sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » BPRD DKI Jakarta Gelar Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2

Pekan panutan PBB P2 Tahun 2017 di Walikota Jakarta Timur, yang diukuti seluruh UPPD se Jakarta Timur masing-masing Kecamatan diantaranya, UPPD Wilayah Kecamatan Ciracas yang dihadiri oleh Kepala Kantor UPPD Ciracas, Taufik. Foto bersama dengan Kepala UPPD yang lainnya Kamis (10/08), Kecamatan Cipayung, Pasar Rebo, Makasar, Cakung, Duren Sawit, Jatinegara, Pulo Gadung, Kramat Jati dan Kecamatan Klender (Foto Sugiarto Wartawan Laras Post). 
Jakarta, Larast Post – Guna meningkatkan pemasukan pajak, utamanya dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan dan Perkotaan (P2), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2.

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, selama Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, akan membuka pelayanan di seluruh kota administrasi di wilayahnya, yakni Kota Adm. Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur.

Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Ciracas, Taufik melalui juru bicaranya, Kasubag TU UPPD Ciracas, Egie Setawati mengatakan, untuk wilayah Jakarta Timur Pekan Panutan Pembayaran PBB P2, akan dilaksanakan pada Kamis (10/8/2017) di Ruang Serba Guna Blok C Lantai Dasar, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur.

“Surat undangan telah kami sampaikan kepada sejumlah wajib pajak. Diharapkan para wajib pajak dapat memanfaatkan Pekan Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2,” ujarnya, pada Selasa (8/8/2017) di ruang kerjanya.

Disebutkan, untuk UPPD Ciracas target pajak secara keseluruhan sebesar Rp. 125.090.000.000, dan untuk target perolehan PBB sebesar Rp.48.514.000.000. “Kita optimis target itu akan tercapai,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pembayaran PBB-P2 pada acara Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut;

Mobil Layanan Pembayaran PBB yang tersedia di halaman Kantor Walikota Jakarta Timur.
1. Pembayaran Transfer melalui Bank DKI, dengan nomor rekening 503.92.21966.3 Atas nama SS PBB DKI Jakarta, dengan mencantumkan NOP PBB P2, nama WP, kontak person, nomor telpon yang bisa dihubungi.

Setelah melakukan transfer pembayaran, WP dapat melakukan konfirmasi ke Bank DKI di Nomor Telp. 021 4870 2161 ext 111/112/114 atau email ke cabang.walikotajakartatimur@bankdki.co.id.

Validasi pengesahan pembayaran PBB P2, dilakukan maksimal 1 x 24 jam, apabila validasi tidak dilakukan dalam waktu 1 x 24 jam, akan dilakukan pengembalian pembayaran ke bank pengirim.

2. Pembayaran melalui Bank BNI, pembayaran dengan cek atau bilyet giro Bank BNI dapat diproses pada tanggal 10 Agustus 2017. Untuk cek dan bilyet diluar Bank BNI tidak bisa diproses.

3. BRI dan PT Post Indonesia, dapat dilakukan langsung pada acara Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2.

Menanggapi hal ini, Ketua Network for Coruption Watch (NCW) C Herry SL mengatakan, dengan diselenggarakan Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, wajib pajak menjadi diingatkan untuk membayar PBB.

C Herry mengaku, dirinya juga merupakan WP yang mendapat undangan untuk hadir pada Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, dengan Nomor Objek Pajak (NOP) 31.72.011.003.001.0495.0. “Sebagai wajib pajak tentu saya akan memenuhi undangan dan akan melakukan pembayaran PBB pada Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2,” ujarnya, pada Selasa (8/8/2017) di Kantornya di Cipayung, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, pihaknya pada Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 menargetkan, perolehan PBB sebanyak Rp 1,3 triliun.

Edi Sumantri menjelaskan, di Jakarta Pusat perolehan PBB selama Pekan Panutan Pembayaran PBB ditargetkan mencapai Rp 284 miliar dari 234 WP, di Jakarta Selatan perolehan PBB ditargetkan sebesar Rp 269 miliar dari 138 WP, di Jakarta Barat perolehan PBB ditargetkan mencapai Rp 175 miliar dari 206 WP, di Jakarta Timur perolehan PBB ditargetkan sebesar Rp 176 miliar dari 229 WP, dan Jakarta Utara ditargetkan bisa mencapai Rp 407 miliar dari 200 jumlah WP. (her, sg, ram)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda