sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Bisnis

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

» » Latihan Angkasa Yudha 2017

Kasau : Ancaman Perang Telah Bergeser Dari Ancaman Perang Tradisional  Ke Arah Ancaman Perang Non Tradisional
Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,S.IP., sedang menyematkan tanda latihan  pada pembukaan latihan Angkasa Yudha tahun 2017 di Ksatrian Seskoau Lembang, Senin (21/8).
Lembang, Larast Post -  Ancaman perang saat ini telah bergeser dari ancaman perang tradisional  ke arah ancaman perang non tradisional. Demikian dikatakan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,S.IP., pada sambutannya di upacara pembukaan latihan Angkasa Yudha tahun 2017 di Ksatrian Seskoau Lembang, Senin (21/8).
           
Dikatakan, latihan Angkasa Yudha merupakan latihan puncak TNI Angkatan Udara dan merupakan akumulasi dari berbagai latihan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.   Latihan Angkasa Yuda ini sebagai refleksi dan hasil investasi dari segala usaha maupun hasil pembinaan  yang selama ini telah dilakukan, baik di bidang intelijen, operasi, personel, logistik, maupun di bidang komlek.

Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,S.IP., saat memeriksa pasukan  pada pembukaan latihan Angkasa Yudha tahun 2017 di Ksatrian Seskoau Lembang, Senin (21/8)
“Oleh karena itu dalam perang modern dituntut adanya tingkat akurasi yang tinggi sehingga dibutuhkan sebuah perencanaan, taktik dan strategi perang udara serta doktrin perang udara yang harus senantiasa dievaluasi, dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kultur perang yang sedang berlaku”, ujar Kasau.

Kasau berharap melalui latihan ini, akan diperoleh gambaran sejauh mana koordinasi antara satuan dan unsur-unsur yang terlibat dalam melaksanakan latihan operasi udara secara mandiri, maupun operasi gabungan TNI.

Pada kesempatan tersebut Kasau menyampaikan beberapa atensi untuk dipedomani yaitu, Pertama, laksanakan latihan ini dengan penuh dedikasi dan semangat tinggi disertai kesungguhan, disiplin, kecermatan dan rasa tanggung jawab. Kedua, manfaatkan latihan ini untuk menyempurnakan doktrin-doktrin yang  berkaitan dengan operasi udara. Ketiga, berdayakan semua sumber daya yang tersedia secara maksimal, sehingga tujuan dan sasaran latihan dapat dicapai. (sg, pen)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda