sponsor

sponsor
Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Nasional

Polkam

Karikatur_Kementerian ATR/BPN RI Redistribusi Tanah Pada 2018


Bisnis

Megapolitan

Agraria

Laras Jatim

Regional

Olah Raga

Hukrim

Seni Budaya dan Hiburan

Kesehatan

» » HKN ke-53 di Malang, Libatkan Lintas Sektor Melalui Germas Hidup Sehat

Bupati Malang Dr. H. Rendra,  sebagai inspektur upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada Senin (12/11/2017) pagi,
Malang, Laras Post – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53 mengangkat Tema, Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku. 

“Tema tersebut, sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga yang menekankan keluarga sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat,” kata Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K), dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna sebagai inspektur upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada Senin (12/11/2017) pagi,

Selain itu, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan terdapat 12 indikator pelayanan dasar, 8 Indikator Keluarga Sehat, sedangkan Indikator SPM hanya 4 (empat), hal ini, yang harus dilakukan kabupaten/kota dengan pencapaian harus 100%. Rendra menambahkan, selain penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, pembangunan kesehatan juga perlu melibatkan lintas sektor melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Hal tersebut didasarkan pada kenyataan bahwa keberhasilan Program Kesehatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan lintas sektor terkait. “Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan mendorong terlaksananya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Karena dengan GERMAS, kita mengajak kerja sama lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat, yang pada akhirnya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat,” ujar Rendra.

Dengan program tersebut tentunya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tinginya sehingga tercipta masyarakat yang produktif serta dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional,” harap Bupati dua periode itu. 

Upacara yang berlangsung di halaman luar stadion Kanjuruhan Kepanjen tersebut, juga dihadiri Wakil Bupati Malang, Wakapolres Malang, Kepala BNN Kab. Malang, serta Seluruh Kepala OPD, dan  lebih dari 2000 peserta undangan yang terdiri dari organisasi profesi seperti IDI, IBI, Perawat, dan Apoteker, serta Kepala Puskesmas, juga Kader Kesehatan se-Kabupaten Malang.

Usai upacara Bupati berkesempatan menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada, 1.Puskesmas Gondanglegi, sebagai Puskesmas terbaik ketiga tingkat Provinsi Jawa Timur, 2.Smart Health, sebagai inovator deteksi dini penyakit jantung dan pembuluh pertama Indonesia berbasis aplikasi Android, 3.Desa Wonorejom sebagai Desa asuhan Mandiri pelayanan kesehatan tradisional melalui pemanfaatan tanaman obat tradisional tingkat Provinsi JawaTimur, 4.Taufik Dzuroikhan, sebagai juara I Putra lomba DutaKesehatan Remaja tahun 2017, 5.Anna, sebagai juara I lomba lukis poster kesehatan tingkat SLTP, 6.Poskesdes Krebet, sebagai juara ke-4 Poskesdes Berprestasi tingkat Provinsi Jawa Timur. 7.Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung sebagai, juara III Desa Siaga aktif tingkat Provinsi JawaTimur, 8.Pangkalan Dokter Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Wajak, sebagai juara III lomba Krida SBH tingkat Provinsi JawaTimur, 9.Pondok Pesantren An-Nur, Kecamatan Bululawang, sebagai juara III lomba PHBS melalui dakwah tingkat Provinsi Jawa Timur, dan Puskesmas Turen, dengan Inovasi Home Care Permata sebagai pendukung Government Award dalam pelayanan publik versi Kemendagri tahun 2017. (al) 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Silahkan berikan komentar anda