sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Kedapatan Membawa Sabu, Maulana Arifin , Di bekuk Polisi

Tersangka Narkoba
Bali, Larast Post - Polsek Denbar dan Polresta Denpasar melakukan Operasi Gabungan di Jalan Pulau Tarakan, Gang Rembulan, Denpasar, Kamis (27/4), sekira pukul (23.45) Wita, di pimpin Kabag Ops, Kompol l Ketut Widiada SIK. Dan Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Gede Sumena S. SoS. MH. 

Saat kegiatan operasi sedang berjalan, Anggota Ops mulai memberhentikan kendaraan yang melintas dan memeriksa kendaraan,  baik Surat kendaraan maupun Barang bawaan dan Bagasi Kendaraan.

Sekira pukul 23.45 Wita melintas seorang laki - laki dari arah timur kearah barat  mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih DK 3414 EA.

Ketika hendak di berhentikan oleh Anggota tiba tiba sepeda motor berbalik arah untuk menghindari pemeriksaan petugas dengan kecepatan yang tinggi, dengan adanya kejadian tersebut polisi mulai curiga dan akhirnya polisi berhasil  mencegat dan memegang sepeda motor tersebut.

Namun pelaku berusaha memberontak dan tidak mau digeledah, akhirnya polisi semakin bertambah curiga terhadpa pelaku tetapi sakhirnya polisi berhasil mengeldah  pelaku dan menemukan  pelaku melempar sesuatu dengan tangan kiri dan setelah dilihat berupa satu plastik klip kecil yang  dibalut plaster warna hitam yang diduga  sabu- sabu. Pelaku di ketahui bernama Maulana Arifin (24), tinggal di Jl. Tukad Banyusari Sesetan.

Polisi elain menyita barang terlarang yang diduga  sabu sabu  juga memeriksa tas pelaku dan ditemukan senjata jenis Roti kalung.

Dari hasil pemeriksaan sementara Maulana Arifin mengakui kalau sabu - sabu tersebut miliknya dan karena gugup melihat polisi pelaku membuang plastik klip terserbut.
Untuk keperluan penyidikan saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan Polsek  Denpasar Barat dan tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif. (Hanafi/Sriati)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda