sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Olah Raga

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Wisata

Selebrity

» » Halmahera Tengah Studi Banding Pembangunan Gor


Bogor, Larast Post - Belum adanya Gelanggang Olahraga (Gor) di Halmahera Tengah membuat Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melakukan studi banding ke Kota Bogor Rabu (06/09/2017).

Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Halmahera Tengah terpilih didampingi Wakil Bupati sebelumnya serta tim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terlebih dahulu bertandang ke Balaikota Bogor yang disambut langsung Wali Kota Bogor Bima Arya, Asisten Pemerintahan Hanafi dan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora) Kota Bogor Eko Prabowo.

Di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogot, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Halmahera Tengah disuguhkan berbagai video pembangunan infrastruktur Taman Sempur, Pedestrian Kebun Raya Bogor dan rencana pembangunan Gor Pajajaran. Tak hanya dilibatkan video, rombongan Pemerintah Halmahera Tengah tersebut diajak langsung meninjau infrastruktur olahraga di Gor serta perkembangan dunia olahraga di Kota Bogor.

Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara mengatakan, Kabupaten Halmahera Tengah ini baru berusia sepuluh tahun dan disana belum sama sekali memiliki fasilitas olahraga. Padahal, di 2019 mendatang Halmahera Tengah berkesempatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Tak ayal, sebagai Bupati terpilih ia merasa perlu melakukan studi banding ke daerah lain yang dianggap memiliki sarana olahraga mumpuni. 

“Kami memilih Kota Bogor karena jadi lumbung atlet dan peningkatan di bidang olahraganya bagus,” ujarnya. 

Edi mengakui sarana dan prasarana di Kota Bogor cukup bagus dan lengkap, meskipun ada beberapa titik yang memerlukan pembenahan, khususnya di stadion sepakbola. Namun, menurut Edi sejauh ini peningkatan di bidang olahraga Kota Bogor cukup berkembang serta mencetak atlet andalan level nasional. 


“Kedepan kami pun ingin memiliki kompleks olahraga seperti rencana di Kota Bogor agar prestasi atletnya sejalan dengan kualitas sarana dan infrastruktur olahraganya,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dispora Kota Bogor Eko Prabowo menuturkan, pihaknya terus berupaya maksimal agar revitalisasi Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran bisa segera terlaksana dan berjalan sesuai rencana. 

“Master plan-nya kan sudah ada, anggaran juga sudah kami ajukan ke provinsi dan ke pusat. Namun ada juga yang masih dalam tahap pengkajian soal perubahan rencana. Mudah-mudahan keputusan dari Kemenpora juga cepat kami dapatkan,” terangnya. 

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, pembangunan di Kota Bogor tidak hanya berfokus pada infrastruktur tetapi juga kultur. Salah satunya melalui kegiatan olahraga dengan mendeklarasikan sebagai kota pelari dan menggencarkan wisata olahraga. Dengan membidik sasaran dari kegiatan jalan sehat, lari dan sepeda melalui revitalisasi Taman, Lapangan dan Pedestrian. 

"Pembangunan ini bukan hanya aspek fisik untuk kesehatan saja, tapi sosial dan ekonomi dan sekarang yang sedang diusahakan revitalisasi Gor Pajajaran. Saya tidak tenang kalau lapangan sepakbola Gor Pajajaran belum selesai di akhir masa jabatan," pungkasnya. (Vid)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda