sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Wisata

Olah Raga

LARAS JABAR

» » Publikasi Kinerja Satpol PP Kabupaten Bogor Tahun 2017

Penertiban THM/Cafe di Bulan Ramadhan
Bogor,Larast Post - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor dalam hal ini bidang Trantibum dan bidang penegakkan peraturan melaksanakan penertiban bangunan liar atau tempat hiburan malam di wilayah Kecamatan Cileungsi. Kegiatan ini dilaksanakan (9/6) kegiatan ini dilaksanakan bersama beberapa instansi terkait seperti Polres Bogor, Kodim 0621 Cibinong, SubDenpom Cibinong,DKPP Kab.Bogor, Camat Cileungsi dan Satpol PP Kecamatan Cileungsi. Sasaran penertiban bangunan liar atau tempa hiburan malam antara lain Blok Anggrek, Blok UPS, Blok Coklat yang berlokasi di Desa Limus Nunggal dari 28 bangunan yang akan dibongkar ada beberapa bangunan yang dibongkar sendiri oleh pemiliknya dan terdapat dua bangunan yang tidak dibongkar seperti Cafe/THM atas nama pemilik Sri dengan alasan belum ada pelimpahan dari dinas teknis yaitu DPKPP kepada Satpol PP Kabupaten Bogor, akan tetapi oleh PPNS, Cafe tersebut, telah di segel untuk penghentian kegiatan sambil menunggu limpahan proses bongkar dan THM/Cafe cahaya kasih atas nama pemilik Enjum dengan alasan memiliki surat pernyataan dari Kepala Desa Limus Nunggal bahwa bangunan tersebut sudah dua tahun tidak dipakai lagi sebagai Cafe dan bangunan tersebut dalam keadaan kosong. 

Operasi Wibawa Praja Malam Hari
Satpol PP Kabupaten Bogor melibatkan Satpol PP Kecamatan Cibung bulang dan Satpol PP Kecamatan Leuwiliang dalam melaksanakan kegiatan Operasi wibawa Praja (2/6) pada malam hari dimulai dari pukul 21.00 WIB s.d 24.00 WIB. Dalam melaksakan kegiatan penerbitan operasi wibawa praja TIM melakukan pemeriksaan terhadap bangunan rumah tinggal atas nama Hanafi yang berlokasi di Jl.Raya Cemplang Kec, Cibungbulang kegiatan Live Musik Cafe dan di sinyalir digunakan tempat prostitusi, dilokasi tim melakukan pemeriksaan identitas pengunjung yang sedang minum-minum sambil mendengarkan live musik, sedangkan para penjajak seks komersial sudah tidak ada dilokasi, tim melakukan penghentian kegiatan dengan memasang segel oleh PPNS, selanjutnya tim melanjutkan operasi kewarung jamu yang biasa menjual miras di lokasi tidak jauh dari cafe tersebut. Hasilnya tim mengamankan minuman Bir Merk Ankers ebanyak 20 botol, Bir Mek Prost sebanyak 7 botol, Bir Hitam Merk Guines 8 botol dan Intisari 1 botol seluruh minuman dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Bogor dan Warung Jamu tersebut dipasang segel pengawasan oleh PPNS, TIM melanjutkan penertiban kesekitar terminal Leuwiliang di lokasi tim membubarkan pemuda pemudi (ABG) yang pada nongkrong untuk mengantisipasi terjadinya tawuran penertiban berjalan aman dan terkendali. 

Satpol PP Melakukan Patroli Perbatasan
Rabu (7/6) pukul 14.00 wibs.d 20.00 wib Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Satpol PP Provinsi JawaBarat, Satpol PP Provinsi Banten dan Satpol PP Kec.GunungSindur melaksanakan patroli bersama di wiliyah perbatasan provinsi banten. 

Dalam pelaksanaan patroli tim melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sepanjang jalan raya GunungSindur Kecamatan GunungSindur Kabupaten Bogor ProvinsiJawaBarat yang berbatasandengan Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, di lokasi tim melukukan pembersihan dan memberi arahan /larangan terhadap PKL yang berjualan di bahu jalan, trotoar, taman dan saluran irigasi tim menurunkan Baliho yang sudah rusak, penertiban /patroli berjalan aman dan terkendali.

Penertiban Warung Remang di Kota Cibinong
Malam senin (18/6) pukul 22.00 s.d 24.00 warung remang-remang di wilayah kecamatan cibinong disasar oleh Satpol PP Kabupaten Bogor bersama – sama Polres Bogor dan Kodim 0261 Cibinong, dalam operasi razia warung remang-remang tim gabungan merazia dan menjaring 40 orang perempuan malam /pemandulagu yang rata-rata usia 16 tahunataudibawahusia orang dewasa dan belum mempunyai kartu identitas. 40 perempuan tersebut dibawah ke Mako Satpol PP Kabupaten Bogor di data dan dilepas dengan syarat pihak orang tua atau keluarganya datang menjemputnya. (David/Adv)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda