sponsor

sponsor
Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Nasional

Polkam

Karikatur_Kementerian ATR/BPN RI Redistribusi Tanah Pada 2018


Bisnis

Megapolitan

Agraria

Laras Jatim

Regional

Olah Raga

Hukrim

Seni Budaya dan Hiburan

Kesehatan

» » Seorang Wanita Di Temukan Tewas Mengambang Di Dalam Sumur



 Rumah almarhum kusriati,dan foto adik korban (yono) saat menunjukkan sumur yang menyebabkan kakaknya meninggal
Banyuwangi,Larast Post - Seorang wanita ditemukan tewas mengambang di dalam sumur rumahnya,Dusun Krajan Rt 03/Rw 01,Desa Kalibaru Wetan minggu (8/7/17).
Wanita bernama Kusriati (48) ini ditemukan pertama kali menjadi mayat oleh Nanang, ponaannya sendiri yang akan menjenguk korban karena dikabarkan sakit.Nanang mengaku sudah memanggil korban di rumahnya, namun tak kunjung ada jawaban. Nanang akhirnya menuju ke sumur yang terletak di dapur dan mencurigai di dalam sumur ada benda asing. Korban selama ini hidup sendiri, Anak angkat satu-satunya kerja di Bali dan jarang pulang."Perasaan saya kan nggak enak, ke mana kok nggak ada. Padahal korban kan sering sakit-sakitan jadi nggak mungkin kalau pergi jauh," kata Nanang kepada wartawan Laraspost di lokasi, minggu (8/7/2017).

Sementara Kapolsek Kalibaru AKP Bambang Sp lewat kanit reskrim Aipda Yoni belum bisa menduga apakah korban tewas karena terpeleset atau bunuh diri."Masih kita dalami. Apakah korban bunuh diri atau terpeleset," kata Yoni.

‘’Informasi yang dihimpun iGlobal News,korban yang sehari-hari beraktifitas di pasar kalibaru,sebagai pedagang bumbu dapur,paginya saat korban berada di warungnya,ia mengeluhkan kepalanya sakit.Di waktu yang sama saat korban ditemukan didalam sumur,adik korban Yono saat dikonfirmasi awak media iGlobal News mengatakan," embak saya ini memang punya penyakit darah tinggi dan jantung,serta diabet sudah 1 tahun mas? dan sehari-hari almarhumah jualan bumbu di pasar kalibaru.mungkin embak saya saat nimba air buat ambil wuduk,penyakitnya kambuh dan terpeleset jatuh ke dalam sumur,"Jelasnya. Sedangkan evakuasi mayat korban memakan waktu kurang lebih 3 jam. Pasalnya, warga dan aparat polsek Kalibaru hanya menggunakan alat seadanya untuk mengangkat korban. Jasad korban pun tidak dilakukan otopsi, namun langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (Iskak Jayadi)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Silahkan berikan komentar anda