berdekatan dengan waktu tersebut," kata Presiden Jokowi, dalam kesempatan itu.

Selain tu, Presiden Jokowi menyampaikan keprihatinan terhadap kebijakan Jepang mengenai kelapa sawit, terkait sertifikasi.  Presiden mengatakan bahwa Indonesia telah menerapkan sertifikasi ISPO dan berharap agar sertifikasi ini dapat diterima atau diperkuat. 

Presiden Joko Widodo ketika melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan delegasi di Suntec Convention Centre, Singapura.
Presiden Joko Widodo juga menyampaikan harapan kiranya Jepang dapat memberikan fleksibilitas dalam perundingan peninjauan menyeluruh Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) dan juga Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement ( RCEP) agar perundingan dapat segera diselesaikan. 

Ke depan, Indonesia melihat sejumlah potensi kerja sama yang dapat dijalankan dengan pemerintah Jepang. Di antaranya ialah investasi dan pengembangan mobil listrik dan baterai lithium, pengembangan industri pariwisata di kawasan "10 Bali Baru", serta kerja sama kemaritiman.

"Saya ingin mengajak Yang Mulia untuk bersama-sama mendorong hal-hal tersebut dengan memanfaatkan momentum dan semangat 60 tahun perayaan hubungan bilateral kita," tandas Presiden Jokowi, menambahkan. (her/sg)

Haru nan Sedih Warga Melepas Kepergian Satgas TMMD 103 Depok

Warga merasa sedih ditinggal Satgas TMMD 103 Kota Depok.
Depok, Larast Post - Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Depok telah berakhir. Namun sebagian warga justru merasa berat melepas kepergian para anggota Satgas TMMD itu.

Tak hanya itu masyarakat pun nampak haru dan sedih karena anggota Satgas TMMD yang telah tinggal selama sebulan di rumah warga telah dianggap keluarga sendiri.

Salah satu warga Muhammad Risky Imam Prascoyo, anak laki laki berusia 5 tahun, berjaket loreng menangis di gendongan ibunya Watini (47), Selasa (13/11) pagi.

Ia bercucuran air mata melihat belasan anggota TNI berpakaian loreng lengkap, bersiap siap hendak pergi keluar dari rumahnya untuk kembali ke markas masing masing.

Karena hampir sebulan tepatnya sejak 15 Oktober 2018 lalu, belasan anggota TNI dari Yonif 201 yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 103, diplot tinggal di rumah Watini yang sangat sederhana.

Rumah Watini berada di Jalan Lembah Griya, RT 1/9, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok.

Para Satgas memiliki misi atau bertugas melakukan pengerasan dan pengecoran ruas jalan sepanjang 190 meter dengan lebar meter di wilayah itu.

Selama di rumah Watini, para personel Satgas tidur di teras dan ruang tamu rumah Watini sebagai tempat istirahat mereka selepas bekerja melakukan pengerasan dan pengecoran jalan.

Sejak itu pulalah belasan tentara muda yang tinggal di sana menjadi teman dekat Muhammad Risky Imam Prascoyo, bocah 5 tahun anak bungsu sang pemilik rumah Watini.

Bahkan tidak jarang Risky diasuh sementara waktu, oleh para tentara di tengah kesibukan mereka membangun jalan.

Karenanya, begitu tahu masa tugas para anggota TNI berakhir dan hendak meninggalkan rumahnya, Risky menangis keras.

Jaket loreng TNI yang diberikan para personel Satgas TMMD ke Risky dan langsung dikenakannya tak juga membuat Risky tenang.

Di gendongan ibunya, Risky terus merengek agar para personel TNI yang dipanggilnya abang itu, tak meninggalkannya. "Jangan pergi Bang, Risky gak ada teman lagi di sini. Risky mau ikut," pinta anak kedua dari dua bersaudara itu, sambil menangis.

Melihat rengekan Risky, sejumlah personel Satgas TMMD tampak cukup terharu dan tersenyum. Beberapa diantara mereka langsung berupaya menenangkan Risky.

"Nanti abang akan sering main ke sini. Abang janji akan datang. Risky tenang saja. Kamu harus jaga ibu di sini," kata Prada Aulia Sholikhin (21), salah seorang personel Satgas TMMD.

Risky sempat tenang dan menghentikan tangisnya. Di gendongan sang Ibu, Watini, yang merupakan single parent, Risky terus memperhatikan para personel Satgas TMMD yang sedang bersiap dan membereskan barang-barang mereka dari teras rumahnya.

Beberapa personel Satgas lainnya, juga tampak membersihkan bagian rumah Watini. Sepertinya para personel Satgas TMMD ingin memastikan bahwa rumah Watini yang mereka inapi selama hampir sebulan ini, bersih saat mereka tinggalkan.

Saat semua anggota Satgas TMMD yang tinggal di rumah itu, berpamitan pada Watini, tangis Risky kembali meledak.

Pipinya yang mulai kering, kembali basah oleh air mata. Tangisan Risky membuat mata Watini juga berkaca-kaca. Tari (20) kakak Risky, akhirnya ikut menenangkan adiknya.

Setelah berpamitan dan mengucapkan terimakasih mendalam kepada keluarga dan kerabat Watini, para personel Satgas TMMD pun bergegas.

Mereka berjalan menuju truk dinas TNI yang sudah menunggu di depan masjid berjarak sekitar 50 meter dari rumah Watini.

Truk akan membawa personel Satgas TMMD ke Upacara Penutupan TMMD ke 103 di Lapangan Jembatan Serong, Cipayung.

Di tengah langkah para personel Satgas menuju truk, Risky tak berhenti menangis dan merengek. Dengan merajuk ke sang ibu, Risky meminta ingin digendong para anggota TNI.

Watini kemudian memberikan Risky untuk digendong kakaknya Tari. Tari kemudian membawa Risky dengan berjalan kaki menuju truk dinas yang akan membawa para personel Satgas.

Di sana, sebelum para personel Satgas naik ke dalam truk, mereka memenuhi permintaan Risky untuk digendong sesaat oleh mereka.

Mulai dari Prada Aulia, Prada Sunarto, Prada Nur, Prada Fariadim, Prada Eko dan Prada Putra bergantian menggendong Risky. Tangisnya pun hilang. Hingga akhirnya para personel Satgas TMMD naik ke dalam truk dan meninggalkan sang bocah digendongak kakaknya.

Wajah Risky masih sedih dan terus melambaikan tangan, sampai truk dinas tentara itu hilang dari pandangannya.

Watini, ibu Risky, mengatakan anaknya pasti merasa kehilangan dengan tidak adanya lagi personel Satgas TMMD yang tinggal di rumahnya.

Sebab kata dia selama keberadaan personal Satgas TMMD di rumahnya hampir sebulan ini, mereka menjadi teman setia dan teman dekat Risky untuk bermain dan bercengkrama. "Jadi anak saya merasa kehilangan banyak teman, sewaktu personel Satgas TMMD pergi, makanya dia menangis sejadinya, tadi," kata Watini.

Kepala Staf Kodam Jaya Brigjen TNI Suharyanto mengatakan dalam setiap kegiatan TMMD, seperti juga di Depok, selalu akan tercipta hubungan emosional serta semangat kebersamaan dan gotong royong antara anggota TNI dan warga.

Hal itu pulalah yang juga pasti dirasakan Risky, bocah warga Kelurahan Cipayung Jaya, Cipayung, Depok serta warga lainnya.

Sehingga sang bocah menangis saat personel Satgas TMMD pergi.

"Hal ini dapat dijadikan refleksi kekuatan besar dari segenap komponen masyarakat dalam memiliki visi misi dan tujuan bersama, guna mengatasi berbagai permasalahan pembangunan serta problematika kesejahteraan di masyarakat,” kata Suharyanto.

Ia mengatakan hubungan emosional dan semangat kebersamaan seperti itulah yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dan rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa.

“Pelihara hasil program TMMD ke-103 ini dengan sebaik-baiknya, untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat, serta jalin terus silahturahmi dengan warga," pesannya kepada para personel Satgas TMMD yang sudah menyelesaikan tugasnya di Depok. (egi, sg)

Usai Pembaretan, Kasal Pimpin Peringatan HUT Ke-73 Korps Marinir

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., ketika menjadi Inspektur Upacara
Jakarta, Laras Post - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., selaku Inspektur Upacara memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Korps Marinir di Lapangan Apel Bhumi Marinir, Karang Pilang, Surabaya, Kamis (15/11). 

Sebelumnya telah dilaksanakan pengukuhan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, yang ditandai dengan pemasangan baret Marinir, dan penyematan brevet yang dilakukan langsung oleh Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han).

Dihadapan 2.519 prajurit Marinir, Kasal mengucapkan terima kasih atas acara pembaretan dan pengangkatan sebagai warga kehormatan Korps Marinir. "Rasa bangga dan hormat atas pengukuhan ini, memberikan implikasi pada tanggung jawab yang sangat besar, untuk senantiasa membina menjaga citra dan meningkatkan  kemampuan tempur, serta profesionalisme prajurit di jajaran Korps Marinir".   

Dalam sambutannya Kasal juga menyampaikan bahwa upacara ulang tahun Korps Marinir sesungguhnya puncak dari seremonial untuk menumbuhkembangkan dan memperkuat jiwa korsa, kebanggaan, kecintaan dan kehormatan bagi prajurit Marinir. 

Lebih lanjut Kasal menjelaskan, pencapaian setiap tugas merupakan sebuah kehormatan dan kepercayaan, oleh karena itu tugas yang diemban harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan semaksimal mungkin. “Hal ini adalah wujud pembinaan berkelanjutan Korps Marinir dalam membentuk prajurit pejuang, profesional dan berkarakter guna menjadi unsur kekuatan tempur yang tangguh. Keberhasilan Koprs Marinir tidak lepas dari dukungan dan kerja sama dengan masyarakat. untuk itu, kepercayaan dan kebersamaan tersebut harus terus dibina dan dipertahankan”, tegas Kasal.


Pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Korps Marinir tahun 2018 ini, mengangkat tema "Marinir Prajurit Pejuang dan Profesional". Selain upacara parade dan defile pasukan serta kendaraan tempur, peringatan kali ini juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi dari para prajurit baret ungu TNI AL itu, diantaranya demo Tari Gandrung Banyuwangi, Tembak Reaksi, serta free fall gabungan dari 76 peterjun gabungan TNI Polri. 

Penerjunan yang diikuti oleh 10 peterjun TNI Angkatan Darat, 46 peterjun TNI Angkatan Laut, 10 peterjun TNI Angkatan Udara dan 10 peterjun dari Kepolisian Republik Indonesia tersebut, dilakukan dengan ketinggian 7000 feet dilaksanakan dalam 1 sorty dibagi menjadi 2 run menggunakan pesawat Cassa U-6212 Skuadron 600 Wing Udara 1 Puspenerbal Surabaya dan pesawat Hercules C-130 (A-1316) Skuadron 32 Lanud Abdul Rahman Saleh Malang.

Berbagai material tempur Korps Marinir juga yang dikerahkan dalam defile diantaranya: 2 Tank PT-76, 2 Tank BMP-3 F, 2 LVT-7A1, 4 Roket Multilaras RM-70 Vampire, 2 Sea Rider, 2 Truk Liaz, 2 Dump truk, 2 Mobil EOD, 2 Mobil Radar Hughes, 2 unit Kendaraan Kawal, 1 Komob, 1 Monob, 2 Ganila, 2 Ranbeng, 1 Exavator, dan 1  Doozer.

Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han).
 ketika menyematkan brevet kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., yang menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut
Pada kesempatan HUT ke-73 ini, Kasal yang didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Manik Siwi Sukma Adji melakukan pemotongan tumpeng dilanjutkan makan bersama dengan ribuan prajurit Korps Marinir TNI AL dipandu oleh presenter Choky Sitohang. 

Turut hadir pada peringatan HUT ke-73 Korps Marinir para pejabat negara antara lain,  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon, Ketua PPAL Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, S.E., M.A.P., Para Sesepuh Korps Marinir dan mantan Dankormar, para Pejabat TNI, POLRI dan Sipil, serta para Perwira, Bintara, Tamtama dan segenap Aparatur Sipil Negara dijajaran Korps Marinir. (her,sg)

Kepala Bakamla Beri Ucapan Selamat Kepada Kasal

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, S.E. ketika memberikan ucapan selamat kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. 
Surabaya, Laras Post - Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, S.E. memberikan ucapan selamat kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. atas pengangkatannya sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut ke-38, di lapangan Apel Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Kamis (15/11/2018).

Jabat tangan dan pemberian ucapan selamat itu dilakukannya seusai upacara pengangkatan yang ditandai dengan penyerahan baret ungu oleh Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han). 

Tak hanya berjabat tangan, sebagai bentuk ikut meluapkan kegembiraannya, pada kesempatan tersebut Laksdya Taufiq juga menyempatkan diri untuk   berfoto bersama Kasal.

Sementara itu pengangkatan sebagai warga kehormatan itu  sendiri bertepatan dengan Peringatan HUT ke-73 Korps Marinir TNI  AL.


Pelantikan Kasal sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL disaksikan antara lain oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Anggota Komisi 1 DPR RI Efendi Muara Sakti Simbolon, Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, Para Mantan Dankormar, Para Pejabat Teras Mabesal dan pejabat TNI - Polri serta Forkominda Jawa Timur.

Setelah proses pengangkatan Kasal sebagai warga kehormatan Korps Marinir, Laksdya Taufiq bersama undangan lainnya mengikuti upacara peringatan HUT ke 73 Korps Marinir yang dipimpin oleh Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M.

Berdasarkan press kit yang dikeluarkan Dispen Korps Marinir, pengangkatan Warga Kehormatan Korps Marinir merupakan wujud penghargaan Korps Marinir kepada tokoh yang dianggap memberikan kontribusi dan perhatian yang tulus terhadap kemajuan dan perkembangan Korps Marinir TNI AL.

Penghargaan itu juga bentuk apresiasi atas keteladanan jiwa, sikap, semangat dan komitmen yang tinggi yang diberikan kepada Korps Marinir TNI AL. (her,sg)

Panglima TNI Kunjungan Kerja ke Merauke

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S,I.P saat tiba di Lanud Johannes Abraham Dimara Merauke

Papua, Laras Post - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. melaksanakan kunjungan kerja ke Merauke, Provinsi Papua.

Pada kunjungan kerja tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi oleh Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Anjar Wiratma, Asops Panglima TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han) dan Pangkoopsau III Marsda TNI Tamsil Gustari Malik, S.E..

Dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 nomor seri A-7306 TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur,  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan tiba di Lanud Johannes Abraham Dimara Merauke, Kamis (15/11/2018).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan disambut dengan Tari Ngadzee (Tarian Penjemputan) Papua

Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan disambut dengan Tari Ngadzee (Tarian Penjemputan) Papua dan diterima antara lain oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, Panglima Komando Armada III Laksda TNI ING Ariawan, Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin,  Danlantamal XI Merauke Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya, Pangkosek IV Marsma TNI Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han, serta Danlanud Johannes Abraham Dimara Kolonel Pnb Awang Kurniawan, S.T., M.Si. 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga akan mendampingi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo meninjau titik perbatasan  NKRI dengan Papua Nugini di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, Kabupaten Merauke, Papua, pada hari Jumat, 16 November 2018. (her,sg/Puspen TNI)

Bakamla RI Gelar Rakornas Operasi Keamanan Laut Tahun 2018

Sekretaris Utama Bakamla RI Marsekal Muda TNI (purn) Widiantoro M.B.A saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Operasi Keamanan Laut

Jakarta, Laras Post - Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Kabakamla RI) yang diwakili Sekretaris Utama Bakamla RI Marsekal Muda TNI (purn) Widiantoro M.B.A secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Operasi Keamanan Laut, di salah satu hotel Mangga Besar, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan palu oleh Sestama Bakamla RI yang disambut dengan tepuk tangan dari seluruh undangan yang hadir. 

Acara yang berlangsung sehari itu melibatkan seluruh jajaran Instansi yang berkaitan dengan operasi keamanan laut se-Indonesia.

Adapun tema yang diusung dalam hajat akbar tersebut: "Melalui Rapat Koordinasi Nasional Kita Tingkatkan Sinergitas Operasi Keamanan dan Keselamatan di Laut dalam Rangka Mewujudkan Cita Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia".

Pada kesempatan tersebut Sestama dalam sambutannya antara lain mengatakan, Rakornas ini sangat baik untuk mengoptimalkan kinerja dan hasil operasi keamanan laut secara bersinergi, baik yang digelar Bakamla maupun instansi pemerintah yang berwenang. 

Penyelenggaraan Rakornas bidang operasi keamanan laut ini,  lajutnya, memiliki sasaran untuk terpetakannya permasalahan dan isu terkini di laut,  terjalinnya kerja sama pertukaran informasi maritim dan penanganan perkara tindak pidana di laut, terpadunya perencanaan gelar operasi, serta sinerginya operasi keamanan laut yang dilaksanakan oleh seluruh instansi.


Selain itu, Rakornas ini juga dimaksudkan sebagai wahana dalam meningkatkan koordinasi, sinkronisasi dan kerjasama antar aparat di bidang operasi keamanan laut serta sharing pengetahuan penanganan isu keamanan laut,” katanya. 

Menurut Widiantoro,  Isu keamanan laut saat ini tetap menjadi bahasan yang strategis, mengingat salah satu kebijakan Pemerintah adalah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 16 tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia.

Kebijakan ini dicapai dengan menguatkan lima pilar poros maritim dunia yang telah digariskan, yakni membangun budaya maritim, menjaga sumber daya laut, membangun infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim serta dengan membangun kekuatan pertahanan maritim, tambahnya.

Hadir sebagai narasumber, Direktur Operasi Laut Bakamla RI Laksamana Pertama TNI Nursyawal Embun dengan materi paparan,"Review Operasi Bersama Bakamla RI Tahun 2018 dan Rencana Operasi Bakamla Tahun 2019". Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam & Jasa Kemenko Bidang Maritim Ir. Agung Kuswandono, M.A dengan materi paparan,"Potensi Kemaritiman Indonesia dan Pengkoordinasian Perlindungan Sumber Daya Alam Kelautan". Deputi IV Kemenkopolhukam Laksmana Muda TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P dengan materi paparan," Sinergitas Kegiatan Instansi Keamanan Laut Guna Mendukung Program Pemerintah Menuju Indonesia Poros Maritim Dunia".

Hadir stakeholder dalam Rakornas yaitu dari Deputi IV Kemenkopolhukam Laksmana Muda TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam & Jasa Kemenko Bidang Maritim Ir. Agung Kuswandono, M.A, KS Armada I Laksamana Pertama TNI Heri Kusmanto, S.E., M.M.,dan KS Armada II Laksamana Pertama TNI Ahmad Heri Purnomo, Kepala KPPN Jakarta I Ahmad Zuhri, Direktur Pertahanan dan Keamanan Bapenas RM Dewo Broto Joko P, SH, LLM, Staf Ahli Menpan RB Tin Zuraida, Wadan Kolatarmabar Letkol Laut (p) Rizal Musa Karim, S.E., Kepala Subdit Operasi Armada Direktorat pemantauan dan operasi Armada PSDKP Itu Rahman Arif,M.Si.,, Kepala Bagian Kerjasama Bapeten Anti Amaldi Rizal, Kasubdit Gakkum Ditpol Air Baharkam Polri Kombes Pol YS Widodo, Pabandya Hanud Paban II Sopsau Letkol Psk Iwan Setiawan,S.T., serta undangan lainnya. (her,sg)

Sekber Wartawan Depok Tempati Kantor Baru

Peresmian kantor baru.

Depok, Larast Post - Sekber Wartawan kota Depok melakukan tasyakuran dan peresmian penempatan kantor baru di kawasan Grand Depok City (GDC), Rabu (14/11) sore.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Diskominfo, Sidik Mulyono didampingi Ketua Presidium Sekber, Herry Budiman dan Pemilik Ruko, Jarmud S Tahun.

Selain Kepala Diskominfo, acara tersebut dihadiri Kasie Diskominfo, Danramil Sukmajaya, Sekcam kecamatan Cilodong,  komunitas pers, aktivis dan para anggota sekber. 

Sekretaris Jenderal Sekber Wartawan kota Depok, Yohanes Hutapea dalam sambutannya mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih dapat menempati kantor di kawasan Grand Depok Center (GDC), hal itu seperti harapannya.

"Saya bersyukur kepada Allah Tuhan semesta alam yg telah memberikan kami kantor di GDC ini. Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Semi yang memberikan ruko ini sebagai kantor sekber," ucap Yohanes tersenyum.

Sementara, Ketua Presidium Sekber, Herry Budiman memaparkan agenda program Sekber yang akan melakukan diklat jurnalistik internal.

"Dengan telah memiliki kantor ini, mulai Sabtu, 24 November, setiap hari Sabtu,  Kami akan laksanakan diklat jurnalistik internal sekber sebagai persiapan anggota Sekber mengikuti UKW pada Mei 2018." papar Herry.

Herry menyebutkan, Sekber akan mewajibkan para Caleg anggota Sekber sampai akhir April 2019.

"Sekber akan mewajibkan delapan caleg anggota kami untuk cuti hingga akhir April 2019. Hal ini dilakukan karena Sekber indepeden pada pileg dan pilpres 2019 dan tidak ada image dukung mendukung caleg dan capres," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo, Sidik Mulyono memberikan apresiasi setinggi tingginya dan berharap Sekber selalu konsisten dengan program programnya.

"Dengan menempati kantor barunya semoga Sekber dapat lebih konsisten dengan program-program yang telah dibuatnya. Bisa menjadi panutan positif bagi komunitas pers lainnya. Saya sangat mengapresiasi," tandas Sidik sambil memberikan jempolnya yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Acara dilanjutkan dengan potong Tumpeng dan ngobrol santai. Usai sholat magrib digelar diskusi terbatas di lantai dua mengenai isu-isu "panas" kota Depok. (vid)

Masyarakat Keluhkan Kinerja Satlantas Polres Bogor


Bogor, Larast Post - Penegakkan tilang oleh Kepolisian Polres Bogor dirasa membingungkan para masyarakat yang terkena penindakan tilang.

Hal ini diutarakan warga yang tak ingin disebut namanya berdomisili di Bandung, ia dtilang Satuan lalulintas Kepolisian Resort Bogor saat melintas di wilayah Puncak Ciawi.
"Saat melintas di Wilayah kabupaten bogor, saya terkena operasi Zebra,lalu saya di buatkan kertas tilang oleh Polisi yang menilang,"
ucapnya kepada wartawan beberapa waktu lalu ( 7 / 10).

Ia menjelaskan, esok harinya dia dikirimkan No Briva BRI yang tertulis dalam sms itu denda yang harus dibayarkan Rp.500.000. "saya pun mengikuti dengan membayar denda tilang tersebut," terangnya.

Namun ketika igin mengambil barang bukti tilang di kantor Polres Bogor, dirinya daftar antrian dan menunggu panggilan. "Bukannya mendapat barang bukti saya masih belum dapat kepastian barang bukti yang menjadi objek tilang, karena masih dipegang oleh Polisi yang menilangnya," terangnya lagi.

Petugas Loket hanya mengatakan bahwa barang bukti tilang tersebut  belum disetor ke Polres Bogor. "Jadi silahkan tanyakan langsung ke Polisinya," ungkapnya menirukan jawaban petugas loket.

Hal yang berbeda diungkapkan narasumber lainnya, menceritakan bahwa pada bulan Oktober ketika dirinya melintas di jalan Raya Ciriung Cibinong pada saat itu tak memakai helm dan lupa membawa surat kelengkapan.

Akhirnya petugas Polisi  yang diketahui berpangkat Brigadir membawa unit Kendaraan Roda dua miliknya itu tanpa diberikan surat tilang serta tak mendapat informasi yang jelas. "Alhasil saya pulang dengan naik angkutan umum," kilahnya.

Selanjutnya dengan bantuan temannya ia mencoba mencari tahu kendaraan roda dua yang disita Polisi tersebut. "Saya ke Polsek Cibinong tapi tidak ada,dan coba ke Polres juga tidak ada," jelasnya.

Hingga beberapa hari dirinya mencoba mencari tahu kedinasan Petugas Polisi yang menyita motornya itu. "Akhirnya didapatkan bahwa polisi tersebut berdinas di Polres Bogor, dan Motor saya akhirnya diserahkan ke Bagian Tilang dan diberikan denda Paling besar  sekitar Rp.700.000," jelasnya lagi.

Berdasarkan fakta itu wartawan di lapangan mencoba konfirmasi kepada Baur Tilang Polres Bogor Aiptu Tito terkait bagaimana prosedur penilangan dan penyerahan barang bukti. Tito menjelaskan, bahwa untuk penyerahan barang bukti dari Polisi kepada dirinya itu sekitar 14 hari kerja, jadi kalau ada yang datang sebelum 14 hari kerja, itu barang bukti masih dipegang polisinya Pak,” ungkapnya.

Terkaitmengapa denda bervariasi dan kemana uang sisa denda masyarakat, Ia menjawab, kalau denda bervariasi itu tergantung dari polisi yang menilang. "Kalau untuk sisa uang denda tilang, nntinya tunggu putusan hakim dahulu, baru nanti diserahkan ke Kejaksaaan. Nah masyarakat bisa meminta ke Kejaksaan jika hakim memutus lebih rendah dari pada pembayaran BRIVA pada saat awal ia membayar,” tandasnya. (vid)

Hari Ketiga KTT ASEAN, Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dengan Negara Mitra ASEAN

Presiden Joko Widodo ketika melaksanakan pertemuan dengan Wapres AS Mike Pence bersama delegasi, di Singapura.
Singapura, Laras Post - Selain pertemuan antara pemimpin negara di Asia Tenggara, dalam KTT ke-33 ASEAN di Singapura juga akan berlangsung KTT dengan sejumlah negara mitra ASEAN antara lain Amerika Serikat, India, Jepang, Korea Selatan, dan RRT.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan menghadiri KTT tersebut dalam kunjungan kerja hari ketiganya di Singapura, Kamis (15/11). 

Pada pagi hari, Presiden akan menghadiri ASEAN - India Informal Breakfast Summit.

Setelahnya, Presiden Jokowi juga akan menghadiri KTT ASEAN - Amerika Serikat, yang pada tahun ini merupakan pertemuan yang keenam kalinya. KTT ASEAN Plus Three yaitu dengan RRT, Jepang dan Korea Selatan juga akan diikuti Presiden Jokowi.

Pada siang hari, Presiden dijadwalkan akan menghadiri jamuan makan siang dengan pemimpin negara peserta KTT Asia Timur dan dilanjutkan dengan pertemuan resmi setelahnya.

Mengakhiri agendanya di Singapura, Presiden Jokowi direncanakan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, sebelum bertolak ke Merauke, Provinsi Papua. (her/sg)

Personel Bakamla SPKKL Natuna Tanam Mangrove Bersama di Bunguran Timur



Natuna, Laras Post - Bina Kreasi Maritim Bakamla dilaksanakan oleh seluruh Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Bakamla, tidak terkecuali dengan SPKKL Natuna, berkreasi dalam kegiatan penanaman mangrove bersama masyarakat setempat dan siswa sekolah di tepi pantai Desa Pering Kec. Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, kemarin.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan interaksi harmonis antara Bakamla dengan masyarakat maritim melalui satu kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. Dalam hal ini SPKKL Natuna mengejawantahkan tujuan tersebut kedalam satu kegiatan penanaman mangrove bersama masyarakat dan generasi muda. Peserta adalah para penerus bangsa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungannya dan paham betapa pentingnya menjaga ekosistem laut, Tampak antusiasme para peserta, dengan penuh semangat dan senyum terpancar menancapkan bibit demi bibit mangrove baru untuk ditanam lagi dikemudian hari,


Sri Yanto, bersama Agung Turyantoro, dan Fredy Wiratama merupakan personel SPKKL Natuna yang menggagas kegiatan ini, dengan menggandeng masyarakat Kecamatan Bunguran Timur yang terdiri dari berbagai macam profesi serta siswa dan siswi, tak ketinggalan pula guru pembimbing dari SMKN 1 Bunguran Timur.

Disela-sela kegiatan, personel SPKKL Natuna sembari menjelaskan cara menanam mangrove yang baik seperti cara pembibitan, membuat lubang tanam, cara mengeluarkan bibit dari polibek dan cara mengikat bibit ke tiang penyangga dengan benar. Satu seorang peserta berkata bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, merupakan pengetahuan baru untuk mereka. 
Sri Yanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat dan para generasi muda dalam membentuk pola fikir yg positif dan menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan. Harapannya pula, agar kegiatan bina kreasi maritim  ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya dengan kreasi-kreasi baru yang berguna untuk masyarakat Kabupaten Natuna. (her,sg)

Presiden Jokowi: Tingkatkan Kerja Sama Maritim

Presiden Jokowi foto bersama saat  KTT ASEAN-India di Suntec Convention Centre, Singapura
Singapura, Larast Post – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kerja sama maritim harus ditingkatkan untuk memastikan terwujudnya keamanan maritim, sehingga dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat perdamaian dan stabilitas. 

“Indonesia, ASEAN, dan India memiliki shared vision kerja sama maritim dengan menekankan upaya untuk memperkuat investasi dan perdagangan, menjaga keberlanjutan sumber daya laut, dan meningkatkan keamanan maritim,” ujar Presiden, dalam ASEAN-India Informal Breakfast Summit yang digelar di Suntec Convention Centre, Singapura, Kamis (15/11/2018).

Presiden meyakini, semua upaya tersebut bisa dicapai bila memperkuat kawasan Indo-Pasifik yang mengedepankan kerja sama maritim, konektivitas, dan pembangunan berkelanjutan, bukan mengedepankan persaingan.

“Kerja sama maritim adalah kunci utama kemitraan ASEAN-India. Laut yang aman adalah common destiny kita,” tutur Presiden. 

Melalui kerja sama Indo-Pasifik, lanjut Presiden, kemitraan ASEAN-India akan semakin erat. “ASEAN-India akan terus tumbuh lebih sejahtera, dan ASEAN-India dapat terus berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan,” kata Kepala Negara.

Pertemuan tersebut, selain dihadiri oleh kepala negara/kepala pemerintahan ASEAN, juga dihadiri oleh Perdana Menteri India Narendra Modi. (sg, her)

Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android

Kupang, Larast Post - SPKKL Kupang mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut melalui kegiatan sosialisasi tugas fungsi Bakamla dan SPKKL, pada Rabu (14/11/2018) di halaman Kantor SPKKL Kupang.

Kesempatan itu juga digunakan untuk melakukan uji coba aplikasi Beta-Kamla yaitu aplikasi pelaporan berbasis android yang merupakan salah satu inovasi SPKKL Kupang. 

Kepala SPKKL Kupang Rudi Purnomo, berharap aplikasi ini dapat memudahkan masyarakat nelayan untuk melaporkan kejadian-kejadian yang ditemui di laut. Menurut Kepala Urusan TU SPKKL Kupang Yeanry M. Olang, selama tahun 2018 sudah terjadi tiga kali kasus nelayan NTT melewati batas perairan Australia sehingga ditahan oleh Negara Australia dan 5 kasus kecelakaan laut yang disebabkan oleh cuaca, tinggi gelombang laut serta kondisi kapal. 

Sementara itu, materi keamanan dan keselamatan laut dibawakan oleh Serka (Bah) Ayub A. Lay, dengan himbauan untuk ekstra hati-hati menghadapi cuaca hujan, angin dan tingginya gelombang laut saat berlayar mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim hujan. 

“Sangat penting menyediakan perlengkapan keselamatan laut salah satunya life jacket, selain itu kondisi kapal juga harus dipersiapkan dalam keadaan baik saat berlayar,” katanya. 

Dijelaskan lebih lanjut tentang batas wilayah dimana laut NTT berbatasan langsung dengan Negara Australia dan Timor Leste, dan masyarakat sebaiknya mengetahui batas-batasnya. 

Acara diwarnai pula dengan demo menggunakan life jacket, diperagakan staf Kupang Dwi Delila Waty. 

Usai penyampaian materi, dilanjutkan sesi diskusi atraktif. Pada umumnya peserta berharap dapat mengetahui dengan jelas batas wilayah perairannya. Mereka juga tertarik untuk bisa mendapatkan dukungan life jacket. 

Selain itu masyarakat juga terlihat tertarik dengan aplikasi yang diujicobakan, serta berharap agar aplikasi tersebut dapat segera di launching agar masyarakat lebih mudah untuk melapor apabila melihat atau mengalami kejadian kecelakaan di laut, ujar Feby Ferdinand, salah satu peserta.  (sg)

Presiden Jokowi : Tingkatkan Kerja Sama Maritim

Presiden Joko Widodo ketika menghadiri ASEAN-India Informal Breakfast Summit di Suntec Convention Centre, Singapura, Kamis (15/11).
Singapura, Laras Post - Kerja sama maritim harus ditingkatkan untuk memastikan terwujudnya keamanan maritim, sehingga dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat perdamaian dan stabilitas. Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam ASEAN-India Informal Breakfast Summit yang digelar di Suntec Convention Centre, Singapura, Kamis (15/011).

"Indonesia, ASEAN, dan India memiliki _shared vision_ kerja sama maritim dengan menekankan upaya untuk memperkuat investasi dan perdagangan, menjaga keberlanjutan sumber daya laut, dan meningkatkan keamanan maritim," ujar Presiden Jokowi.

Presiden meyakini bahwa semua upaya tersebut bisa dicapai bila kita memperkuat kawasan Indo-Pasifik yang mengedepankan kerja sama maritim, konektivitas, dan pembangunan berkelanjutan, bukan mengedepankan persaingan.

Presiden Joko Widodo foto bersama para pemimpin negara-negara ASEAN dan Perdana Menteri India Narendra Modi  
"Kerja sama maritim adalah kunci utama kemitraan ASEAN-India. Laut yang aman adalah _common destiny_ kita," tutur Presiden Jokowi, menambahkan.

Melalui kerja sama Indo-Pasifik, lanjut Presiden, kemitraan ASEAN-India akan semakin erat. 

"ASEAN-India akan terus tumbuh lebih sejahtera, dan ASEAN-India dapat terus berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan," kata Kepala Negara (Jokow - Red).

Dalam pertemuan tersebut, selain dihadiri oleh kepala negara/kepala pemerintahan ASEAN, juga dihadiri oleh Perdana Menteri India Narendra Modi (her/sg).

Indonesia Dorong ASEAN dan Rusia Perkuat Kerja Sama Berbagai Bidang

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden Filifina Rodrigo Duterte di sela pertemuan ASEAN-Rusia, di Singapura, Rabu (14/11).
Singapura, Laras Post - Sebagai koordinator dialog ASEAN-Rusia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan pernyataan atas nama ASEAN mengenai perkembangan kerjasama ASEAN-Rusia pada pertemuan ASEAN-Rusia di Singapura, Rabu (14/11).  

"Pertemuan kita pada hari ini menandai peningkatan hubungan ASEAN-Rusia menjadi mitra strategis," ujar Presiden Jokowi, singkat.

Melalui kemitraan tersebut, di masa mendatang ASEAN dan Rusia dipandang perlu untuk semakin meningkatkan kerja sama. Di antaranya ialah dengan menyelesaikan seluruh program kerja yang telah tertuang dalam Rencana Aksi ASEAN-Rusia 2016-2020, memperkuat komunikasi, koordinasi, dan konsultasi ASEAN-Rusia pada berbagai tingkatan, serta menjadi solusi bagi berbagai masalah dunia.

Presiden Joko Widodo saat menghadiri pertemuan ASEAN-Rusia di Singapura
Di bidang ekonomi, Presiden mengungkap bahwa perdagangan ASEAN dan Rusia pada tahun 2017 lalu meningkat hingga hampir 40 persen. Volume perdagangan tersebut mencapai angka USD 16,7 miliar sementara nilai investasi di ASEAN mencapai USD 40 juta.

"Namun, kita perlu terus berupaya meningkatkan nilai perdagangan dan investasi tersebut dengan memanfaatkan berbagai potensi kerja sama ekonomi yang ada dan mendorong interaksi para pengusaha," imbuhnya.

Adapun di bidang lainnya, ASEAN juga mendorong peningkatan kerja sama seperti halnya di bidang penanganan bencana, pendidikan, budaya, pemuda, pariwisata, dan kesehatan. Khusus di bidang penanganan bencana, Presiden Jokowi meminta agar kesepakatan ASEAN dan Rusia untuk segera diselesaikan.

"Dalam kaitan itu, kita perlu mendorong finalisasi Kesepakatan ASEAN-Rusia dalam penanganan bencana, segera," kata Presiden Jokowi, menambahkan.

Adapun terhadap penyelesaian masalah terkait keamanan di stabilitas di sejumlah kawasan, Presiden menyinggung soal perkembangan terkini dari proses perdamaian di Semenanjung Korea. Namun, di sisi lain, permasalahan terkait Palestina dan Suriah masih terus bergejolak. Oleh karenanya, diperlukan kerja sama aktif dari ASEAN dan juga negara-negara mitra untuk dapat berkontribusi dalam penyelesaian masalah-masalah itu.

"Untuk itu saya berkeyakinan bahwa kemitraan ASEAN-Rusia dapat berkontribusi bagi penyelesaian masalah di kawasan dan global," ucap Presiden Jokowi, lagi.

Mengakhiri pernyataannya, selaku Presiden Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan Rusia dan negara-negara ASEAN lainnya. Sebagaimana diketahui, setelah bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah baru-baru ini, sejumlah negara sahabat memberikan bantuannya bagi Indonesia.

"Solidaritas Anda membantu rakyat kami bangkit dengan harapan baru," tandasnya. (her/sg)

Presiden Jokowi Sampaikan Tiga Kunci Hadapi Situasi Gobal

Presiden Joko Widodo terlihat berbincang dengan PM Kanada Justin Trudeau, di Suntec Convention Centre, Singapura, Rabu (14/11).   
Singapura, Laras Post - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tiga kunci untuk menghadapi situasi global dalam sambutannya pada Working Lunch di Suntec Convention Centre, Singapura, pada Rabu (14/11).  

Tiga kunci dalam menghadapi situasi global tersebut adalah meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan adil dan bebas dalam hal ini misalnya penyelesaian RCEP sangat penting; memperkuat kerja sama moneter dan fiskal, seperti CMIM; dan memperbaiki fundamental perekonomian domestik memajukan prinsip good governance.

“Saya berharap ASEAN akan dapat terus memperkuat sinergi dengan APEC, G-7 dan juga IMF,” ucap Presiden Jokowi.

Di awal sambutannya, Presiden mengingatkan bahwa kehadiran kepala negara/kepala pemerintahan ASEAN di KTT ke-33 ASEAN untuk memperkuat komitmen.

Presiden Joko Widodo dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde saat menghadiri  Working Lunch di Suntec Convention Centre, Singapura.
“Kita bertemu disini untuk memperkuat komitmen agar ekonomi terbuka, multilateralisme dapat terus berjalan. Kita harus dapat membuktikan bahwa perdagangan bukanlah zero sum game. Perekonomian terbuka dan perdagangan dapat menghasilkan win-win result,” tutur Presiden Jokowi, menambahkan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Presiden menjelaskan bahwa tidak ada cara lain, kecuali dengan memperkuat kerja sama sinergi. “Saya ulangi kerja sama dan sinergi. Pesan ini secara jelas saya sampaikan pada saat pembukaan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali bulan Oktober 2018,” kata Presiden Jokowi.

Di Bali, ucap Presiden, pada saat yang bersamaan ASEAN juga mengokohkan komitmen dan siap bekerjasama dengan IMF-World Bank dalam pencapaian SDGs.

Working lunch tersebut selain dihadiri oleh kepala negara/kepala pemerintahan ASEAN juga dihadiri PM Kanada Justin Trudeau, Presiden Cile Sebastián Piñera, dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde.(her/sg)

Indonesia Dukung Penuh Perdamaian Dua Korea

Presiden Joko Widodo ketika menghadiri KTT ASEAN-Korea Selatan, di Suntec Convention Centre, Singapura, Rabu (14/11). 
Singapura, Laras Post - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik perkembangan dari proses perdamaian di Semenanjung Korea. Di KTT ASEAN-Korea Selatan, Presiden Jokowi menyebut tekad kuat yang ditunjukkan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, untuk mengupayakan perdamaian sangat diapresiasi oleh dunia dan berbuah hasil.

Kepala Negara berujar, tekad Presiden Moon tersebut seolah menjadi satu dari sekian harapan di tengah banyak ketidakpastian yang sedang melanda dunia sekarang ini.

"Di tengah banyak ketidakpastian, muncul beberapa harapan. Antara lain harapan akan terwujudnya Semenanjung Korea yang aman dan stabil. Harapan baru tersebut tidak akan terjadi jika tidak terdapat tekad kuat Presiden Moon untuk mengupayakan perdamaian," ujarnya di Suntec Convention Centre, Singapura, Rabu (14/11). 

Indonesia sebagai negara yang tidak hanya bersahabat baik dengan Korea Selatan, melainkan juga mempunyai hubungan bilateral dengan Korea Utara hingga lebih dari 50 tahun lamanya, mendukung penuh kerja keras dan upaya perdamaian yang dijalankan di Semenanjung Korea.

Presiden Joko Widodo saat foto bersama para pemimpin negara-negara ASEAN dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di sela KTT ASEAN-Korea Selatan di Singapura.
"Indonesia mendukung sepenuhnya proses perdamaian ini. Pesan dukungan ini telah disampaikan secara konsisten antara lain pada saat pertemuan saya dengan PM Korea Selatan dan Utusan Khusus Korea Utara menjelang pembukaan Asian Games 18 Agustus lalu," kata Presiden Jokowi.

Meski demikian, perlu diakui bahwa upaya ini belum berakhir. Kedua negara masih membutuhkan waktu dan jalan panjang hingga benar-benar tercipta perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Indonesia, sebagaimana yang ditekankan Presiden, akan tetap berkomitmen untuk mendukung dan turut andil dalam upaya perdamaian di Semenanjung Korea. Secara khusus Presiden Joko Widodo menyampaikan usulan untuk mengundang pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dalam peringatan 30 tahun kerja sama ASEAN dan Korea Selatan yang akan berlangsung pada 2019 mendatang, jika semua perkembangan positif terus terjadi.

"Semoga dengan pertemuan tersebut maka komitmen Korea Utara akan semakin kuat untuk melakukan langkah menuju Semenanjung Korea yang bebas nuklir. Ke depan, insyaallah kita akan melihat ASEAN dan dua Korea menjadi pilar penting arsitektur perdamaian dan kemitraan di kawasan demi stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan bersama," ucap Presiden Jokowi, menambahkan. (her/sg)

Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Bilateral dengan PM Australia

Presiden Joko Widodo ketika menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, di Suntec Convention Centre, Singapura, Rabu (14/11).
Singapura, Laras Post - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, Rabu, (14/11). Pertemuan berlangsung di Suntec Convention Centre, Singapura, di sela rangkaian acara pertemuan ASEAN.

Selama pertemuan berlangsung, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Kedua negara membahas secara intensif mengenai kerja sama yang dilakukan kedua pihak dalam beberapa bulan belakangan. Salah satu di antaranya ialah mengenai kerja sama di bidang penanggulangan terorisme.

"Indonesia dan Australia dalam pertemuan bilateral tadi membahas kemajuan kerja sama yang dilakukan sejak bulan Agustus lalu. Termasuk di antaranya ialah penyelenggaraan subregional meeting on counter terrorism yang diselenggarakan di Jakarta pada 6 November 2018 lalu," ujar Retno seusai pertemuan.

Presiden Jokowi dan PM Morrison juga membahas soal peningkatan kerja sama mengenai dialog antarumat beragama untuk mendorong hubungan kedua negara ke arah yang lebih baik. Dalam hal ini, Indonesia dijadikan sebagai sebuah percontohan mengenai kerukunan di tengah keragaman yang dimiliki Indonesia.

"Keduanya juga membahas soal interfaith dialogue di mana Indonesia dinilai sebagai contoh  bagi kemajemukan," tutur Retno., menambahkan.

Selain itu, pihak Indonesia kembali menegaskan posisinya terutama mengenai upaya menciptakan perdamaian Palestina-Israel berdasarkan prinsip "two-state solution".  Retno menegaskan, Indonesia memandang bahwa solusi dua negara (two-state solution) merupakan cara yang tepat untuk menyelesaikan konflik secara adil.

"Presiden Republik Indonesia kembali menyampaikan posisi Indonesia dan mengharapkan Australia dapat membantu mewujudkan perdamaian Palestina dan Israel berdasarkan two state solution," ujarnya.

Dalam pertemuan, PM Australia juga menyampaikan kembali dukungan Australia terhadap pengembangan konsep kerjasama Indo-Pasifik, yang diprakarsai Indonesia, dengan mengedepankan sentralitas ASEAN. 

"Indonesia menyampaikan penghargaan atas dukungan Australia terhadap pengembangan Indo-Pasifik yang mengedepankan sentralitas ASEAN," pungkasnya. (her/sg)

KUD Mina Karya Baru Rawameneng, Adakan Ruat Laut Ke-21

Pengurus KUD Mina Karya Baru Saat Poto Bersama Acara Ruat Laut Ke-21
Subang, Larast Post - Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Karya Baru, Desa Rawameng, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Mengadakan Tasyukuran Nelayan atau Ruat Laut Ke-21, Selasa (13/11/2018).

Acara Ruat Laut KUD Mina Karya Baru ini dihadiri, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Subang yang diwakili, Dinas Koperasi Kabupaten Subang yang diwakili, Camat Blanakan Drs.Aet Rudiatna, Kapolsek Blanakan AKP Supriatna, Danramil 0506 Ciasem yang diwakili, Kepala Desa Rawameng Siti Maslihah, Ketua PNTI Kabupaten Subang H.Karya Zakaria, Ketua HNSI Kabupaten Subang H.Tosin, Calon Anggota DPR RI Jawa Barat Partai Golkar H.Hermansyah,SE, Seluruh Ketua KUD Se-Kecamatan Blanakan, Anggota KUD Mina Karya Baru dan tamu Undangan lainnya.

Ketua KUD Mina Karya Baru, Supari Saat Sambutan mengatakan, alhamdulilah pada kesempatan ini kita bisa dapat berkumpul bersama dalam acara ruat laut ke-21 Kud Mina Karya Baru, acara ruat laut ini merupakan kegiatan rutinitas yang selalu dilaksanakan dua tahun sekali, ini yang mengandung arti makna relagius sebagai sesuwatu kehormatan, keselamatan serta kemakmuran dan sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada maha kuasa yang selalu memberikan limpahan rezekinya",tutur Ketua KUD Mina Karya Baru Supari.
Ketua KUD Mina Karya Baru Supari Ketika Sambutan

Lebih lanjut dikatakan Ketua, syukuran ruat laut ke-21 ini, merupakan mempunyai arti tersendiri, disamping mengandung arti relige sebagai momentum untuk mengaji ulang atau evaluasi terhadap kemajuan dan berhasilan maupun kekurangan atau kelemahan yang kita alami. Hikma dan manfaat yang kita ambil untuk menentukan langka serta upaya yang perlu ditempuh untuk kedepannya.

"Pada acara ruat laut Kud Mina Karya Baru ke-21 ini tema yang kita ambil yaitu, "Melestarikan Sumber Daya Ikan Wujud Kepedulian Terhadap Kehidupan Nelayan", tema ini dapat diartikan, bahwa sumber daya ikan sebagai penunjang hal yang utama untuk kehidupan nelayan, maka dengan melestarikan sumber daya ikan secara tidak langsung kita ikut membantu sumber daya ikan nelayan.

Pihak panitia ruat laut mengucapkan, terima kasih banyak kepada seluruh semua pihak atau instansi yang terkait atas dukungan dan bantuannya dengan acara ruat laut ini, sehingga Kud Mina Karya Baru saat ini banyak mengalami perubahan terhadap perkembangan usaha anggota maupun Kud sendiri",ucapnya

Akan tetapi disisi lain masih ada hambatan yang perlu diperhatikan untuk kelancaran kegiatan usaha Kud yaitu kondisi jalan yang sangat memperhatinkan. Tetapi kita tetap optimis, bahwa apa bila sarana infaksuktur yang sangat memadai Kud Mina Karya Baru akan lebih berkembang dan kemajuan seperti Kud lainnya,"tambahnya.

Hiburan ruat laut ke-21 Kud Mina Karya Baru diliputi, Pegelaran Wayang Kulit, Pentas Sandiwara, Live Dandut, Pelepasan Perahu Dondang, Santunan Anak yatim dan Pembagian Hadiah Kepada Para Anggota Nelayan KUD Mina Karya Baru. (Sodikin)
Ketua KUD Mina Karya Baru Ketika Poto Bersama Tamu Undangan Acara Ruat Laut Ke-21