sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Nasional

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Hukum

Peristiwa

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Agraria

LARAS JABAR

Ekbis

Pernak Pernik

Selebrity

Seni Budaya dan Hiburan

» » Pernikahan Ala Militer, Tradisi Korps Sangkur Pora

Prosesi pernikahan Tradisi koprs Sangkur Pora, anggota kesatuan Paspampres Sertu Bangkit Hermawan dengan Ari Fitriyana, di Bandung, Jabar, (6/9/15). 
Bandung, Laras Post - Melepas masa lajang merupakan suatu kebahagiaan bagi kedua mempelai, baik laki-laki maupun perempuan. Namun sepertinya lebih bahagia lagi, jika sang mempelai laki-laki merupakan prajurit TNI, pasalnya prosesi pernikahan prajurit TNI akan diwarnai upacara Sangkur Pora.

Seperti pada prosesi pernikahan anggota Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) Sertu Bangkit Hermawan dengan Ari Fitriyana, usai melakukan ijab kabul, dilanjutkan dengan upacara militer Sangkur Pora, yang sudah menjadi tradisi pada prosesi pernikahan anggota TNI.

Sertu Bangkit Hermawan merupakan putra dari pasangan Mamat Rohmat dan Herlina sedangkan Ari Fitriyana putri dari Aceng Tardin dan Iyam Karyaman.

Pagi hari pukul 08.00 WIB sang penghulu memimpin upacara ijab kabul pernikahan Bangkit dan Ari disaksikan tiga orang saksi secara tertulis di Masjid Ibhnu Ummi Maktum, Komplek Wyata Guna Jl., Pajajaran Bandung, Jabar, pada Minggu (6/9/2015).

Setelah keduanya sah menjadi pasangan suami istri orang tua kedua pasangan merasa terharu dan gembira. Dilanjutkan upacara adat sunda yang diawali menginjak telor dan diakhiri saweran. 
Seusai upacara adat dilanjutkan upacara militer Tradisi Korps Sangkur Pora. Tim inti terdiri 13 Bintara Tim Sangkur, anggota Kesatuan Paspampres, malaksanakan suatu tradisi yang menjadi kebanggaan prajurit TNI. 

Tradisi Sangkur Pora yang sudah menjadi tradisi Satuan ini merupakan suatu hal yang dapat dibanggakan karena ini, adalah suatu bentuk perhatian dan suatu wujud kepedulian sekaligus rasa hormat dari Pimpinan dalam hal ini adalah Komandan Kesatuan.

Kesiapan Tim Sangkur Pora, antara lain adalah Tim inti terdiri dari 13 pasang Tim Sangkur, dan 13 personel Drumband kebanggaan Paspampres. Rangkaian urutan dari acara tradisi ini diawali sejak pengantaran mempelai pria oleh Danru Paspampres.

Kemudian mempelai pria menjemput mempelai perempuan dari kediaman mempelai perempuan dengan menggunakan mobil dihias sebagai mobil Pengantin. 

Prosesi selanjutnya, kemudian kedua mempelai bersama rombongan menuju tempat resepsi. Sampai di tempat resepsi kedua mempelai akan turun dan disambut untuk kemudian diarak menuju tempat laporan Komandan Tim Sangkur Pora. 

Posisi sangkur terhunus melambangkan bahwa, dengan bersikap dan berjiwa ksatria, kedua mempelai akan selalu siap untuk mengatasi segala rintangan hidup, yang akan menghalangi dan akan menghambat perjalanan bahtera kehidupan mereka.

Kedua mempelai kemudian harus melalui gerbang, dengan formasi berbanjar, sebagai gambaran yang mengandung arti bahwa, pintu gerbang yang baru dilalui merupakan awal dari suka dan duka dalam menempuh kehidupan yang baru, sebagai keluarga yang bahagia.

Lalu kedua mempelai berjalan diiringi Tim Sangkur Pora dengan formasi melingkar, melambangkan bahwa antara anggota Paspampres, masih terjalin hubungan ikatan bathin yang kuat sebagai kakak,rekan dan adik, dengan hati yang rela melepaskan kedua mempelai untuk berjuang menempuh bahtera kehidupan yang baru.

Kemudian melakukan, formasi melingkar membentuk payung. Usai melaksanakan formasi itu, kemudian dilanjutkan pemasangan cincin dan penyerahan pakaian Persit oleh Komandan dan pemasangan cincin.

Pamasangan cincin mengandung arti ikatan bathin yang kokoh, bahwa mempelai akan selalu bersama-sama dalam mengarungi bahtera kehidupan yang baru. Adapun penyerahan seperangkat pakaian Persit kepada mempelai wanita ini, menandakan telah sahnya sebagai istri prajurit sejati. (ferry, yan) 



«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 Comments:

  1. Mantap Broo Tradisinya Semoga Pernikahan Langgeng Sampai Kakek dan Nenek...

    BalasHapus

Posting Komentar