sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Bisnis

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

» » Menuju Kabupaten Bogor Bebas TB

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menggelar Lokakarya Konsultasi Publik Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TB di Hotel Harris Sentul
Bogor Larast Post - – Tuberkulosis atau TB masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global dan nasional. Indonesia masih merupakan salah satu dari negara dengan beban TB tertinggi. Guna menanggulangi hal tersebut terjadi di Kabupaten Bogor, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menggelar Lokakarya Konsultasi Publik Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TB di Hotel Harris Sentul, (13/6).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Erwin Suriana menjelaskan, dengan jumlah layanan TB dots di Kabupaten Bogor yang baru saja menjangkau 101 Puskesmas, 4 RSUD, 1 Rumah Sakit Swasta, 1 Lapas dan 1 Klinik Swasta, di Kabupaten Bogor kasus TB ditemukan sebesar 8.245 kasus dari target 17.656 kasus, dari kasus tersebut disebabkan belum seluruh layanan kesehatan menerapkan strategi dots terutama layanan kesehatan swasta baik rumah sakit, klinik maupun dokter praktek mandiri dan belum terjalinnya sinergitas dalam upaya penanggulangan TB.

"Intinya kita akan lakukan optimalisasi terhadap rumah sakit swasta, klinik maupun dokter pribadi untuk membantu upaya penanggulangan TB ini" jelas Erwin

Ia pun menambahkan, untuk dapat mencapai target bebas TB diperlukan kerja keras dan kerja cerdas dari kita semua, bukan hanya insan kesehatan namun juga semua sektor baik pemerintah maupun swasta.
“Untuk dapat segera menangani gap program TB, pemerintah daerah Kabupaten Bogor dalam hal ini Dinas Kesehatan Bersama OPD terkait wajib menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) penanggulangan TB tahun 2017-2020 dan menetapkan target-target tersebut untuk dicapai pada akhir tahun 2020,” tambahnya.

Sementara itu Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bogor, Enday Zarkasih menyampaikan, melalui kegiatan ini diharapkan terbangunnya pemahaman dan visi yang sama diantara kita semua bahwa penanggulangan tuberculosis merupakan upaya penting yang harus dituntaskan. “Hal ini perlu kita perhatikan bersama, penyakit tuberculosis atau yang lebih dikenal sebagai tbc merupakan salah satu penyakit menular yang sampai saat ini belum optimal penanggulangannya,” ujar Enday.

Rumusan hasil penyusunan rencana aksi daerah ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan bagi seluruh komponen yang terlibat. “Selanjutnya saya minta agar kampanye penanggulangan tuberculosis dilaksanakan secara intensif dan setiap peserta kegiatan ini membawa semangat untuk meningkatkan kampanye tuberculosis di lingkungannya masing-masing, sehingga pada akhirnya nanti masyarakat akan memiliki pemahaman yang sama tentang bahaya tuberculosis,” bebernya.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang PLPP Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. Yuzar Ismani menambahkan, secara umum kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sama tentang TB kepada seluruh masyarakat. “Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk koordinasi, harmonisasi dan sinkronisasi dalam pelaksanaan, arah dan sasaran program sehingga efektif, efisien dan sinergis dalam mencapai tujuan program penanggulangan TB menuju eliminasi TB 2035. (David)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda