sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Peristiwa

Hukrim

LARAS JATENG

Laras Jatim

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

Pemerintah Berupaya Kurangi Dampak Hoaks

Rudiantara
Jakarta, Laras Post – Pemerintah berupaya mengurangi dampak hoaks dan ujaran kebencian yang disebarluaskan melalui platform media sosial dan percakapan instan. Upaya itu ditujukan untuk meminimalisasi dan menghindarkan konflik sebagai akibat tindakan kekerasan yang dipicu oleh informasi hoaks.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, hoaks yang tidak dikendalikan akan berpotensi memicu aksi massa dan kekerasan yang berdampak pada jatuhnya korban. 

"Satu hoaks saja sudah cukup untuk memicu aksi massa yang berujung penghilangan nyawa, seperti salah satunya yang menimpa Mohammad Azam di India pada tahun 2018. Padahal, ada banyak hoaks sejenis itu lalu-lalang di Indonesia setiap hari, apalagi sekitar 22 Mei lalu," ujar Menteri Rudiantara, di Jakarta, Senin (27/05/2019).

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengambil tiga langkah untuk menjaga media sosial dan dunia maya Indonesia agar tetap damai. 

Menteri Kominfo Rudiantara menyebutkan, tiga langkah yang diambil pemerintah berdasarkan tingkat kegentingan peredaran konten hoaks. Langkah itu lazim dan kerap diambil oleh Pemerintah di negara lain untuk mencegah meluasnya kerusuhan. Langkah pertama adalah menutup akses tautan konten atau akun yang terindikasi menyebarkan hoaks. Kedua, bekerja sama dengan penyedia platform digital untuk menutup akun. Dan ketiga, pembatasan akses terhadap sebagian fitur platform digital atau berbagi file.

"Pembatasan akses merupakan salah satu dari alternatif-alternatif terakhir yang ditempuh seiring dengan tingkat kegentingan. Pemerintah negara-negara lain di dunia telah membuktikan efektivitasnya untuk mencegah meluasnya kerusuhan," jelas Rudiantara.

Menteri Kominfo menjelaskan, bagaimana Srilanka menutup akses ke Facebook dan WhatsApp untuk meredam dampak serangan bom gereja dan serangan anti-muslim yang mengikutinya. 

Sementara, Iran pernah menutup akses Facebook pada tahun 2009 setelah pengumuman kemenangan Presiden Ahmadinejad. "Banyak negara lain melakukan pembatasan dan penutupan dengan berbagai pertimbangan," tandas Rudiantara.

Tutup Akses 2184 Akun dan Website

Sebelum dan selama pembatasan akses sebagian fitur platform media sosial dan percakapan instan berupa fitur image dan video, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menutup ribuan akun media sosial dan situs web. 

Sebanyak 551 akun facebook telah diblokir. Kemudian akun twitter 848 akun, Instagram 640 akun, Youtube 143 akun, serta masing-masing 1 untuk url website dan LinkedIn. Total ada 2184 akun dan website yang telah diblokir.

Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan penyedia platform digital. "Itu juga ditempuh. Misalnya, saya telah berkomunikasi dengan pimpinan WhatsApp, yang hanya dalam seminggu sebelum kerusuhan 22 Mei lalu telah menutup sekitar 61.000 akun aplikasi WhatsApp yang melanggar aturan," jelas Rudiantara.

Menurut Menteri Kominfo, semua itu perlu dilakukan agar sebaran konten hoaks, fitnah maupun provokasi dapat diminimalkan. Bahkan, Menteri Kominfo mengajak semua kalangan untuk memulai dari diri sendiri agar tidak menyebarkan konten yang melanggar aturan atau hukum. 

"Jangan lelah untuk mengimbau agar masyarakat dan teman-teman di sekitar kita berhenti menyebarkan konten yang mengandung hoaks, fitnah, maupun provokasi untuk melanggar aturan atau hukum. Tentu saja harus kita mulai dari diri sendiri," ucap Rudiantara. (her, sg)

Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi, Kementerian ESDM Raih 89,20 Poin

Jakarta, Laras Post - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hari ini, Senin (27/5/2019), mengirimkan hasil Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) tahap 3 melalui portal PMPRB milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial yang secara online mengirimkan hasil PMPRB mengucapkan apresiasi kepada Inspektur Jenderal yang telah memimpin dan mengkoordinasikan tim asesor RB Kementerian ESDM. Nilai PMPRB Kementerian ESDM kali ini mencapai 89,20 poin.

"Nilai ini bukan tujuan akhir, akan tetapi awal kita mulai mengisi pencapaian PMPRB sejak mulai submit sampai verifikasi lapangan oleh Tim Penilai KemenPANRB," tegas Ego Syahrial, melalui siaran pers, Senin (27/5/2019) di Jakarta.

Ego juga mengingatkan kepada seluruh pihak terkait terus menjaga agar nilai PMPRB ini tidak turun terlalu jauh pada saat dilakukan verifikasi lapangan oleh KemenPANRB sekitar bulan September atau Oktober.

"Saat verifikasi lapangan sekitar September atau Oktober diharapkan kepada seluruh elemen untuk terus berusaha dan menjaga agar nilai (PMPRB) ini tidak turun terlalu jauh," terang Ego.

Masukan dan rekomendasi dari Tim Penilai juga harus diselesaikan, diantaranya komitmen pimpinan level tingkat pusat yang harus diikuti level unit. Di samping itu, optimalisasi implementasi pelayanan publik dalam hal pemberian reward dan punishment serta kompensasi terhadap penerima layanan yang tidak sesuai standar juga perlu menjadi perhatian. (sg, ram)

Presiden Jokowi Bertemu Usma, Pedagang Korban Penjarahan 22 Mei

Presiden Joko Widodo ketika menerima salah seorang pedagang korban kerusuhan 22 Mei 2019 lalu, Isma (64), di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/05).
Jakarta, Laras Post - Presiden Joko Widodo kembali menerima salah seorang pedagang korban kerusuhan 22 Mei 2019 lalu. Kali ini giliran Usma (64), pedagang kelontong di Jalan Wahid Hasyim, yang bertemu dengan Kepala Negara.

Usma diterima Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/05). Ia datang sendiri sekitar pukul 09.30 WIB.

Selesai pertemuan sekitar pukul 10.15 WIB, Usma keluar Istana Merdeka dengan menumpangi _golf cart_ yang dikemudikan anggota Paspampres. Di hadapan awak media, Usma kemudian bercerita mengenai pertemuannya dengan Presiden.

Usma ketika menceritakan pertemuannya dengan  Presiden Joko Widodo di hadapan media.
"Ini dikasih baju _aja._ Tiga ini. Gantinya baju saya kan habis dijarah," ujar Usma kepada para wartawan.

Usma mengaku, bukan hanya pakaiannya yang habis. Barang dagangannya berupa rokok dan minuman pun ludes dijarah massa pericuh.

"Kerugian ya sekitar 20-an (juta) lah. Dikasih (modal) sudah. Cukup, terima kasih banyak, alhamdulillah," ungkapnya.

Pria yang sudah berjualan selama 25 tahun ini mengaku diminta Presiden agar berjualan lagi dan bekerja keras. Ia pun hanya berharap kondisi Ibu Kota akan kembali kondusif.

"Saya minta aman-aman aja Jakarta," pungkasnya.


Sebelumnya, pada 24 Mei 2019, Presiden Joko Widodo menerima Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang juga menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019. Keduanya pun berharap sama, agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. (Her/sg)

Menperin: Industri Manufaktur Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, Laras Post – Industri manufaktur mampu jadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemerintah bakal lebih fokus untuk memacu kinerja sektor yang memiliki efek berantai tersebut.

“Bapak Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa ke depan akan semakin mendorong peningkatan investasi di sektor industri, terutama yang berorientasi ekspor dan menjadi substitusi impor. Selain itu juga fokus terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, di Jakarta, Senin (28/5/2019).

Menperin menjelaskan, melalui implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, pemerintah serius merevitalisasi industri manufaktur nasional agar lebih berdaya saing global di era digital. Di era revolusi industri 4.0 saat ini, pemanfaatan teknologi digital menjadi penting guna meningkatkan produktivitas dan kualitas secara efisien serta menghasilkan inovasi produk yang dapat memenuhi pasar domestik maupun ekspor.

“Maka itu, pemerintah bertekad untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan kemudahan perizinan usaha serta memfasilitasi pemberian insentif fiskal dan nonfiskal,” ungkap Airlangga. 

Di samping itu, lanjut Menperin, faktor penting lainnya dalam mendorong aktivitas industrialisasi, yakni menjaga pasokan bahan baku dan ketersediaan energi dengan harga yang kompetitif.

Serap Tenaga Kerja

Sementara itu, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Izzudin Al Farras Adha mengatakan, pembangunan industri manufaktur merupakan upaya utama yang perlu dikerjakan oleh Presiden Joko Widodo untuk periode keduanya. 

“Sebab, industri manufaktur sebagai sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar dapat mendorong konsumsi masyarakat sehingga mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Menurut Izzudin, industri manufaktur khususnya yang menjadi keunggulan komparatif Indonesia, diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang optimal bagi komoditas-komoditas unggulan sehingga tidak mengekspor bahan mentah begitu saja. Langah ini dapat pula meningkatkan ekspor sehingga mampu menekan defisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan Indonesia.

“Massifnya pembangunan infrastruktur beberapa tahun terakhir, perbaikan reformasi birokrasi yang terus dilaksanakan, serta upaya menekan korupsi dari tingkat pusat maupun daerah merupakan tiga faktor utama pendorong kemajuan bisnis dan industri di Indonesia. Idealnya, industri manufaktur dalam waktu lima tahun mendatang dapat meningkat karena ketiga faktor tersebut perlahan-lahan terus dibenahi,” paparnya.

Di samping itu, diiringi dengan political will dari pemerintah untuk mendorong industri manufaktur melalui pemberian insentif kebijakan yang mendukung industri dalam negeri, Izzudin optimistis perekonomian Indonesia di masa yang akan datang tidak lagi mengalami gonjang-ganjing karena faktor-faktor eksternal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar kepada struktur produk domestik bruto (PDB) nasional hingga 20,07 persen pada triwulan I tahun 2019. Jumlah tersebut naik dibanding capaian sepanjang tahun 2018 sebesar 19,86 persen.

Merujuk data World Bank, rata-rata kontribuisi sektor manufaktur terhadap perekonomian di negara-negara industri di duniarata-rata sekitar 17 persen. Namun, lima negara yang industrinya mampu menyumbang di atas rata-rata, salah satunya adalah Indonesia, dengan mencapai 20,2 persen. Sedangkan 4 negara lainnya adalah China (28,8%), Korea Selatan (27%), Jepang (21%), dan Jerman (20,6%).

Tumbuh di Atas Ekonomi

Menperin juga menyebutkan, sejumlah industri manufaktur mampu berkinerja di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I tahun 2019. Pertumbuhan ekonomi nasional di periode tiga bulan tahun ini sebesar 5,07 persen.

“Sektor manufaktur yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri tekstil dan pakaian jadi sebesar 18,98 persen,” ungkapnya. Kemudian, disusul industri pengolahan tembakau yang tumbuh hingga 16,10 persen, kemudian industri furnitur tumbuh 12,89 persen serta industri kimia, farmasi dan obat tradisional yang tumbuh 11,53 persen.

Kinerja positif juga diikuti oleh industri kertas dan barang dari kertas, percetakan dan reproduksi media rekaman yang mengalami pertumbuhan 9,22 persen, industri logam dasar tumbuh 8,59 persen, serta industri makanan dan minuman tumbuh 6,77 persen.

“Sebagian besar industri-industri tersebut adalah yang sedang mendapat prioritas pengembangan sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. Sektor ini yang memiliki dampak ekonomi besar dan kriteria kelayakan implementasi industri 4.0, serta dilihat dari kontribusi terhadap PDB, perdagangan, potensi dampak terhadap industri lain, besaran investasi dan kecepatan penetrasi pasar,” paparnya.

Bahkan, Airlangga menyampaikan, industri manufaktur merupakan sektor yang menyumbang cukup signfikan bagi total investasi di Indonesia. Pada triwulan I tahun 2019, industri pengolahan nonmigas berkontribusi sebesar 18,5% atau Rp16,1 triliun terhadap realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Adapun tiga sektor yang menunjang paling besar pada total PMDN tersebut di tiga bulan awal tahun ini, yakni industri makanan yang menggelontorkan dana mencapai Rp7,1 triliun, disusul industri logam dasar Rp2,6 triliun dan industri pengolahan tembakau Rp1,2 triliun.

Selanjutnya, industri manufaktur juga menyetor hingga 26% atau USD1,9 miliar terhadap realisasi penanaman modal asing (PMA). Tiga sektor yang menopangnya, yaitu industri logam dasar sebesar USD593 juta, diikuti industri makanan USD376 juta serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia USD217 juta.

Meskipun neraca perdagangan secara nasional mengalami defisit pada triwulan I-2019, beberapa sektor industri masih menghasilkan neraca perdagangan yang positif, di antaranya industri makanan dan minuman dengan ekspor sebesar USD6,4 miliar dan impor sekitar USD2,38 miliar, kemudian industri tekstil dan pakaian jadi dengan nilai ekspor sebesar USD3,38 miliar dan impor sekitar USD2,03 miliar.

“Pemerintah terus berupaya memperluas pasar ekspor dengan percepatan penyelesaian kerja sama perdagangan dengan negara-negara mitra serta meningkatkan ekspor ke negara-negara non-tradisional. Selain itu, pemerintah mendorong penumbuhan industri antara, agar dapat mengurangi ketergantungan impor,” pungkasnya. (her, sg)

Panglima TNI: Sesko TNI Perlu Terus Berkembang dan Berinovasi

Foto bersama Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Laksdya TNI Deddy M Pribadi dan Marsda  TNI Trisno Hendradi
Jakarta, Laras Post – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI sebagai Lembaga Pendidikan pengembangan umum tertinggi TNI harus terus berkembang dan berinovasi, sedangkan personel yang mengawaki Sesko TNI perlu berfikir jauh kedepan dan tidak berhenti membina diri.

Hal itu, lanjut Panglima TNI, sesuai dengan moto -centre of excellence- atau pusat keunggulan yang dimilikinya. “Dengan keunggulan dan kemampuan yang dimiliki, diharapkan Sesko TNI senantiasa menghasilkan kader-kader pimpinan TNI yang siap menghadapi tantangan di masa mendatang,” ujarnya saat acara Penyerahan Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Jabatan Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, dari Laksdya TNI Deddy M Pribadi kepada Marsda  TNI Trisno Hendradi, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/5/2019).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pergantian pejabat merupakan tuntutan organisasi yang dinamis dan terus berkembang.  Oleh karena itu, pergantian pejabat di lingkungan TNI harus dilaksanakan secara cermat dan sistematis, karena terkait dengan kepentingan strategis TNI ke depan.

Panglima TNI menambahkan, semakin dinamisnya perkembangan lingkungan strategis, terdapat perubahan dan kemajuan yang berlangsung sedemikian cepat. Oleh karena itu, TNI harus terus meningkatkan kapasitas serta kapabilitasnya melalui penyesuaian berbagai doktrin terkait tugas Operasi Militer Perang (OMP), maupun tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Atas nama negara dan bangsa Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Laksdya TNI Deddy M Pribadi, atas pelaksanaan, dedikasi dan pengabdian selama menjadi Komandan Sesko TNI. 

“Terima kasih dan penghargaan juga saya sampaikan kepada Ny. Yanti Deddy M. Pribadi, yang telah dengan setia mendampingi suami selama bertugas. Kiranya semua itu semoga mendapat balasan dan Ridho dari Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.

Panglima TNI juga mengucapkan selamat Kepada Marsda TNI Trisno Hendradi atas jabatan baru selaku Komandan Sesko TNI. ”Saya harapkan Marsekal dapat mengembangkan Sesko TNI sebagai centre of excellence yang berkelas dunia. Saya percaya, berbekal kualitas, kapasitas dan pengalaman Marsekal, hal itu akan dapat terwujud,” pungkasnya. (her, sg)

Kakantah Jaktim Optimis Capai Target PTSL 2019

Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Samsul, ketika dikonfirmasikan Laras Post, Senin (27/05) di ruang kerjanya.
Jakarta, Laras Post - Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 menargetkan pelayanan sertipikat sebanyak 70 ribu bidang.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Samsul, mengaku optimis pihaknya dapat menyelesaikan target PTSL tahun 2019 sebanyak 70 ribu bidang.

“Kita optimis dengan kerja keras dapat menyelesaikan target yang telah ditetapkan,” ujarnya kepada Laras Post, Senin (27/05) di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, sertipikasi sebanyak 70 ribu bidang tanah melalui program  PTSL tahun 2019 ini, meliputi wilayah 65 kelurahan dari 10 kecamatan yang ada di Jakarta Timur.

Kebut Peta Dasar Pertanahan
Sementara itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mensukseskan program PTSL, saat sedang berusaha untuk segera menyelasaikan Peta Dasar Pertanahan.

Pada Kementerian ATR/BPN dikenal dua jenis peta, yakni Peta Dasar Pertanahan dan peta tematik pertanahan atau peta bidang yang terdapat dalam sertipikat.

Peta Dasar Pertanahan merupakan suatu peta yang menjadi dasar untuk membuat peta tematik pertanahan, yang temanya lebih dari 20 jenis. Artinya, peta tematik baru bisa dibuat jika sudah tersedia Peta Dasar Pertanahan. 

Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar, Agus Wahyudi menyebutkan, penyelesaian Peta Dasar Pertanahan tidak dapat ditawar lagi guna mendukung keberhasilan program PTSL. 

Ia menegaskan, Kementerian ATR/BPN menargetkan penyelesaian Peta Dasar Pertanahan pada tahun 2022 nanti, guna mendukung target PTSL yang ditargetkan selesai pada tahun 2025.

Untuk pembuatan Peta Dasar Pertanahan, Kementerian ATR/BPN melakukan kerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam hal akuisisi dan pengolahan data Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT). (her)

Kakantah Jaktim Optimis Capai Target PTSL 2019

Kakantah Jaktim Syamsul
Jakarta, Laras Post – Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 menargetkan pelayanan sertipikat sebanyak 70 ribu bidang.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Syamsul mengaku optimis pihaknya dapat menyelesaikan target PTSL tahun 2019 sebanyak 70 ribu bidang.

“Kita optimis dengan kerja keras dapat menyelesaikan target yang telah ditetapkan,” ujarnya kepada Laras Post, pada Senin (27/5/2019) di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, sertipikasi sebanyak 70 ribu bidang tanah melalui program  PTSL tahun 2019 ini, meliputi wilayah 65 kelurahan dari 10 kecamatan yang ada di Jakarta Timur.

Kebut Peta Dasar Pertanahan

Sementara itu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mensukseskan program PTSL, saat sedang berusaha untuk segera menyelasaikan Peta Dasar Pertanahan.

Pada Kementerian ATR/BPN dikenal dua jenis peta, yakni Peta Dasar Pertanahan dan peta tematik pertanahan atau peta bidang yang terdapat dalam sertipikat.

Peta Dasar Pertanahan merupakan suatu peta yang menjadi dasar untuk membuat peta tematik pertanahan, yang temanya lebih dari 20 jenis. Artinya, peta tematik baru bisa dibuat jika sudah tersedia Peta Dasar Pertanahan. 

Secara terpisah, Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar, Agus Wahyudi menyebutkan, penyelesaian Peta Dasar Pertanahan tidak dapat ditawar lagi guna mendukung keberhasilan program PTSL. 

Ia menegaskan, Kementerian ATR/BPN menargetkan penyelesaian Peta Dasar Pertanahan pada tahun 2022 nanti, guna mendukung target PTSL yang ditargetkan selesai pada tahun 2025.

Untuk pembuatan Peta Dasar Pertanahan, Kementerian ATR/BPN melakukan kerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam hal akuisisi dan pengolahan data Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT). (her)

Kolinlamil Gelar Bazar Murah

Bazar murah yang digelar Kolinlamil .

Jakarta, Laras Post - Menyambut hari jadi yang ke-58 Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) serta menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Kolinlamil menggelar bazar murah yang dibuka oleh Panglima Kolinlamil Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M. didampingi Ketua Gabungan Jalasenastri Kolinlamil Ny. Yayuk Heru Kusmanto di Lapangan M. Silam, Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2019).

Dalam sambutannya, Panglima Kolinlamil mengatakan bahwa bazar murah ini merupakan implementasi dari program kemitraan dan salah satu bentuk kepedulian sosial Kolinlamil, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI dan Bulog yang selalu berupaya mendekatkan diri dengan warga TNI AL khususnya Kolinlamil.

Selain itu yang paling penting, kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan bahan pokok personil Kolinlamil khususnya saat menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah ini.

“Saya berharap bazar murah ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para prajurit dengan tetap memperhatikan skala prioritas dalam membeli segala kebutuhan,” ujar Panglima Kolinlamil.

Selain menyediakan kebutuhan bahan pokok, panitia juga memberi kesempatan kepada pelaku UMKM di wilayah  Jakarta Utara untuk menjajakan produk-produknya antara lain alat-alat kebutuhan rumah tangga, barang-barang elektronik, pakaian, tidak ketinggalan stand PG Jalasenastri Kolinlamil yang menjajakan aneka kue lebaran. 

Kegiatan ini disambut antusias  prajurit, PNS dan keluarga besar Kolinlamil. Para pelaku UMKM juga berterima kasih dengan adanya kegiatan bazar ini karena dapat mendapat omzet pendapatan mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Turut hadir dalam acara Bazar itu, pejabat Bank Mitra Kolinlamil antara lain Heri Relandi - Wakil Kepala Divisi Hub Lembaga Bank BRI;  Budi Rohman Firdaus - Vice Presiden Bank Mandiri; Eko Nugroho - head of bussiness banking Bank BNI. (wan)

Mendag: Bazar Ramadan Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran

Mendag, Enggartiasto Lukita saat mengunjungi salah satu stand pedagang sayuran di Bazar Ramadan, Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (27/5/19).
Jakarta, Laras Post - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita membuka Bazar Ramadan di lapangan Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (27/5).

Bazar yang secara rutin digelar setiap tahun itu merupakan bentuk komitmen terhadap penyediaan barang kebutuhan pokok (bapok) bagi masyarakat dengan harga terjangkau. 

Pada kesempatan itu Mendag Enggar mengatakan, kegiatan Bazar Ramadan ini merupakan komitmen pemerintah yang akan terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapok bagi masyarakat, terlebih menjelang Lebaran Idul Fitri 1440 H.

“Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan para pelaku usaha yang melaksanakan kebijakan pemerintah sehingga harga komoditas tetap terjaga,” ucapnya, saat memberikan sambutan pada pembukaan  Bazar   tersebut.

Bazar Ramadan tersebut berlangsung dua hari yaitu Senin - Selasa (27-28/5/2019). Sebelumnya, bazar serupa telah dilaksanakan  di dua tempat, pertama di  Direktorat  Standardisasi  dan  Pengendalian  Mutu Kemendag, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis - Jumat (23-24/5/2019). Kedua di Kantor Pusat Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian (PPSDK) Kemendag, Cihanjuang Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/5). 

Penyelenggaraan Bazar Ramadan ini, lanjut Enggar, diharapkan dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan menjelang Lebaran dengan harga terjangkau dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar Kementerian Perdagangan.

“Tapi untuk Eselon I ga boleh ya, jangan pula lagi nitip ke orang” cerus Enggar dengan nada candaan.

Pada Bazar Ramadan ini, minyak goreng dijual dengan harga Rp10.000/liter, daging sapi beku Rp78.000/kg, daging kerbau Rp60.000/900gram, daging ayam Rp30.000/kg, bawang putih Rp20.000/kg, cabai merah keriting Rp20.000/kg, telur Rp20.000/kg, serta beras premium Rp11.000/kg.

Bazar Ramadan kali ini juga diikuti oleh 31 pelaku usaha yang terdiri dari 16 pelaku usaha pangan pokok, 5 pelaku usaha pangan olahan, 5 pelaku usaha ritel anggota Aprindo, serta 20 stand UKM binaan Kemendag. (sg. wan)

Menteri PUPR Tinjau Jalan untuk Arus Mudik 2019

Jakarta, Laras Post - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau kesiapan jalan tol dan jalan non tol yang akan digunakan pada arus mudik Lebaran 2019, khususnya oleh para pengguna kendaraan roda dua.

Seperti dikutip dari web Kementerian PUPR, peninjauan yang dilakukan pada Minggu, (26/5/2019) itu, dimulai dari Cawang Jakarta Timur, menyusuri Jalan Inspeksi Saluran Tarum Barat atau dikenal Jalan Kalimalang melintasi Kota Bekasi, lalu ke arah Teluk Jambe dan Cilamaya Kabupaten Karawang, hingga ke jalan nasional, tepatnya segmen Cikampek - Pamanukan, Kabupaten Subang.

Menteri Basuki mengatakan, jalur alternatif tersebut akan dominan dilalui pemudik yang menggunakan sepeda motor atau kendaraan roda dua. 

"Saya kira jalan nasional dan jalan tol kita sudah relatif siap untuk melayani arus Mudik dan Balik pada Lebaran 2019 ini. Untuk itu, kami juga berkewajiban untuk memperhatikan secara serius kondisi jalan alternatif agar tidak membahayakan pengguna kendaraan roda dua, walaupun sudah ada imbauan Kementerian Perhubungan untuk meminimalkan penggunaan sepeda motor untuk mudik," ujarnya.

Untuk meningkatkan kualitas Jalan Inspeksi Kalimalang, dari total 61,7 Km telah ditangani penuh sepanjang 46,1 Km oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VI Jakarta Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, sedangkan sisanya ditangani oleh Pemerintah Daerah terkait, yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang.

Perbaikan dilakukan sejak Sabtu (18/5/2019) hingga Minggu (26/5/2019) dengan memobilisasi truk pengangkut material batu dan pasir serta sejumlah alat berat seperti grader untuk mengerjakan penambalan lubang dan pengaspalan jalan.

Tiga titik lokasi perbaikan yakni Jalan Kalimalang di ruas Cawang - Kota Bekasi sepanjang 16,5 Km, yang berada di Kabupaten Bekasi 27,9 Km dan di Karawang sepanjang 1,7 Km. Pekerjaan penambalan dan pengaspalan dilanjutkan pada ruas jalan Palumbonsari Karawang Barat – Mekarsari dengan bekerja sama bersama Pemda Kabupaten Karawang. Jalur ini juga sebagai jalur alternatif pemudik sepeda motor dari Karawang Barat menuju jalan nasional pada segmen Pamanukan - Cikampek.

Pada ruas jalan nasional dari Jakarta menuju wilayah utara pulau Jawa (Pantura) juga telah disiapkan Kementerian PUPR. Jalan nasional Pantura akan dipadati kendaraan dari arah timur, apabila diberlakukannya sistem one way di jalan tol dari Cikarang hingga Brebes Barat.

Kondisi jalan nasional lintas utara Jawa sepanjang 1.341 Km dalam kondisi mantap 93 persen, Lintas Tengah Jawa sepanjang 1.197 Km dalam kondisi mantap 93 persen, sedangkan Lintas Selatan sepanjang 888 Km mantap 98 persen dan Pantai Selatan Jawa sudah terhubung 1.267 Km dari total 1.647 Km dengan kondisi mantap 83 persen.

Rombongan selanjutnya meninjau Posko Mudik Ruas Tol Cikopo – Palimanan dan melanjutkan perjalanan ke Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama KM 70. GT  Cikampek Utama di KM 70 dan GT Kalihurip Utama di KM 67 merupakan pengganti GT Cikarang Utama KM 29 yang kini sudah tidak difungsikan.

Dengan tidak adanya transaksi di GT Cikarang Utama, maka transaksi akan terpecah di GT Cikampek Utama untuk pengguna tol dari atau menuju timur (Jalan Tol Cikopo-Palimanan), dan untuk pengguna tol dari atau menuju selatan (jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang dan Padalarang-Cileunyi) akan bertransaksi di GT. Kalihurip Utama. Pasca pemindahan gardu tersebut, arus lalu lintas pada Minggu sore (26/5) dari Cikampek ke Jakarta dan arah sebaliknya terpantau ramai lancar.

Turut mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Sugiyartanto, Direktur Preservasi Jalan Ditjen Bina Marga Atyanto Busono, Kepala BBPJN VI Jakarta Hari Suko Setiono, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (tim)

Kapuspen TNI: Provokator di Masjid Petamburan Anggota BAIS TNI, Kabar Itu Hoaks

Kapuspen TNI, Mayjen TNI Sisriadi.
Jakarta, Laras Post - Video viral https://youtu.be/cOFapD_1TzE dengan judul 'Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI Provokasi Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI'.  Informasi/ tulisan yang terdapat pada video tersebut menjelaskan adanya oknum TNI memprovokasi massa di dalam Masjid.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (24/5/2019) menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan pria itu oknum TNI adalah Hoax dan Tidak Benar.

Kapuspen TNI menyampaikan bahwa berdasarkan hasil investigasi, video yang viral tersebut benar diambil oleh seseorang di Masjid Al-Ishlah, Petamburan, pada tanggal 22 Mei 2019 pukul 11.45 WIB saat kerusuhan terjadi. “Sedangkan berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar Masjid Al-Ishlah, orang yang melakukan provokasi tersebut tidak dikenal dan bukan warga Petamburan,” ucapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa di dalam video tersebut terdapat personel yang berpakaian loreng adalah prajurit TNI yang merupakan anggota Yonif 315 yang BKO Kodam Jaya. Prajurit tersebut ditugaskan di Petamburan. “Saat itu prajurit TNI sedang melakukan pendekatan kepada tokoh agama untuk menenangkan massa yang emosional. Secara tiba-tiba masuk seseorang ke dalam Masjid dan menyampaikan ujaran provokatif,” ujarnya.

Kapuspen TNI menegaskan bahwa informasi yang disebar bersama video itu adalah hoax, sedangkan data tentang Serma Aris dalam video viral tersebut adalah data palsu yang dibuat oleh orang yang tidak tahu tentang TNI AD. “Dapat dibuktikan bahwa penyebutan nama ditambah pangkat dan korps (Serma Inf Aris) adalah data palsu. Yang benar adalah untuk pangkat Bintara TNI AD tidak memiliki korps,” terangnya.

“Kemudian disebutkan yang bersangkutan lulusan Secaba Reg AD tahun 2005, itu adalah data palsu. Yang benar adalah lulusan Secaba tahun 2005, baru akan berpangkat Serma paling cepat pada 1 April 2021.  Dan juga sudah dilakukan pengecekan berdasarkan daftar nominatif personel Yonif 315, tidak ada anggota Yonif 315 bernama Serma Aris,” jelasnya.

Dapat disimpulkan bahwa informasi yang disebarluaskan bersama video yang diunggah dari YouTubehttps://youtu.be/cOFapD_1TzE adalah hoax. “Berita tersebut bertujuan untuk mendiskreditkan TNI dan melemahkan soliditas TNI-Polri,” kata Mayjen TNI Sisriadi.

Diakhir penjelasannya, Kapuspen TNI menegaskan kembali bahwa TNI tetap memegang teguh jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Profesional dan Tentara Nasional Indonesia.(her, sg/pen)

Kuartal II-2019, Pertumbuhan Industri Manufaktur Lebih Agresif

Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar
Jakarta, Laras Post – Kementerian Perindustrian optimistis sektor industri manufaktur dapat tumbuh lebih agresif pada kuartal II-2019 dibanding periode sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya momentum Ramadan dan Lebaran.

“Kami yakin lebih tinggi dari pertumbuhan industri di kuartal I yang mencapai 4,8 persen. Kami berharap bisa mendekati 5 persen,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar, dalam siaran pers Kementerian Perindustrian, pada di Jakarta, Minggu (26/5/2019).

Haris menyebutkan, iklim usaha seusai pemilihan presiden dan anggota legislatif semakin membaik setelah sebelumnya para investor memilih wait and see. Bahkan, menjelang Lebaran, sebagian banyak masyarakat membelanjakan uangnya untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman serta pakaian.

“Pasca-pemilu, kami melihat iklim usaha semakin kondusif. Selain itu, konsumsi juga akan meningkat dengan adanya tunjangan hari raya (THR) serta gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Haris, peredaran uang ke daerah pun semakin kencang karena banyak masyarakat yang mudik atau pulang kampung. "Liburnya panjang, sehingga orang bisa spend lebih besar," imbuhnya.

Sekjen Kemenperin juga memandang, belum terlihat dampak besar dari aksi massa yang terjadi pada 21-22 Mei 2019 terhadap aktivitas industri nasional. “Kami percaya, gejolak politik segera mereda dan aktivitas industri akan kembali berjalan normal,” ujarnya.

Haris menambahkan, pertumbuhan industri manufaktur juga akan terkerek oleh kenaikan investasi. Diproyeksi investasi melonjak pada kuartal II tahun ini. Keyakinan inipun mengacu pada tren yang sudah terjadi sejak pemilu tahun 1992.

“Pemerintah terus berupaya menciptakan kondisi ekonomi, politik, dan keamanan yang kondusif bagi para investor sehingga kinerja investasi di Indonesia yang sudah baik akan semakin meningkat, dan tentunya investasi existing dapat lebih berdaya saing,” paparnya.

Industri manufaktur merupakan salah satu sektor yang menyumbang cukup signfikan bagi total investasi di Indonesia. Pada triwulan I tahun 2019, industri pengolahan nonmigas berkontribusi sebesar 18,5% atau Rp16,1 triliun terhadap realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Adapun tiga sektor yang menunjang paling besar pada total PMDN tersebut di tiga bulan awal tahun ini, yakni industri makanan yang menggelontorkan dana mencapai Rp7,1 triliun, disusul industri logam dasar Rp2,6 triliun dan industri pengolahan tembakau Rp1,2 triliun.

Selanjutnya, industri manufaktur juga menyetor hingga 26% atau USD1,9 miliar terhadap realisasi penanaman modal asing (PMA). Tiga sektor yang menopangnya, yaitu industri logam dasar sebesar USD593 juta, diikuti industri makanan USD376 juta serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia USD217 juta.

Kemenperin menargetkan, sepanjang 2019 pertumbuhan industri manufaktur dapat mencapai 5,4%. Subsektor yang diperkirakan tumbuh tinggi, antara lain industri makanan dan minuman, industri permesinan, industri tekstil dan pakaian jadi, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki, serta industri barang logam, komputer dan barang elektronika. (her, sg)

Penasehat Militer PTRI untuk PBB Menerima Hammarskjold Medal Award 2019

Jakarta, Laras Post - Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk PBB, Brigjen TNI Fulad, menerima Hammarskjold Medal Award 2019, yang diberikan oleh Sekjen PBB Antonio Guterres atas nama Peacekeepers Indonesia, di Markas Besar PBB, New York, Jumat (24/5/2019).

Penasehat Militer (Penmil) PTRI untuk PBB mengatakan, penghargaan ini ditujukan kepada Pasukan Pemelihara Perdamaain PBB asal Indonesia yang sedang bertugas diberbagai Misi Internasional, dalam rangka mengamankan Negara yang tengah dilanda konflik serta membantu meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

“Saat ini Kontingen Garuda (Konga) Indonesia berjumlah 3.080 personel yang bertugas di 8 (delapan) Misi United Nations tersebar di berbagai wilayah konflik,” ujarnya, seperti pada siaran pers Pusat Penerangan TNI, yang diterima Laras Post, pada Senin (27/5/2019) di Jakarta.

Lebih lanjut Brigjen TNI Fulad menyatakan, Kontingen Pasukan Indonesia mendapat kepercayaan yang tinggi atas kinerja di Misi PBB berdasarkan laporan dari beberapa Force Commander, para UN Expert yang berada di lapangan.

“Hal ini dikarenakan keberadaan Pasukan Pemelihara Perdamaian asal Indonesia sangat diterima oleh penduduk setempat serta dapat bekerja sama dengan sesama Pasukan Perdamaian dari berbagai Negara yang tergabung dalam Misi tersebut,” ungkapnya.

Penmil PTRI New York, Brigjen TNI Fulad berharap agar pengakuan tersebut terus dijaga serta terus menampilkan performance sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian yang professional, menjunjung tinggi disiplin, loyalitas dan selalu berbuat yang terbaik demi nama besar Indonesia yang selama ini selalu dibanggakan oleh dunia internasional.

Turut hadir dalam penerimaan Hammarskjold Medal Award 2019 diantaranya USG UNDPO, USG DOS, para Duta Besar dari berbagai negara anggota PBB dan para Military/Police Advisor dari seluruh negara yang tergabung dalam misi Pemelihara Perdamaian Internasional. (her, sg)

Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Kegiatan Angkutan Lebaran Tahun 2019/1440 H


Bogor, Laras Post - Rencana kegiatan angkutan Iebaran tahun 2019 (1410 H) yang akan dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor berdasarkan pada lnstruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2001, tanggal 9 oktober 2004 tentang koordinasi penyelenggaraan angkutan Iebaran terpadu.

Sehingga sesuai dengan instruksi presiden tersebut Menteri Perhubungan bertindak sebagai koordinator penyelenggaraan angkutan Iebaran terpadu tahun 2019/1440 H, Provinsi dan Kab/Kota menyesuaikan dan SK Bupati Bogor Nomor : 551.56/180/Kpts/Per UUI2019 tanggal 29 April 2019 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran, Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Bogor Tahun 2019. 


Hal yang mendasari pelaksanaan kegiatan angkutan Iebaran di wilayah Kabupaten Bogor khususnya adalah meningkatnya volume Ialu lintas dari tahun ke tahun selain masih besarnya hambatan samping jalan berupa pasar tumpah, parkir kendaraan yang tidak pada tempatnya serta kedisiplinan pengemudi yang masih rendah. 

Selain itu, sering terjadinya kecelakaan Ialu lintas khususnya di wilayah kawasan wisata terutama di kawasan puncak dan banyaknya pemudik yang menggunakan moda kendaraan roda dua untuk pulang kampung menambah resiko dalam menyumbang peningkatan jumlah kecelakaan di jalan raya. 


Rencana pelaksanaan angkutan Iebaran akan diIaksanakan dalam waktu 16 (enam belas) hari dimulai pada tanggal 29 Mei 2019 sampai dengan tanggal 13 Juni 2019, dalam kegiatan operasi ini Dinas Perhubungan, juga bekerjasama dengan dukungan Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Satuan Polisi Pamong Praja, BNN Kabupaten Bogor dan Jasa Raharja, serta Linmas dan juga Saka Bhayangkara (Pramuka). 

Pengerahan personel secara maksimal, dilakukan pada titik-titik rawan macet, dan rawan kecelakaan. Selain pos pengamanan, dan pos pantau, pihak terkait juga akan menyiapkan pos pelayanan yang didukung tim medis dari Dinas Kesehatan. 


Adapun rangkaian kegiatan lain yang akan dilaksanakan adalah pelaksanaan tes urine bagi pengemudi kendaraan umum bekerjasama dengan BNN Kabupaten Bogor dan pemeriksaan Ramp Check kendaraan bermotor yang akan dilaksanakan di terminal di Wilayah Kabupaten Bogor. 

Adapun rencana pembatasan angkutan barang akan muiai dilaksanakan pada H 3 (2 Juni 2019) samapai dengan H+3 (9 Juni 2019). 

Adapun prediksi puncak arus akan terjadi pada H-3 yaitu hari Minggu tanggal 2 Juni 2019 bertepatan dengan dimulainya cuti bersama serta prediksi puncak arus balik akan terjadi pada H+5 yaitu Hari Selasa tanggal 11Juni 2019. 

Untuk tahun 2019, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor menyiapkan 10 (sepuluh) posko yang berlokasi di Posko Ciawi, Posko Cisarua, Posko Gadog, Posko Cigombong, Posko Laladon (Ciomas), Posko Parung, Posko Leuwiliang, Posko Cibinong, Posko Cileungsi dan Mako Cimandala. 

Adapun personil yang terlibat dalam PAM Lebaran 2019 terdiri dari petugas Dinas Perhubungan sebanyak 240 Personel. Petugas bantuan Polri 20 Orang, Petugas bantuan TNI 5 orang, petugas bantuan PMl 10 orang dan petugas bantuan Pramuka 10 orang. 

Pelaksanaan pencatatan titik arus lalu lintas juga dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor dibantu oIeh Pramuka sebanyak 10 orang, (tiga) lokasi pemantauan yakni di Posko Cisarua, Posko Cigombong dan Posko Cileungsi. 

Adapun sarana dan prasarana yang digunakan selama masa angkutan lebaran 2019 adalah Motor Dinas sebanyak 39 Unit, Mobil Dinas sebanyak 5 Kendaraan, Mobil Derek sebanyak 1 Unit, Mobil Sky Worker sebanyak 13 Unit, Lampu Senter Lalin sebanyak 120 Buah, Traffic Cone sebanyak 50 Buah, Rambu sejumlah 375 Buah, Rambu Portable sejumlah 100 Buah, Barier sebanyak 50 Buah. 

Kesiapan armada bus dan bus cadangan guna mengantisipasi melonjaknya calon pemudik maka diantisipasi dengan penyediaan armada sejumlah Bus AKAP 164 Kendaraan, Bus Pariwisata sejumlah 84 kendaraan, Bus AKDP 34 kendaraan. 

Himbauan kepada pengusaha angkutan yang beroperasi di terminal di Wilayah Kabupaten Bogor untuk melengkapi administrasi berupa Nama Bus, Jurusan/trayek, Nomor kendaraan, ijin trayek/kartu pengawasan, kelengkapan sabuk keselamatan, alat pemadam kebakaran, alat pemecah kaca, pintu dan jendela darurat, alat kendali pembuka pintu, pemeriksaan kendaraan, kondisi ban (kedalaman alur kembangan ban), ban cadangan, kotk obat, segitiga pengaman, dongkrak, kunci pembuka roda, pemeriksaan kesehatan pengemudi, mengumumkan harga karcis berlaku pada tempat-tempat yang mudah terlihat oleh para calon penumpang seperti pada Ioket-loket di terminallpool/agen yang disesuaikan dengan lokasi dan menempelkan harga karcis yang berlaku di dalam bus. (vid)

Satlantas Polres Purbalingga Gelar Dikmas Ngabuburit di Desa Sidanegara

Kanit Dikyasa Ipda Wagimin saat menyampaikan sambutan Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP SS Udiono pada acara Dikmas Lantas Ngabuburit, di Masjid Al Istiqomah, Desa Sidanegara, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, Minggu (26/05) sore.
Purbalingga, Laras Post - Unit Dikyasa Satlantas Polres Purbalingga menggelar Dikmas Lantas Ngabuburit di Masjid Al Istiqomah, Desa Sidanegara, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, Minggu (26/05) sore.

Dikmas Lantas Ngabuburit dilaksanakan dengan memberikan materi tertib berlalu lintas yang dikemas dengan tausiah keagamaan. Kegiatan dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa diikuti oleh remaja masjid dan anak-anak desa setempat.

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP SS Udiono melalui Kanit Dikyasa Ipda Wagimin menyampaikan bahwa dalam rangka bulan ramadhan, Unit Dikyasa Satlantas Polres Purbalingga menggelar Dikmas Lantas yang dikemas dengan kegiatan keagamaan. Sasaran kegiatan adalah remaja masjid maupun masyarakat di sejumlah desa.

Kegiatan Dikmas Lantas Ngabuburit.
"Dalam kegiatan diberikan materi dikmas lantas yang dikemas dengan tausiah atau ceramah keagamaan. Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat maghrib berjamaah," katanya.

Dijelaskan Wagimin, dengan materi yang diberikan diharapkan masyarakat bisa tertib berlalu lintas. Harapannya mampu mengurangi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Purbalingga.

Sementara itu, Djumeri selaku Takmir Masjid Al Istiqomah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satlantas Polres Purbalingga yang memberikan materi tertib berlalu lintas dalam acara pesantren ramadhan remaja masjid. Harapannya dengan materi yang sudah diberikan mampu mencegah pelanggaran lalu lintas oleh remaja maupun anak-anak di desanya.

"Kami berharap pemberian materi serupa bisa berlanjut pada kegiatan tahun yang akan datang karena baru tahun ini dalam pesantren ramadhan di Masjid Al Istiqomah diisi materi dari kepolisian," ucapnya. (Agus. P)

Presiden Minta Semua Pihak Hormati MK : Jangan Rendahkan Sebuah Institusi

Presiden Joko Widodo ketika memberikan keterangan kepada wartawan, di Jakarta,  Minggu (26/05).
Jakarta, Laras Post - Presiden Joko Widodo meminta seluruh pihak untuk menghormati Mahkamah Konstitusi (MK) karena MK adalah lembaga negara yang dibentuk oleh Konstitusi dan Undang-Undang. Selain itu MK juga merupakan penjaga konstitusi yang menjadi landasan utama tegaknya negara.

Oleh karenanya, Presiden meminta kepada semua pihak untuk tidak merendahkan lembaga penjaga konstitusi ini.

"Lembaga ini dibentuk oleh ketatanegaraan kita agar memiliki sebuah _trust_ dari publik. Jangan sampai dilecehkan seperti itu," kata Kepala Negara di Jakarta, Minggu (26/05). 

Dirinya berharap agar para tokoh dan elite politik memberikan teladan yang baik dalam penegakan konstitusi dan penghormatan terhadap sistem tata negara Indonesia.

"Jangan senang merendahkan sebuah institusi. Saya kira enggak baik. Ini kepada siapapun ya," tandas Presiden, menambahkan. (Her/sg)

Presiden Tegaskan Pengusaha Harus Mampu Hadirkan Sentra Ekonomi Baru

Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan buka puasa bersama anak yatim, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (26/05).
Jakarta, Laras Post - Dalam lima tahun terakhir ini, pemerintah telah berusaha membangun infrastruktur secara merata di seluruh penjuru Tanah Air. Pembangunan tersebut utamanya dimaksudkan agar semakin banyak daerah atau wilayah di Indonesia yang menjadi terhubung antara satu dengan lainnya.

Dalam acara Silaturahmi Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan buka puasa bersama anak yatim yang digelar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (26/05), Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa para pengusaha harus mampu memanfaatkan pembangunan tersebut dengan menghadirkan sentra-sentra ekonomi baru yang membuat perekonomian semakin bergerak.

"Ini tugasnya pengusaha melanjutkan apa yang telah dikerjakan pemerintah ini dengan membangun sentra-sentra ekonomi, pusat-pusat ekonomi, yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi kita," ujarnya.

Presiden Joko Widodo saat tiba diHotel Ritz Carlton, Jakarta.
Presiden menjelaskan, selama berkeliling Indonesia dari Sabang hingga Merauke, hampir semua wilayah yang ada memiliki masalah yang sama, yakni konektivitas. Maka itu, sejumlah pembangunan fasilitas umum seperti jalan, jalan tol, bandara, dan pelabuhan dilakukan secara besar-besaran.

"Inilah pekerjaan besar kita sehingga dalam lima tahun ini konsentrasi kita pada membangun infrastruktur. Yaitu agar konektivitas antarkota, antarkabupaten, dan antarprovinsi itu betul-betul bisa tersambung," ucap Presiden.

Bersamaan dengan itu, pemerintah juga mengupayakan reformasi birokrasi secara bertahap dengan tujuan utama untuk membuat proses perizinan menjadi semakin mudah. Menurut Presiden, penyederhanaan lembaga mutlak diperlukan agar dapat bekerja dengan lebih efisien dan cepat sehingga meminimalisir adanya tumpang tindih kewenangan.

Presiden Joko Widodo ketika menghadiri acara Silaturahmi Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan buka puasa bersama anak yatim.
"Dalam lima tahun ini telah kita bubarkan 23 lembaga yang kita lihat sudah tidak relevan dengan waktu dan zaman yang ada. Ke depan saya kira masih banyak lagi nantinya lembaga-lembaga yang memang tidak kita perlukan yang akan kita hapus dan tiadakan," tuturnya.

Setelah tahapan awal pembangunan nasional melalui pemerataan infrastruktur, kini pemerintah mulai membidik sektor sumber daya manusianya (SDM). Kepala Negara menyadari bahwa pembangunan SDM ini memang tak dapat dilihat hasilnya dengan cepat. Namun, hal ini tetap harus dilakukan agar Indonesia mampu melompat menjadi sebuah negara maju.

"Ini adalah sebuah syarat bagi fondasi fundamental ekonomi kita. Apabila ini tidak kita kerjakan, kita akan masuk kepada _middle income trap_. Banyak sekali negara-negara yang terjebak di situ dan tidak bisa keluar sehingga tidak bisa melompat masuk pada negara-negara maju," kata Presiden.

Presiden Joko Widodo ketika memukul bedug.
Maka itu, Presiden berharap kepada anggota HIPMI dan asosiasi lainnya untuk dapat bekerja sama dengan pemerintah guna meningkatkan kualitas SDM Indonesia sekaligus menyerapnya ke dalam dunia industri. Terkait hal itu, pemerintah telah menyiapkan pelatihan dan beasiswa besar-besaran untuk peningkatan kapabilitas SDM nasional.

_"Link and match_ antara dunia industri dengan pendidikan ini sangat-sangat dibutuhkan. Saya berharap nanti dari Hipmi ada kerja sama dengan kementerian-kementerian yang ada, dengan daerah, provinsi, kabupaten, dan kota dalam rangka pembangunan sumber daya manusia sehingga lima tahun ke depan ini _upgrade_ dari SDM kita betul-betul kelihatan," tandasny. (Her/sg)

Warung Rakyat Nusantara Sajikan Menu Unik dan Hiburan Menarik

Pemilik Warung Rakyat Nusantara, Brigjen TNI Drs, Akhmad Tamim M,Si, bersama artis yang tampil di Warung Rakyat Nusantara.

Bekasi, Laras Post – Bisnis kuliner kian marak. Untuk menjaring konsumen, berbagai cara pun dilakukan pengusaha kuliner. Mulai sajian menu unik dan bervariasi menggugah selera, hingga hiburan yang dapat menarik hati pelanggan.

Warung Rakyat Nusantara (WRN) nampaknya menyadari betul ketatnya persaingan bisnis kuliner itu. Rumah makan yang terletak di Jalan Raya Kranggan Permai No,9, Jati Raden, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, ini menyajikan menu istimewa, khususnya di bulan Ramadan.  

Di bulan suci ini, selain dapat menikmati menu istimewa, para pelanggan juga disuguhi hiburan menarik dari penyanyi terkenal yang membawakan tembang-tembang religi. Penyanyi top tersebut di antaranya Paramita Rusadi.

Pemilik Warung Rakyat Nusantara, Brigjen TNI Drs, Akhmad Tamim M,Si, mengakui, di bulan Ramadan ini warung kulinernya itu menampilkan hiburan bernuansa religius.

“Kami selalu menampilkan penyanyi legendaris, Dan malam ini  yang hadir menghibur adalah Paramitha Rusadi, yang menyayikan lagu-lagu religinya,” ujar Akhmad Tamim, Sabtu  (25/5/2019).

Pemilik Warung Rakyat Nusantara, Brigjen TNI Drs, Akhmad Tamim M,Si.

“Kami berharap kegiatan malam Ramadan ini memberikan keberkahan buat usaha saya, Warung Rakyat Nusantara,” cetusnya.

Akhmad Tamim mengakui, dia juga menyisipi unsur sosial di dalam bisnisnya tersebut.  “Kami  juga 
memberikan santunan kepada orang yang membutuhkan. Dan setiap hari Jumat, rumah makan kami menyediakan makan gratis untuk sekitar 40 orang,” terangnya.

Pihaknya, sambungnya, juga memberdayakan beberapa orang yang tinggal di sekitar lokasi untuk menjadi petugas keamanan. “Preman-preman yang dulunya liar saya jadikan petugas keamanan (satpam),” tandasnya. (egi)

Cegah Gangguan Keamanan, Polres Purbalingga Intensifkan Tiga Kegiatan

Polres Purbalingga ketika berpatroli skala besar secara intensif.
Purbalingga, Laras Post - Polres Purbalingga meningkatkan pengamanan markas paska penembakan Mako Brimob Watumas Purwokerto. Dilaksanakan juga razia gabungan dan patroli skala besar secara intensif. Hal itu disampaikan Kapolres Purbalingga AKBP Kholilur Rochman, usai buka bersama dengan wartawan, Sabtu (25/05) sore.

"Penjagaan markas yang sudah dilaksanakan secara ketat kita tingkatkan lagi kewaspadannya. Hal itu untuk mencegah dan mengantisipasi penyerangan terhadap markas atau kantor kepolisian," ucap kapolres.

Selain itu, dilaksanakan razia yang dilakukan di masing-masing wilayah rayon. Razia juga dilakukan gabungan oleh pleton siaga Polres Purbalingga bersama instansi lain yakni TNI, di wilayah perbatasan. Razia ini dilakukan untuk mengecek kendaraan yang masuk dan keluar Kabupaten.

"Bisa saja pengemudi kendaraan tersebut akan melakukan tindak kejahatan. Tidak hanya teror, tapi juga yang lain. Atau kendaraan itu hasil kejahatan. Kami cek surat-surat dan barang bawaannya," terangnya.

Polres Purbalingga ketika melaksanakan razia gabungan dan patroli.
Selain itu, patroli skala besar yang melibatkan TNI dan Satpol PP juga terus diintensifkan. Patroli menyasar tempat-tempat umum, fasilitas umum dan objek vital serta kantor penyelenggara pemilu. Selain siang, patroli skala besar juga dilakukan pada malam hingga subuh.

"Tak kalah penting, kita imbau warga masyarakat, agar turut serta membantu menciptakan situasi aman di lingkungan sekitar dengan melaksanakan siskamling," katanya.

Razia dan patroli tersebut juga salah satu bagian dari program Ramadan Polres Purbalingga, Puasaan Aman, Riyaan Nyaman. Harapannya masyarakat Purbalingga bisa melaksanakan ibadah puasa dengan aman dan khusyuk dan lebaran dengan nyaman tanpa gangguan kamtibmas. (Agus. P)

Sigap Datangi Kebakaran, Anggota Polsek Mrebet Bantu Padamkan Api

Anggota Polsek Mrebet Polres Purbalingga bersama petugas pemadam kebakaran dan warga membantu memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Desa Lambur, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Sabtu (25/05) siang.
Purbalingga, Laras Post - Anggota Polsek Mrebet Polres Purbalingga bersama petugas pemadam kebakaran dan warga membantu memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Desa Lambur, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Sabtu (25/05) siang.

Rumah yang terbakar diketahui milik Juki (75) warga RT 11 RW 4 Desa Lambur, Kecamatan Mrebet. Akibat kebakaran bagian dapur dan sebagian bangunan rumah milik korban hangus dilalap si jago merah.

Kapolsek Mrebet AKP SE Purwanto mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Anggota polsek yang datang ke lokasi kemudian membantu memadamkan api. Api baru bisa dipadamkan setelah mobil pemadam didatangkan.

Anggota Polsek Mrebet ketika membantu memadamkan api.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian, namun akibat kebakaran sejumlah bangunan rumah korban hangus terbakar. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 50 juta," kata kapolsek.

Berdasarkan keterangan, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Suwitno (74) yang merupakan tetangga korban. Saksi yang rumahnya di depan lokasi kejadian, melihat api sudah membakar bagian dapur rumah milik korban.

"Mendapati kebakaran, saksi kemudian berteriak minta tolong hingga warga berdatangan dan membantu memadamkan api. Selain itu melaporkan kejadian ke polsek dan pemadam kebakaran," kata kapolsek.

Anggota Polsek Mrebet bersama warga saat memadamkan api yang membakar rumah milik Juki warga RT 11 RW 4 Desa Lambur, Kecamatan Mrebet.
Kapolsek menambahkan, penyebab kebakaran berasal dari tungku di dapur rumah korban. Korban memasak air kemudian meninggalkan tungku yang masih menyala. Diduga api dari tungku menyambar kayu bakar yang ada didekatnya kemudian menjalar dan membakar bangunan dapur.

"Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB setelah satu unit mobil pemadam kebakaran didatangkan," pungkasnya. (Agus. P)

Bukber PDBN, Fathan: Konkretkan Program Kerja

Ketua Paguyuban Demak, Drs. Fathan Subchi ketika berbicara di sela-sela kegiatan buka bersama di Resto Lingkap, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jum'at (24/5).
Jakarta, Laras Post - Paguyuban Demak Bintaro Nusantara (PDBN) gelar kegiatan buka bersama di Resto Lingkap yang berada di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jum'at (24/5).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi paguyuban perantau asal Kabupaten Demak, itu juga mencoba membahas pelaksanaan program-program kerjanya.

"Sebagai bagian dari bulan Ramadhan, kita memperbanyak silaturahim dan mencari keberkahan Ramadhan. Kita juga membahas program-program kerja paguyuban yang akan kita realisasikan setelah Lebaran," ujar Ketua Paguyuban Demak, Drs. Fathan Subchi di sela-sela acara.

Sementara itu, Ketua Bidang Humas yang juga panitia kegiatan, M. Ridhwan mengamini pernyataan sang ketua. Menurutnya, acara bukber yang berfungsi sebagai ajang mempererat tali silaturahim dan membahas program kerja paguyuban ini dilangsungkan secara bergiliran untuk lokasinya.

"Kegiatan ini sudah rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan, dan tempatnya bergantian. Ajang ini juga sekaligus menjadi sarana untuk mendiskusikan program kerja paguyuban kami," tegas Ridhwan.

Menurut Fathan, paguyuban yang dipimpinnya secara umum membantu para perantauan yang berada di Jabodetabek. Namun, pihaknya juga berupaya memberikan kontribusi yang nyata terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Demak, seperti turut aktif mensejahterakan masyarakat Demak, dan mendorong akses-akses pembangunan dari Jakarta.

"Paguyuban kita memiliki sejumlah tokoh-tokoh yang berkompeten di bidangnya, sehingga dengan tokoh-tokokh yang multi profesi, kami ikut memikirkan Demak sebagai tempat kelahiran kami bisa maju dan sejahtera," terang Fathan, yang juga anggota DPR RI dari PKB.

Menjelan Lebaran tahun ini, Paguyuban Demak sebagaimana tahun-tahun sebelumnya kembali akan menggelar mudik bareng. "Mudik gratis merupakan salah satu program jangka pendek untuk saat ini. Sebelum-sebelumnya ini sudah menjadi agenda rutin, tahun lalu menyediakan sekitar 6-7 bis," kata Fathan.

Kegiatan buka bersama Paguyuban Demak Bintaro Nusantara (PDBN).
Mengenai permasalahan terbesar di Demak yang hingga saat ini masih belum tuntas, Fathan mengakui jika infratruktur dan angka kemiskinan di Demak menjadi tantangan yang cukup besar yang harus diselesaikan bersama. "Kabupaten Demak di Jawa Tengah masih daerah merah untuk kemiskinan, ini menjadi tantangan kita bersama," tandasnya.

"Saya sebagai anggota DPR yang mewakili masyarakat bersama tokoh-tokoh di Paguyuban Demak ikut apa yang bisa kami kontribusikan untuk perkembangan Demak ke depan," Fathan menambahkan.

Fathan juga mengutarakan beberapa program konkret yang pernah dilakukan paguyuban untuk masyarakat Demak, antara lain memberikan bantuan kepada para peternak ikan, membantu beberapa warga Demak untuk menjadi pelaku UMKM di Jabodetabek, termasuk membantu para pedagang kecil, hingga menggelar pentas seni di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. "Intinya kan untuk kita dari kita oleh kita, bagaimana ini bisa menjadi sinergi antar kekuatan," imbuhnya.

"Pada prinsipnya ingin memajukan daerah Demak, karena Demak kota tua, pusat sejarah Islam pertama di Demak, Kerajaan Demak. Tapi bisa kita lihat perkembangannya masih tertinggal dari kabupaten-kabupaten yang lain. Konsen kita di situ. Sinergi dengan pemerintahan daerah," pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Drs. Fathan Subchi, Ketua Umum Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) & Anggota DPR RI PKB, Ibu Anis Anjayani, Dewan Penasehat & juga Direktur Keuangan Hutama Karya (Persero), Sekjen Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) & juga Direktur Operasional Lions, Wakil Ketua Umum, M. Nadjib, Sesepuh Paguyuban, Prof. Dr. Ahmad Sutarmaji, Ketua Humas Paguyuban, M. Ridhwan, dll serta warga Demak Perantauan. (Red)

Catur : BNI Terus Dorong PDBN di Sektor UMKM

Catur Budi Harto saat buka bersama Paguyuban Demak Bintaro Nusantara (PDN), di Pasar Minggu, Jakarta, Jum'at (24/5).
Jakarta, Laras Post - Ketua Dewan Penasehat Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) Catur Budi Harto akan terus memberikan bimbingan dan menciptakan jenis usaha UMKM baru di Demak. 

Hal tersebut disampaikan Catur Budi Harto di sela-sela buka bersama Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) di Pasar Minggu, Jakarta, Jum’at (24/5) malam.

“Kampanye untuk terus mengembangkan UMKM di Demak terus kita dilakukan, salah satunya memajukan Demak sebagai Kota Tua dan pusat kerajaan Islam. Karena potensi wisata religi kota Demak sangat luar biasa,” ujar Catur yang juga Direktur Jaringan dan Ritel BNI 46.

Selain itu, lanjut Catur, dirinya akan melakukan program Mudik bareng, serta bantuan pembinaan peternak ikan dan beberapa jenis usaha kecil lainnya.

Masih kata dia, menyadari kriteria usaha yang termasuk dalam UMKM telah diatur dalam payung hukum berdasarkan undang-undang.

Catur Budi menerangkan, secara prinsip tidak ada yang sulit ihwal pemberdayaan masyarakat kecil via UMKM.

“Kita harus membentuk clustercluster agar resiko termanajemen lebih baik. Turunannya akan mudah mendapatkan bantuan perbankkan,” kata Catur Budi.

Catur Budi saat berbincang bersama Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN).
Apalagi menurut dia, kota Demak memèiliki kekhasan dalam hal produk. Seperti Demak kental dengan wisata rohani.

“Kami dari BNI akan bekerja sama dengan tementemen mitra usaha di Demak. Kita akan mengajak masyarakat di Demak agar tidak hanya berhenti sebagai penonton, tapi bisa menjadi pelaku bisnis. Salah satunya untuk menghidupkan home stay di sana,” terang Catur Budi.

Selain menghidupkan daerah perikanan dan pertanian di Demak. Dengan cara mengajak masyarakat secara bersama-sama menghidupkan cluster industri kecil. Dengan bekerjasama dengan pihak Bank.

“Seperti Sayung yang mengalami rob. Hingga membuat warga di sana yang biasanya bertani akhirnya pelan-pelan menjadi nelayan. Kita bantu mereka dengan memberikan jaring agar berbudidaya perikanan,” kata Catur Budi.

Dengan melakukan program kemitraan lewat program CSR, apa yang dilakukan Bank BNI 46 dan PDBN sudah membuah hasil positifnya.

“Meski programnya masih piloting. Termasuk pengembangan produksi Jambu dan Perikanan, tapi dalam konteks pemberdayaan, yang terdiri dari tiga hal penting. Yaitu kemandirian, produktifitas dan kesejahteraan, sudah terlihat di Demak,” pungkas Catur Budi.

Hadir dalam acara tersebut, Drs. Fathan Subchi, Ketua Umum Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) & Anggota DPR RI PKB, Ibu Anis Anjayani, Dewan Penasehat & juga Direktur Keuangan Hutama Karya (Persero), Sekjen Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) & juga Direktur Operasional Lions, Wakil Ketua Umum, M. Nadjib, Sesepuh Paguyuban, Prof. Dr. Ahmad Sutarmaji, Ketua Humas Paguyuban, M. Ridhwan, dll serta warga Demak Perantauan. (Red)