sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Bisnis

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

» » Malam Sarasehan Hari Bhakti TNI AU Ke 70 di Muspusdirla Berlangsung Meriah

Kasau photo bersama para Taruna AAU yang menampilkan aksi hiburan pada acara Sarasehan Kasau dan para mantan Wakasau serta para Pati TNI AU.
Yogyakarta, Larast Post - KASAU menghadiri Sarasehan dalam rangka Hari Bhakti TNI AU ke 70 di Museum Pusat Dirgantara Mandala (Muspusdirla) di Yogyakarta pada Jumat (28/7/17) malam.

Acara yang dikemas apik itu menampilkan Theatrikal pejuang AURI yang berhasil menyerang dan memborbardir tangsi-tangsi militer belanda di Semarang, Salatiga dan Ambarawa Jawa Tengah.

Tak hanya itu menampilkan sajian hiburan, kesenian dan tari-tarian yang dibawakan para Taruna AAU juga sejumlah prajurit TNI.

Pada kesempatan tersebut KASAU mengatakan acara Sarasehan ini merupakan acara silaturahmi dengan para mantan Kasau para Pati dan prajurit TNI AU.

Menurut Kasau dalam sepanjang sejarah, sarasehan dalam rangka Hari Bhakti TNI AU baru kali ini dilaksanakan di Muspusdirla, yang selama ini dilaksanakan di Gedung Sabang Merauke Akademi Angkatan Udara (AAU).

Aksi Theatrikal perjuangan AURI yang berhasil melaksanakan operasi udara untuk menghancurkan tangsi-tangsi militer Belanda di Jawa Tengah.

Hal ini dimaksudkan untuk mengenang kembali berbagai peristiwa bersejarah para pejuang TNI Angkatan Udara, yang telah banyak mengorbankan jiwa dan raga demi kepentingan Negara dan Bangsa, papar Kasau.

Dengan dibalut suasana pemandangan pesawat yang ada di sekitar acara Sarasehan tersebut juga mengandung berbagai makna, bahwa betapa besar dan pengabdianya para Pilot TNI AU berkiprah baik dalam bentuk sosial maupun perang melawan penjajahan dalam mepertahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Imbuhnya. 

Kasau juga mengatakan, sambung rasa atau sarasehan yang diadakan di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala ini bertujuan agar nilai-nilai kejuangan yang telah ditanamkan oleh sesepuh dan para pendahulu dapat dirasakan oleh generasi penerus yang saat ini sedang diberi amanah untuk membangun TNI Angkatan Udara.

Dengan dipindahkannya pesawat yang memiliki nilai sejarah dalam perjuangan kemerdekaan RI yaitu Yokosuka K5Y1 atau Curen (Chukan Renssuki) dari Museum ABRI Satria Mandala ke Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, memiliki sejarah panjang, mulai perang China-Jepang sampai dengan berakhirnya perang Fasifik termasuk dalam mempertahankan Kemerdekaan RI. Kiprah pesawat Curen besar jasanya dan menjadi tonggak sejarah dalam perjuangan RI khususnya TNI Angkatan Udara.

Dengan pertimbangan itulah pesawat tersebut untuk memindahkan kembali ke TNI Angkatan Udara, agar para generasi penerus mengetahui makna sebuah perjuangan yang tidak mudah, seperti yang dilakukan para pahlawan pendahulu dengan memiliki jiwa ksatria, militan, loyal, dan profesional, jelas Kasau.

“Pesawat ini hanya alat, tanpa ada yang menggerakkan, dan mengawaki tentu bukanlan apa-apa”. Dengan demikian patut diberikan penghargaan kepada para penerbang, teknisi dan para personel dibelakang Cureng yang teleh membuatnya menjadi hidup, khususnya dalam melaksanakan operasi pengeboman ke tangsi-tangsi Belanda di Salatiga, Ambarawa, Semarang dan operasi udara lainnya, ungkap Kasau.

Sebelumnya saat tiba di Muspusdirla Kasau bersama para mantan Kasau dan sejumlah Pati TNI AU disambut langsung Kepala Museum Letkol Dede Nasrudin dan pejabat lainnya.

Pada acara tersebut dihadiri para sesepuh TNI AU dan mantan Kasau diantaranya Marsekal TNI (Purn) Rilo Pambudi, Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan, Marsekal TNI (Purn) Joko Suyanto, Marsekal TNI (Purn) Herman Prayitno, Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat, Marsekal TNI (Purn) IB Putu Dunia, dan Marsekal TNI Agus Supriatna, serta para mantan Wakasau, disuguhi treatrikal perjuangan TNI AU, serta kesenian dan hiburan lainnya yang diperankan oleh Siswa Sekolah Penerbang TNI AU dan para Taruna.

Juga hadir Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/ G.2 Ny. Dian Novyan Samyoga, turut mendampingi kunjungan kerja Kasau tersebut. Selain itu hadir juga Gubernur AAU beserta Isteri Henny Iman Sufaat, Para Direktur, para Komandan Satuan, Pia AG. CBS AAU dan PIA AG Cabang 2/ G.2. (sg, ram)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda