sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Selebrity

Olah Raga

Update Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018

Klasemen Piala Dunia 2018

» » Genjot Pajak, Pemkot Jakarta Timur Gelar Pekan Panutan PBB-P2 Tahun 2017

Wakil Walikota Jakarta Timur M. Anwar (duduk tengah berkumis) photo bersama UPPD Kecamatan Ciracas beserta rekanan penerima penghargaan Panutan Pajak di Gedung C Walikota Jakarta Timur.
Jakarta, Larast Post - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2017 yang diikuti UPPD Kecamatan se-Kota Jakarta Timur, di Gedung C Serbaguna Walikota Jakarta Timur, pada Rabu (10/8/17).

Nampak hadir Wakil Walikota Jakarta Timur M. Anwar, SSi, MAP, sejumlah Camat dan Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Kecamatan se-Jakarta Timur para Lurah serta undangan korporasi Mitra UPPD, diantaranya Bank DKI, Bank BNI, PT POS Indonesia dan Indomaret. 


Adapun UPPD Kecamatan yang mengikuti Pekan Panutan PBB-P2 itu antara lain Kecamatan Ciracas yang dihadiri Camat Ciracas dan Kepala UPPD PBB Kecamatan Ciracas Taufik. Juga Kecamatan Cipayung, Kecamatan Pasar Rebo, Kecamatan Kramat Jati, Kecamatan Makasar, Kecamatan Jatinegara, Kecamatan Pulogadung, Kecamatan Cakung, Kecamatan Matraman dan Kecamatan Duren Sawit

Wakil Walikota Jakarta Timur saksikan WP bayar PBB di both Bank DKI
di lokasi acara Panutan Pajak PBB-P2 Tahun 2017.
Pada kesempatan itu Wakil Walikota Jakarat Timur, M Anwar mengatakan, Pekan Panutan PBB-P2 2017 ini bertujuan guna meningkatkan penerimaan PBB-P2 untuk pembangunan Kota Jakarta ke arah yang lebih baik lagi.

"Pekan PBB-P2 Tahun 2017 juga merupakan agar seluruh UPPD Kecamatan se-Jakarta Timur memberikan sosialisasi kepada masyarakat atau Wajib Pajak (WP) untuk segera membayar pajak karena pada 31 Agustus 2017 sudah jatuh tempo," ucap M Anwar ketika memberikan sambutan.

M Anwar menyebut, secara umum sektor Pajak Daerah di Provinsi DKI Jakarta terdapat 13 jenis pajak, PKB, BBNKB, PBBKB, PAT, Hotel, Hiburan, Restoran, Reklame, PPJ, Parkir, BPHTB, PBB dan Pajak Rokok. Target penerimaan sektor pajak Provinsi DKI Jakarta tahun 2017 Rp.35,2 trilyun. PBB-P2 ditargetkan dapat memberikan kontribusi 22% atau Rp.7,7 triliun dari total pajak daerah Rp.35,2 trililyun. Namun per tanggal 1 Agustus 2017 realisasi PBB-P2 baru mencapai 2,2 trilyun atau baru 29,18% dari pencapaian target.    

Layanan pembayaran PBB mobile Indomaret dan Bank DKI
depan Gedung D Walikota Jakarta Timur.

Sementara itu, Target PBB-P2 Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur pada tahun 2017 sebesar Rp.848.211.000.000, namun pertanggal 31 Juli 2017 baru mencapai Rp. 236.007.296.284 atau 27,82 % dari target pencapaian.
Untuk itu M. Anwar berpesan agar UPPD Kecamatan dapat menggenjot penerimaan PBB dengan memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat agar taat pajak.

"Untuk mempermudah WP, saat ini pembayaran pajak dapat dilakukan di gerai-gerai dan layanan mobile keliling Bank DKI, Bank BNI, PT POS Indonesia bahkan telah dibuka kanal baru yaitu di supermarket Indomaret, jadi ketika hari libur WP dapat membayar pajak di Indomaret yang sudah tersebar di pelosok pedesaaan," ucap M Anwar di hadapan para Kepala UPPD.     
Pelaksanaan Pekan Panutan PBB-P2 tahun 2017 digelar serentak lima wilayah Kota se-DKI Jakarta yang nantinya diikuti setiap Kecamatan.

Wakil Walikota Jakarta Timur M. Anwar (duduk tengah berkumis) photo bersama UPPD Kecamatan Cipayung beserta rekanan penerima penghargaan Panutan Pajak di Gedung C Walikota Jakarta Timur.

Kebijakan baru bahwa Provinsi DKI Jakarta telah membebaskan PBB dengan NJOP di bawah Rp. 1 milyar sebanyak 1,1 juta SPPT, pengurangan PBB kepada WP tertentu misalnya yang terkena musibah, Rumah Sakit swasta dan sekolah swasta juga veteran, purnawirawan, pensiunan PNS,pengurangan pokok dan penghapusan sanksi piutang PBB tahun 2013 ke bawah sebelum dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta.   


Wakil Walikota Jakarta Timur M. Anwar (duduk tengah berkumis) photo bersama UPPD Kecamatan Cakung beserta rekanan penerima penghargaan Panutan Pajak di Gedung C Walikota Jakarta Timur.

"M Anwar juga berpesan kepada pegawai pajak Jangan pernah melakukan pungli maupun gratipikasi. Jika ada pegawai maupun pejabat pajak melakukan itu segera laporkan, sanksinya bagi pegawai pajak kedapatan pungli akan dipecat. Kita ingin pegawai pajak bersih dari KKN demi pembangunan Kota Jakarta," tutupnya. (her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda