sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Bisnis

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

» » Peserta Didik MIN 21 Jakarta Laksanakan Imunisasi MR

Walikelas 4a Meliastuty dan Kabid Kurikulum MIN 21 Jakarta photo bersama siswa peserta imunisasi MR.
Jakarta, Larast Post - Peserta didik MIN (Madrasah Ibtidaiyah) 21 Jakarta melaksanan imunisasi MR (mencegah rubella) di Ruang Kelas III MIN 21 Jakarta, pada Senin (21/8/17).

Pelaksanaan imunisasi MR tersebut atas arahan Kementerian Kesehatan yang mengkampanyekan program imunisasi MR yang digelar pada Agustus-September 2017. Program imunisasi MR ini diberikan pada anak-anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun. 

Adapun yang melaksanakan penyuntikan imunisasi MR terhadap siswa siswi kelas I - kelas VI MIN 21 Jakarta diturunkan tiga orang petugas Puskemas Pulogebang salah satunya dr Lieswaniah dan seorang dokter Agry Ridho dari Puskesmas Kecamatan Cakung.

Menurut dr. Agry Ridho bahwa imunisasi MR ini dapat mengurangi resiko penyakit campak dan rubella. Penyakit ini merupakan infeksi yang menular melalui saluran pernapasan yang disebabkan virus. Campak dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti diare, radang paru-paru, radang otak, kebutaan, bahkan kematian. 


"Adapun rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak. Namun, jika menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, rubella dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan," ucap dr. Agry.

Agry menjelaskan, kecacatan ini dikenal sebagai sindroma rubella kongenital, di antaranya meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian, serta keterlambatan pengembangan. Tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella, tapi penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi.

Kepala Madrasah (Kamad) Faozi M.Pd menanggapi positif kegiatan imunisasi vaksin MR terhadap para siswa MIN 21 Jakarta tersebut. Dengan adanya penyuntikan ini kita harapkan para siswa dapat tercegah dari penyakit campak dan rubella yang dianggap bernahaya itu," ucap Kamad MIN 21 Jakarta.

Sementara itu pemerintah menargetkan untuk tahap pertama, 34,9 juta anak-anak di Pulau Jawa dapat disuntik vaksin MR. Sedangkan 31 juta anak-anak lain di luar Jawa divaksin pada Agustus-September 2018. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan M. Subuh menyebut bahwa program imunisasi vaksin MR ini diberikan secara gratis dan wajib tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. (sugih)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda