sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

Jadwal PD 2018

Update Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018

Klasemen Piala Dunia 2018

» » Presiden Resmikan Perumahan Bersubsidi Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Cikarang

Presiden Jokowi bersama Menteri PUPR Basuki, Menseskab Pramono, Meneg BUMN Rini S, Wagub Jabar Dedy Mizwar dan Dirut Bank BTN saat menekan tombol peresmian perumahan bersubsidi Villa Kencana Cikarang, Kamis (4/5/17) petang. (Foto: Sugih)
Bekasi, Larast Post - Presiden Joko Widodo meresmikan perumahan bersubsidi yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Villa Kencana Cikarang Desa, Jalan Raya Pulo Sirih Sukajadi, Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat pada Kamis (4/5/17) petang.

Presiden menilai bahwa subsidi rumah tipe 25/26 dirasa cukup untuk masyarakat keluarga sederhana seperti keluarga yang baru memiliki 1 atau dua anak. Dengan rumah yang cukup bagus ada ruang tamu, dua kamar dilengkapi fasilitas umum semacam tempat ibadah (Masjid), tempat olah raga dan taman bermain.

Presiden Jokowi lebih jauh mengatakan ini merupakan bagian dari program sejuta rumah untuk masyarakat kecil. Program sejuta rumah untuk seluruh wilayah Indonesia segera tercapai. “Sebelumnya saya meresmikan rumah susun milik (Rusunami) di Tangerang Selatan, saat ini kita resmikan rumah tapak. “Jika saya harus memilih, lebih baik rumah tapak,” gurau Presiden ketika memberikan sambutan.

Presiden saat berdialog bersama warga calon pembeli rumah bersubsidi.

Disebutkan, 8.749 unit rumah akan disiapkan pada proyek pembangunan tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.734 unit telah diselesaikan dan sebanyak 3.600 unit telah dilakukan akad jual beli.

"Saya senang sekali. Jadi pembangunan rumah sederhana untuk rakyat seperti yang ada di Villa Kencana Cikarang ini sudah dibangun 4.734 unit. Akan dibangun lagi 4.015 unit dan yang sudah akad 3.600 unit. Tipe rumahnya 25/60. Harganya Rp112-141 juta," ujar Presiden.

Presiden sempat berdialog dengan beberapa pembeli hunian tersebut. Ia ingin mendengar langsung dari masyarakat apakah harga yang ditawarkan pemerintah beserta cicilannya itu masih dirasakan membebani masyarakat.

"Harganya Rp112-141 juta, ini mahal tidak?" tanya Presiden.

Uus Kusnadi, seorang pembeli yang ditanyakan langsung oleh Presiden, menyatakan kesanggupannya untuk membeli hunian dengan harga yang ditawarkan tersebut. Ia juga mengaku sanggup untuk membayarkan cicilan sebesar Rp750-900 ribu yang telah ditetapkan.

Presiden Jokowi saat meninjau lokasi Perumahan Villa Kencana Cikarang.

"Insya Allah, Pak. Pasti," jawab Uus.

Kesanggupan yang sama juga dinyatakan oleh pembeli lainnya yang mengaku berpenghasilan sekitar Rp3,5 juta per bulannya.

"Pendapatan saya Rp3,5 juta per bulan. Untuk bayar angsuran rumah Rp700 ribu. Itu masih ada sisa buat yang lain-lainnya nanti," kata Eep.

Dukungan Bank BTN Untuk Sejuta Rumah

Dirut Bank BTN Maryono.

PT Bank Tabungan Negara (Bank BTN) Persero yang ditunjuk sebagai integrator program sejuta rumah menggandeng PT. Arrayan Bekasi Development (ABD). Sebagai pengembang perumahan Villa Kencana Cikarang Bekasi ABD siap menyediakan rumah tapak (landed house) dengan harga terjangkau untuk kalangan menengah kebawah.

Direktur Utama Bank BTN Maryono ketika menyampaikan sambutan mengatakan, diatas lahan 105 hektar Bank BTN akan membantu memberikan kredit pemilikan rumah (KPR) dan menyalurkan kredit konstruksi bagi pengembang untuk membangun 8.749 unit rumah di Cikarang, Bekasi.

"Kami terus berupaya memberikan fasilitas kredit tidak hanya bagi nasabah perorangan tapi juga bagi para pengembang untuk memenuhi kebutuhan rumah masyarakat Indonesia termasuk kelas menengah ke bawah," terang Maryono.     

Adapun pembangunan Villa Kencana Cikarang telah dimulai seja 2016. Rumah yang dibangun bagi kalangan wong cilik ini memiliki tipe 25/60 dengan harga per unit mulai dari Rp 112 juta hingga Rp141 juta. Untuk akses KPR masyarakat cukup mengeluarkan DP sebesar 1% dan bunga cicilan 5% fixed hingga 20 tahun.

Sementara itu berbagai kontribusi Bank BTN telah dilakukan untuk mendukung Program Sejuta Rumah tercatat mulai April 2015 hingga triwulan I /2017 Bank BTN telah menyalurkan kredit perumahan 1,34 juta unit. Jumlah itu terdiri dari 433.350 ribu unit yang telah menjadi KPR dan 908.032 unit yang masih dalam proses pembangunan.

"Bank BTN telah menyalurka RP 144.37 triliun untuk mendukung Program Sejuta Rumah," papar Haryono.

Tak hanya di Jabodetabek, Dukungan Bank BTN terhadap Program Sejuta Rumah tersebar di seluruh Indoensia. Di Jawa misalnya, mulai April 2015 hingga kuartal I/2017 Bank BTN telah menyalurkan KPR untuk 851.2014 unit atau senilai Rp103.82 triliun, di Sumatera mengucurkan kredit rumah senilai Rp19,42 triliun untuk 235.226 unit rumah. Sementara di Kalimantan Bank BTN menyalurkan kredit senilai Rp722 miliar untuk 6.642 unit rumah. 

Pangdam Jaya Mayjen Jaswandi dan Kapolda Metro Jaya yang turut mengawal Presiden.

Hadir pada acara tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Dirut BTN Maryono. Turut mengawal Presiden pada kunjungan tersebut Komandan Paspampres Mayjen Mar. Suhartono, Pangdam Jaya Mayjen Jaswandi dan Kapolda Metro Jaya M. Iriawan

Hadir pula Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin serta ratusan undangan. Nampak pula di luar acara ratusan masyarakat memadati sekitar lokasi, untuk bertemu langsung dengan Presiden Jokowi. 

Jokowi pun menyambut dengan senyuman dan bersalaman dengan warga Cikarang Bekasi, sebagai tanda cinta terhadap masyarakatnya Presiden Jokowi membagikan oleh-oleh buku tulis untuk warga Cikarang. (Her, sg, ram)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda