sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Kades Se-Kecamatan Blanakan, Menghadiri Pelantikan Ketua DPD PNTI Kabupaten Subang

PNTI Hadir Membantu Solusi Persoalan Nelayan Subang


Para Kepala Desa se-Kecamatan Blanakan yang turut hadir pada pelantikan Ketua DPD PNTI Subang.
Subang, Larast Post - Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Blanakan menghadiri Pelantikan Ketua DPD Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kabupaten Subang, di kediaman Ketua DPD PNTI, H.Karya Zakaria.Sip, Dusun Tanjung Sari, Blanakan, Subang, pada saptu (11/11/17).

pada acara tersebut merupakan bentuk kebersamaan aparatur pemerintah Kecamatan dengan masyarakat khususnya pemerintah Desa. Pada Kesempatan itu juga menjadi ajang silaturahim serta bersifat gotong royong, guna persatuan dan kesatuan untuk membangun pemerintahan Kecamatan Blanakan maupun Kabupaten Subang, sehingga akan lebih maju demi kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu yang hadir jajaran Kepala Desa (Kades), se-Kecamatan Blanakan, antara lain, Dartim Kades-Jaya Mukti, Ita Sudita Kades-Muara, Casdam Kades-Cilamaya Girang, Tolib AR Rosadi Kades-Langgen Sari, Warta Kusuma Kades-Rawa Mekar, Syukur Kades-Tanjung Tiga, H.Kasam Afandi Kades-Blanakan, Rahmat Hidayat Kades-Cilamaya Hilir, Siti Muslihah Kades-Rawameneng.

Ketua DPD PNTI Kabupaten Subang, H. Karya Jakaria usai dilantik mengatakan jauh sebelumnya kerap ada gangguan terhadap nelayan tradisional saat melaut ke luar wilayah Subang.”Makanya kita hadir untuk membantu berbagai permasalahan yang ada di laut maupun di tambak," katanya.

Begitu pihaknya mendapat laporan adanya preman-preman di lepas laut yang kerap kali memeras sejumlah nelayan dari Pulau Jawa yang mencari ikan di perairan langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

"Sekarang sih mengalir bagaikan air nelayan kami dari Blanakan. Memang sebelumnya sering ada laporan dijegal oleh para bajak laut di perairan luar P Jawa sehingga ada Pos Polisi Pengairan sangat membantu sekali,“ kata H.Karya.

Salah satu program PNTI di bidang keamanan bersinergi dengan pemerintah sebagai spionase kejadian yang ada di laut dan tambak dalam menjaga NKRI. Termasuk dibidang ekonomi  mengawal dan mempasilitasi nelayan tangkap dan nelayan budi daya untuk mendapat oernodalan baik dari perbankan maupun dari PKBL. “Selain itu juga di bidang hukum dan akan terus mengawal  revisi Perda tentang kenelayanan agar masuk dalam prolekda 2018 sehingga ada kejelasan untuk kedua belah pihak,“ pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Subang, Hj.Imas Aryumningsih yang turut hadir pada acara tersebut, menyambut baik keberadaan PNTI di Subang sebagai wadah nelayan tradisional yang jumlahnya di Subang mencapai 6.000 nelayan.

“Kita sedang berusaha untuk penyediaan alat yang sesuai menjelang adanya pelabuhan Patimban. Karena perlu penunjang yang lebih baik saat mencari ikan nanti. Sebab bantuan yang pernah diberikan 6 perahu masih kurang bila pelabuhan besar sudah ada.

"Untuk itu Pemkab Subang meminta jajaran pengurus PNTI terus melakukan pembinaan bersama dinas terkait sehigga permasalahan yang ada di nelayan bisa terselesaikan,“ pungkas Bupati.(Dikin)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda