sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Bisnis

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

» » Banyuwangi Gelar Festival Dandang Sewu

Pemerintah Banyuwangi Adakan Festifal Dandang Sewu
Banyuwangi, Larast Post - Untuk mendongkrak dan mengenalkan beberapa macam wisata yang ada di wilayah Kabupaten Banyuwangi supaya dikenal  dunia pariwisata, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggelar Banyuwangi Festival. 

Salah satunya yaitu menghadirkan even terbaru yang diangkat dari beberapa potensi masyarakat. Even tersebut adalah Festival Dandang Sewu (seribu dandang) yang digelar di Dusun Tegal Pakis, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Jumat (4/8/2017). 

Pada acara Festival Dandang Sewu itu, ribuan masyarakat datang berjubel memenuhi area festival untuk melihat dan menyaksikan beberapa atraksi yang dibawakan oleh gabungan 600 siswa siswi TK dan siswa SMK Kalibaru yang berlangsung di areal persawahan. 

Mereka sangat antusias mengikuti festival yang mengangkat potensi desa Kalibaru wetan khususnya Dusun Tegalpakis yang sudah turun temurun menjadi salah satu sumber mata pencaharian warga Tegalpakis dan sekitarnya, yaitu kerajinan beberapa macam peralatan dapur.

Bermacam-macam peralatan memasak menjadi produk utama yang dihasilkan warga setempat, mulai dandang, panci, wajan, tudung saji, gelas, sutil, hingga oven kue. Aneka ragam peralatan masak itupun ditampilkan menjadi background yang menarik, menyatu dengan pesona view gunung minyan,yang ada disebelah selatan membuat indah pada panggung festival Dandang Sewu. 

Pada kesempatan itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, festival ini sebagai salah satu cara mempromosikan potensi warga Dusun Tegalpakis Desa Kalibaru Wetan sebagai pengrajin peralatan masak yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Dusun Tegal Pakis Desa Kalibaru selama ini telah menjadi sentra kerajinan alat masak berbahan dasar aluminium dan stainless di Kabupaten  Banyuwangi. “Ini pertama kalinya festival dandang sewu digelar di Kabupaten Banyuwangi. Dan ini juga adalah bentuk Kami, yakni pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mendukung adanya desa-desa yang mandiri dan berdaya seperti ini. Di sini, hampir seluruh warganya jadi pengrajin peralatan dapur, sangat menarik sekali. Maka, kami akan dorong agar produk-produk mereka bisa mendapatkan pasar yang lebih luas. Salah satunya, kita kenalkan produknya melalui festival semacam ini,” kata Bupati Anas.


Sejak tahun 1970-an, Dusun Tegal Pakis yang asal mula bernama Kampung Sayangan sudah terkenal sebagai kampung pengrajin dandang. Dikampung tersebut dulu hanya ada sekitar 2 sampai 3 pengrajin, kini sudah ada 35 pengrajin dengan kerajinan peralatan dapur yang sama atau beragam.

Kualitas hasil dari pengrajin itu yang bagus, dan membuat produk khas Dusun Tegal Pakis atsu Kampung Sayangan ini banyak diminati masyarakat Kabupaten Banyuwangi maupun masyarakat dari luar kabupaten. Bahkan, telah merambah ke berbagai seluruh Provinsi di Indonesia. 

“Kami akan terus semangat untuk  menggelar even-even untuk mengangkat seluruh potensi desa yang ada di Banyuwangi,untuk meningkatkan daya saing dan memajukan masyarakat kabupaten Banyuwangi,” ujar Anas. 

Festival ini juga dimeriahkan berbagai macam acara,mulai pameran produk unggulan hasil kerajinan Dusun Tegal Pakis tesebut, lomba mewarnai siswa-siswi TK,seni tari kreasi dandang, kesenian jaranan, serta kesenian pencak silat. Di sepanjang pinggir jalan raya Banyuwangi Jember, terlihat rapi deretan puluhan penjual dengan Toko toko peralatan masak hasil dari para pengrajin.

Pada kesempatan acara festival itu juga, Bupati Abdullah Azwar Anas menyempatkan memberi santunan kepada 10 anak yatim warga dusun setempat. (Iskak Jayadi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda