sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Selebrity

Olah Raga

Update Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018

Klasemen Piala Dunia 2018

» » Lima Calon Pendamping Sudikerta Masih Dirahasiakan

Sudikerta Calon Gubernur Bali Periode 2018- 2023 potong tumpeng dalam acara Dinner dan Konsolidasi Partai Golkar di atas kapal pesiar Bounty Cruise Benoa Denpasar
Denpasar, Larast Post - Dinner dan Konsolidasi bersama kader Partai Golkar, Relawan Sudikerta serta Sahabat Sudikerta Gubernur Bali (SGB) di geladak Kapal pesiar Bounty Cruise milik sesepuh Partai Golkar, Gede Wirata, pada Sabtu (5/8/2017), Dinner tersebut diperuntukkan bagi sahabat SGB, termasuk para relawan, simpatiasan dan juga para tokoh lintas agama.

Dinner dan Konsolidasi bersama Partai Golkar, juga dihadiri Cokorda Pemecutan, Seketaris DPD Partai Golkar Provensi Bali, Sugawa Korry, serta Anggota DPR RI, AA. Bagus Mahendra Putra, yang juga sebagai ketua pemenangan Partai Golkar Bali Nusra (Bali, NTT, NTB).

Sudikerta berharap kepada semua kader Partai Golkar agar melakukan Sosialisasi untuk kemenangan Partai Golkar, baik dalam Pilgub maupun Pileg mendatang.

Terkait pasangan Calon Wakilnya dalam pertarungan nanti dalam pemilihan Gubernur Bali periode 2018-2023, Sudikerta sudah mengantongi lima Nama bakal Calon Wakilnya, namun sampai saat ini Sudikerta masih belum mempublikasikan ke publik, saat di tanya siapa saja nama - nama calon yang akan mendampingi nantinya.

“Sabar dulu mas, nanti bila sudah sampai waktunya pasti saya kasih tahu”, ungkap Sudikerta  juga sebagai Wakil Gubernur Bali yang siap melanjutkan Program Bali Mandara Jilid lll, saat di temui di sela - sela acara Dinner dan Konsolidasi di geladak Kapal Bounty Cruise Benoa Denpasar, pada Sabtu (5/8/2017).

Di tempat yang sama senada dengan Sukerta, AA.Bagus Mahendra Putra mewanti-wanti para kader agar berjuang untuk kemenangan SGB dalam pertarungan Pilgub Bali. “Dengan kemenangan SGB itu kunci untuk pertarungan di Pileg dan Pilpres 2019,”tegasnya.

Sesepuh Partai Golkar Raja Denpasar Cokorda Pemecutan juga menegaskan, kekalahan di Pilpres sebenarnya bukan karena kehebatan lawan politik, tapi para kader melupakan jasa para pendiri Partai Golkar dan berkhianat kepada mereka. “Ingat Partai Golkar adalah partai  besar dan kuat,” tegasnya. (Hanafi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda