sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Dunia Indah Tanpa Narkoba

Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20/D I Lanud Sultan Iskandar Muda Ny. Poppy Suliono beserta pengurus dan siswa SMK Negeri Penerbangan Aceh foto bersama. (Foto Pen Lanud SIM).
Aceh, Larast Post - “Dunia Indah Tanpa Narkoba” diangkat sebagai topik saat PIA Ardhya Garini Cabang 20/D I Lanud Sultan Iskandar Muda mengadakan acara sosialisasi bahaya Narkoba dalam rangka menyemarakan Indonesia Jaya 2017 dan menyambut HUT Ke-61 PIA Ardhya Garini di GOR Praka Sutrisno Lanud Sultan Iskandar Muda. Senin (20/11). 

Dengan menghadirkan Kasi Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Manusia (P2M) BNNP Aceh Bapak Masduki, S.H., sebagai narasumber, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20/D I Lanud Sultan Iskandar Muda Ny. Poppy Suliono berharap tujuan diselenggarakan kegiatan ini dapat ,mencapai sasaran, yaitu mengajak generasi muda penerus bangsa untuk hidup sehat dan menjauhi Narkoba yang merupakan salah satu penghacur masa depan. 

“Efek yang dirasakan hanya kesenangan sesaat, halusinasi dan euphoria belaka. Tetapi setelah itu kerusakan permanen pada jaringan otak, fisik dan mental. Sehingga mari bersama-sama ciptakan dunia indah tanpa Narkoba,” ujar Ny. Poppy Suliono saat menyampaikan sambutannya. Menanggapinya, Bapak Masduki mengatakan bahwa Indonesia dihadapkan pada kondisi darurat Narkoba, karena penggunaan, peredaran dan penyalahgunaan Narkoba sudah menyasar pada anak-anak kecil dengan variasi modus operadi. “Untuk itu, mari bentengi diri dengan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pandai-pandai dalam bergaul juga memilih teman,” katanya. 

Provinsi Aceh, menurutnya, berada di peringkat ke-12 terbanyak penggunaan Narkoba se-Indonesia. Tidak menutup kemungkinan posisi ini akan terus naik jika generasi muda tidak peduli akan bahaya Narkoba. “Mari para orang tua, anak-anak dan seluruh lapisan masyarakat untuk cegah dini dan deteksi dini terhadap segala bentuk yang berkaitan dengan Narkoba. Ini adalah proxy war yang mampu menghancurkan sebuah negera suatu saat nanti,” tegasnya.

Dalam sesi tanya jawab, peserta yang hadir baik dari Ibu-ibu PIA Ardhya Garini Cabang 20/D I Lanud Sultan Iskandar Muda maupun siswa SMK Negeri Penerbangan Aceh sangat antusias memberikan pertanyaan tercatat sebanyak delapan pertanyaan yang dijawab oleh narasumber terkait masalah Narkoba. Satu pertanyaan diapresiasi narasumber, “Kenapa Generasi Muda sebagai sasaran utama dari peredaran Narkoba?” jawabnya, betapa pentingnya peran pemuda dan remaja dalam membangun negeri, makanya pemuda menjadi incaran pengedar Narkoba agar ketergantungan sehingga mampu melemahkan sebuah negara. Untuk itu, lanjutnya lagi, pemberantasan Narkoba tidak bisa dilakukan oleh satu elemen masyarakat saja dan pencegahan serta pemberantasan Narkoba harus terpadu, integral dan komprehensip.

Usai memberikan materi, Kasi Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Manusia (P2M) BNNP Aceh  Bapak Masduki, S.H., menerima cindera mata dari Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20/D I Lanud Sultan Iskandar Muda Ny. Poppy Suliono, kemudian dilanjutkan materi Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang disampaikan Kakum Lanud Sultan Iskandar Muda Kapten Sus Helmi Wardoyo, S.H. (her, sg/Pentak SIM)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda