sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Bisnis

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

» » Brigjen Pol Drs. Siswandi, Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Brigjen Pol Drs Siswandi bersama istri.
Jakarta, Larast Post - Brigjen Pol Drs Siswandi selaku Pelindung DPP GPAN menggelar acara Buka Puasa Bersama di kediaman, Jakarta Pusat, Senin (12/06/2017) malam.

Kegiatan Bukber yang berlangsung biasa dilakukan beliau, selalu berbagi rasa yang rutin diadakan dua bulan sekali, kali ini bertepatan di bulan ramadhan. 

“Kita berbagi kepada anak yatim piatu berupa makanan, sembako yang kita bisa berikan mungkin bermanfaat bagi mereka,” ungkapnya.

Kali ini mengundang sekitar 60 anak yatim piatu yang di datangkan berasal dari santri-santri Kemang.

Brigjen Pol Drs Siswandi ketika memberikan santunan kepada anak yatim
dan kaum dhuafa usai buka puasa bersama.
Acara buka puasa bersama sekaligus tasyakuran atas keberhasilan Putra beliau bernama Muhamad R Prakasa, atas keberhasilannya lulus SMP Al Azhar Jakarta dan jenjang selanjutnya diterima SMA Al Azhar Jakarta.

“Kita juga baru kehilangan sahabat, anak kita yaitu Alm. Julia Perez, sekaligus kita mengirimkan doa semoga almarhum di terima disisiNya dimasukkan kedalam golongan-golongan penghuni surga,” ujar Siswandi.

Sosok Alm. Julia Perez dimata Brigjen Pol Drs Siswandi mengungkapkan Jupe adalah sosok yang tabah yang tidak mengenal lelah, letih walaupun dia sakit. Siswandi bercerita kenal Jupe lama bahkan tatkala berserta dengan istri menjenguk Jupe, waktu itu sempat menangis dan Jupe bilang “Jangan nangis ‘Pak disini, jangan ada yang nangis Jupe sehat saja”

Setelah kita berbincang sejenak gantian Jupe yang nangis, saya bilang “Jupe ngga boleh nangis begitu di bilang sehat”

“Didalam sakit saya pernah menawarkan Jupe, kalau mau ikut, kita rencana mau buat film tentang narkoba dengan tema Film 3 Pilihan Hidup, Jupe berkata ‘Oh tentang apa?, saya (Jupe) tidak mau jadi korban, tidak mau jadi pengguna, saya (Jupe) mau jadi polisi, saya mau tangkap bandar”

Brigjen Pol Drs Siswandi mengatakan pada Jupe, boleh tapi peran ini berat karena kita syuting gerebek-gerebek.

“Kita perankan disitu polisi yang berpangkat lettu, jadi anggota intel menyelidik sampai dengan penggerebakan pertama, penggerebekan terakhir kita syuting di Kuningan, Jawa Barat dia (Jupe) mau ikut, saya bilang jangan ini lokasi jauh begitu kukuhnya (jupe) tatkala syuting. Ia juga 2 sean syuting 3-4 jam istirahat di kamar tapi Ia tidak merasakan sakit,” kata Siswandi.

“Kemarin kita kehilangan seorang Jupe tapi itulah yang terbaik bagi kita, semua tidak ada kata lain, tidak ada kata yang datang terlalu cepat, yang pergi terlalu lama semua datang dan pergi pasti tepat pada waktunya, kita serahkan pada Yang Maha Kuasa,” ujar Siswandi.

“Kita do’akan ananda kita yang terbaik, semua bagi keluarga Jupe dan almarhum. Juga yakinlah bahwa itu sudah panggilan Allah Yang Maha Kuasa tidak bisa tertunda, itu yang kita pasrahkan Yang Kuasa itulah jalan yang yang terbaik, kita yang hidup mendoakan semoga arwah beliau di terima disisi Nya dan diampuni segala kekhilafan dan dosanya, dimasukan dalam penghuni surga,” Do’a Siswandi.(maslim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda