sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Disaksikan Bupati Ketum Lantik Ketua DPD PNTI Subang

Bupati Subang, Hj. Imas Aryumningsih, foto bersama usai melantik Ketua DPD PNTI Kabupaten Subang
Subang, Larast Post – Ketua Umum DPP Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Hendrik E. Purnamo, SH, MH, resmi melantik Ketua DPD PNTI Kabupaten Subang, H. Karya Zakaria, Sip, pada Sabtu (11/11/2017), di Dusun Tanjung Sari, Desa Blanakan, Blanakan, Kabupaten Subang.

Pada kesempatan itu, Bupati Subang, Hj. Imas Aryumningsih menyampaikan, PNTI ini merupakan wadah dan media penyalur atas keluhan serta kebutuhan para masyarakat nelayan Subang untuk disampaikan kepada pemerintah. “Wadah ini sangat diperlukan dan bagus. Masyarakat nelayan Subang kususnya se-kecamatan Blanakan, bila tidak ada wadahnya mau meminta dan memohon kepada siapa dan wadah ini yang untuk jadi penyalurnya,” ujarnya.

Bupati Subang juga mengatakan, bahwa pemerintah saat ini sedang berusaha dan berupaya untuk penyediaan alat-alat yang sesuai disaat nanti sudah adanya pelabuhan, karena perlu penunjang yang lebih baik saat mencari ikan. 

“Tak lama lagi kita akan mendapatkan bantuan sebanyak 6 perahu, namun tentunya ini masih kurang kalau nanti pelabuhan sudah ada, tapi tak sebatas pelabuhan Patimban saja yang jadi prioritas. Pemerintah terus ingin membantu seluruh para nelayan sepanjang laut Subang dan sedang berjuang semaksimal mungkin agar masyarakat Subang sendiri dapat beraktifitas dengan lancar dan tidak menjadi penonton,” tegas Bupati Subang.

Lebih lanjut Bupati meminta jajaran pengurus PNTI terus melakukan pembinaan bersama dinas terkait sehigga permasalahan yang ada di nelayan bisa terselesaikan.

Sementara itu, Ketua DPD PNTI Kabupaten Subang, H. Karya Jakaria usai dilantik mengatakan, jauh sebelumnya kerap ada gangguan terhadap nelayan tradisional saat melaut ke luar wilayah Subang. ”Makanya kita hadir untuk membantu berbagai permasalahan yang ada di laut maupun di tambak,” katanya.

Ia menegaskan, begitu mendapat laporan adanya preman-preman di lepas laut yang kerap kali memeras sejumlah nelayan dari Pulau Jawa yang mencari ikan di perairan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian. 

“Sekarang sih mengalir bagaikan air, nelayan kami dari Blanakan, memang sebelumnya sering melaporkan dijegal oleh para bajak laut di perairan luar P Jawa sehingga ada Pos Polisi Pengairan sangat membantu sekali,“ kata H.Karya.

Lebih lanjut H Karya mengatakan, salah satu program PNTI di bidang keamanan bersinergi dengan pemerintah sebagai spionase kejadian yang ada di laut dan tambak dalam menjaga NKRI. 

Termasuk dibidang ekonomi  mengawal dan mempasilitasi nelayan tangkap dan nelayan budi daya untuk mendapat oernodalan baik dari perbankan maupun dari PKBL. “Selain itu juga di bidang hukum dan akan terus mengawal  revisi Perda tentang kenelayanan agar masuk dalam prolekda 2018 sehingga ada kejelasan untuk kedua belah pihak,“ ungkapnya.

Selain Bupati Subang, Hadir pula pada kesempatan itu, sejumlah pengurus wilayah PNTI diantaranya Ketua DPW PNTI Jawa Barat, Drs H. Gunawan Udang,M.SI, Ketua DPRD kabupaten Subang Ir. Beni Murdiono, Muspika kecamatan Blanakan H. Nono Suparno, Sip.MM, Danramil Ciasem Kapten Inf. Ernawan, seluruh pengurus PNTI Kabupaten Subang, pengurus KUD Mina Fajar Sidik Blanakan, pengurus KUD Mina Bahari muara Ciasem, Ketua KUD Karya Bhukti Sejati Desa Jaya Mukti Blanakan, Kapolsek Blanakan beserta anggotanya, para kepala Desa se-kecamatan Blanakan, anggota nelayan laut dan tambak Blanakan, tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (Dikin)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda