sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Bisnis

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

» » Daerah Harus Fokus Kembangkan Potensi

Presiden Jokowi bersiap memimpin rapat terbatas yang dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba (berpeci), di Kantor Presiden, Jakarta
Jakarta, Laras Post – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan kembali, setiap daerah dan provinsi harus fokus untuk mengembangkan apa yang menjadi unggulannya.

Presiden memberi contoh misalnya, Sunnylands di California. Pemerintahnya hanya fokus pada destinasi wisata golf dan menjadikan kotanya sebagai  sebuah destinasi yang terbaik di dunia, dengan memiliki 34 padang golf.

“Hanya itu dikembangkan secara fokus, infrastukturnya juga arahnya semuanya kesana dan ternyata mereka bisa hidup dari destinasi wisata golf yang terbaik di dunia,” kata Presiden Jokowi dalam arahannya pada rapat terbatas yang membahas mengenai Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Program Prioritas di Provinsi Maluku Utara, pada Selasa (28/2/2017) siang, di Kantor Presiden, Jakarta.

Pemerintah, lanjut Presiden, ingin semua provinsi juga sama, memiliki sebuah unggulan sehingga memilik daya saing dalam berkompetisi di tingkat regional maupun global.

Terkait Maluku Utara, Presiden menilai, sebagai provinsi kepulauan, memiliki potensi sektor ungggulan yang bisa  dioptimalkan lagi, baik kelautan, perikanan, maupun industri pengolahan  serta sektor swasta.

Presiden menegaskan, data yang dimilikinya menunjukkan bahwa struktur perekonomian Maluku Utara masih didominasi lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan (24,96 persen) yang diikuti sektor perdagangan (17,65 persen).

Tapi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, lanjut Presiden, hanya mampu menyumbang 0,99 persen dari pertumbuhan perekonomian Maluku Utara, yang pada tahun 2016 tumbuh diatas rata rata nasional 5,77 persen.

Khusus mengenai pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Moritai, Presiden Jokowi meyakini . ukungan infrastuktur baik pelabuhan, pembangkit listrik, gudang penyimpanan logistik, serta cold storage ini diperlukan. Demikian juga dengan  pendidikan dan pelatihan vokasional sehingga kita bisa memperoleh SDM yang lebih berkualitas dan berkarakter.

Rapat terbatas itu dihadiri antara lain oleh Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, Menteri Pariwisata Arief Yahya,  Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, dan Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba. (her, sg, ram)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda