sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

Jadwal PD 2018

Update Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018

Klasemen Piala Dunia 2018

» » Peringatan Hari Bakti TNI AU Ke 70 di Mabesau, Heroisme 29 Juli 1947 Cerminan Tingginya Militansi Prajurit TNI AU

Irjenau Marsda TNI Umar Sugeng Haryono ketika membacakan amanat Kasau pada saat memimpin upacara peringatan ke-70 hari Bhakti TNI AU, di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Sabtu, (29/7/2017).
Jakarta, Larast Post - Mabesau, Cilangkap Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP mengatakan,  dua peristiwa heroik yang ditunjukan para pendahulu TNI AU pada 29 Juli 1947 berupa pengeboman tangsi kubu Belanda di Semarang, Salatiga dan Ambarawa pada pagi hari dan gugurnya tiga perintis Angkatan Udara yang sedang mengemban misi kemanusiaan (Adisucipto, Abdulrahman Saleh dan Adisoemarmo) karena pesawat Dacota VT-CLA yang ditumpangi ditembak pesawat kitty hawk Belanda dan jatuh di Ngoto Yogyakarta pada sore hari, menjadi bukti dan cerminan tingginya jiwa kesatria, militansi dan loyalitas prajurit Angkatan Udara kepada bangsa dan negara Indonesia.
“Peristiwanya memang sudah berlangsung tujuh puluh tahun lalu, tetapi banyak nilai-nilai kepahlawanan, diantaranya patriotisme, pengabdian yang tulus, rela berkorban  serta tidak mudah menyerah yang dapat menjadi suri tauladan kita pada saat sekarang”  kata Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasau dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Inspektur Jenderal dan Perbendaharaan TNI AU (Irjenau) Marsekal Muda (Marsda) TNI Umar Sugeng Haryono saat memimpin upacara peringatan ke-70 hari Bhakti TNI AU, di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Sabtu, (29/7/2017). Upacara yang juga diisi dengan pembacaan pembukaan UUD 1945 ini, diikuti oleh warga Mabesau, baik militer maupun sipil. 

Dikatakan, sikap keteladanan yang telah ditunjukkan oleh para pahlawan dan pendahulu TNI Angkatan Udara dalam peristiwa 29 Juli 1947 hendaknya dapat dijadikan motivasi prajurit TNI AU di era sekarang.

“Kita yang saat ini sedang diberikan amanah menjalankan tugas sebagai penjaga dirgantara, harus berintrospeksi, dharma bakti apa yang bisa dan sudah diberikan kepada bangsa  dan negara” tegas Kasau.

Sebagai bentuk apresiasi Kasau kepada prajuritnya yang telah mendedikasikan diri untuk kemajuan TNI AU, dalam kesempatan peringatan ke-70 Hari bakti TNI AU ini, Kasau meyampaikan penghargaan kepada beberapa prajuritnya.  Mereka antara lain prajurit Paskhas yang telah behasil meraih juara umum Aqutthlon Meta Spor Series di Singapura (Februari 2017),  crew pesawat Sukhoi yang berhasil mengatasi gangguan engine saat gladi bersih HUT TNI AU (April 2017),  Prajurit Depo 50 Lanud Adisoemarmo yang berhasil melakukan inovasi suku cadang radar, Perwira menengah AAU yang mampu berinovasi menciptakan prototipe  augmented reality mobile weapon impact scoring system serta crew pesawat C-130 Hercules A-1314 yang mampu menanggulangi fail engine  saat melaksanakan test flight di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta  (Juli 2017). (her, sg/pen)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda