sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Bisnis

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

» » Pemerintah Siapkan Perumahan Bagi Petani Teluk Jambe

Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya ke Karawang
Jakarta, Larast Post – Pemerintah siapkan dua solusi bagi petani Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat, terkait masalah sengketa tanah, yakni penataan akses pengelolaan lahan perhutanan sosial dan pemberian lahan perumahan bagi 396 Kepala Keluarga (KK) petani setempat.

 Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengungkapkan, bahkan pemerintah dalam memberikan akses pengelolaan lahan perhutanan sosial, tak hanya kepada petani Teluk Jambe saja, tapi juga diberikan kepada sekitar dua ribu KK lainnya. 

“Penyelesaian Teluk Jambe kan gak bisa cuma dari orang eks PT Pertiwi Lestari itu saja, kan di situ ada rakyat juga. Secara keseluruhan kan mereka ada di sana. Sudah entah orang dari mana-mana datang karena KTP-nya sudah ada yang bukan KTP situ lagi. Nah ini harus ditata, inilah yang kita sebut dengan penataan perhutanan sosial,” kata Siti kepada wartawan, pada Selasa (4/7/2017), di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menurutnya, masyarakat dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraannya dengan memanfaatkan pengelolaan tanah negara, melalui penataan dan pemberian akses hutan sosial.

Siti menjelaskan, petani Teluk Jambe juga akan mendapatkan lahan perumahan yang disiapkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) seluas 18 hektare. 

Sebanyak 396 KK, kata Siti, tidak memiliki rumah. “Kalau rumah di dalam hutan kan enggak boleh menurut undang-undang. Jadi rumahnya dapat tanah dari Menteri ATR 18 hektare, tapi kan rakyatnya masa dikasih rumah doang gitu lho. Lahan garapannya gimana? Lahan garapannya dari kita,” ungkapnya.

Selain itu, pembagian hasil perhutanan sosial juga akan ditata, dengan pembagian hasil perhutanan akan lebih banyak diberikan kepada petani. 

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil menegaskan, PT Pertiwi Lestari telah sepakat untuk melepaskan 18 hektare lahan untuk digunakan lahan pemukiman para petani Teluk Jambe. 

Menurutnya, penyerahan eks lahan PT Pertiwi Lestari seluas 18 hektare, akan dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan reforma agraria. (her, sg, ram)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda