sponsor

sponsor
Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Nasional

Polkam

Karikatur_Kementerian ATR/BPN RI Redistribusi Tanah Pada 2018


Bisnis

Megapolitan

Agraria

Laras Jatim

Regional

Olah Raga

Hukrim

Seni Budaya dan Hiburan

Kesehatan

» » Panglima TNI : Center of Gravity Indonesia adalah Solidaritas TNI dan Polri


Jakarta, Larast Post - Perwira Remaja TNI dan Polri yang berjumlah 729 orang telah dilantik di Istana Merdeka oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo. Hal ini menunjukkan bahwa Center of Gravity Indonesia adalah solidaritas TNI dan Polri. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dihadapan awak media usai pelantikan Perwira Remaja TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa Istana Merdeka dan Kepala Negara adalah simbol negara yang harus dijaga dan dihormati.  “Dengan pelantikan ini, para Perwira Remaja TNI dan Polri harus sadar bahwa mereka dilantik di Istana Merdeka oleh Kepala Negara. Mereka harus bertanggung jawab untuk menjaga negara ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pelantikan Perwira Remaja TNI dan Polri kembali dilaksanakan di Istana Merdeka, setelah 14 tahun secara bergiliran di Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU) dan Akademi Kepolisian (Akpol).  “Disamping itu, baru pertama kali dilaksanakan foto bersama Perwira Remaja TNI dan Polri dengan Presiden RI di depan Istana Merdeka,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengingatkan bahwa tugas para Perwira Remaja baik TNI maupun Polri pada masa yang akan datang tentunya jauh lebih berat.  “Kalau saat sekarang saja perubahan tantangan pertahanan dan keamanan bergerak begitu cepat dan kompleks, apalagi dimasa yang akan datang,” katanya.

Menyikapi perubahan tantangan tersebut, Panglima TNI menuturkan bahwa semua aspek kehidupan global seperti landscape politik, ekonomi, pertahanan dan keamanan termasuk teknologi, mengalami perubahan begitu cepat.   “Bagi para Perwira Remaja TNI dan Polri tidak ada kata lain, harus selalu belajar, belajar dan belajar dari kehidupan, sehingga mereka tidak ketinggalan mengikuti perkembangan dan perubahan yang begitu cepat,” jelasnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menekankan kembali bahwa, Prajurit TNI dan Polri berasal dari rakyat dan bagian dari rakyat. “Mereka harus bersama-sama rakyat, dekat dengan rakyat dan melindungi rakyat.  Ini yang paling penting,” tandasnya. (her,sg/pen)



«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Silahkan berikan komentar anda