sponsor

sponsor
Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Nasional

Polkam

Karikatur_Kementerian ATR/BPN RI Redistribusi Tanah Pada 2018


Bisnis

Megapolitan

Agraria

Laras Jatim

Regional

Olah Raga

Hukrim

Seni Budaya dan Hiburan

Kesehatan

» » MIN 21 Jakarta Peringati Hari Guru Nasional 2017

Para Dewan Guru MIN 21 Jakarta photobersama sesaat sebelum pelepasan balon.
Jakarta, Larast Post - Peserta didik beserta para dewan guru MIN 21 Jakarta Timur melaksanakan upacara Hari Guru Nasional (HUT PGRI) ke 72, di halaman utama MIN 21 Jakarta, Jl. Rawakuning, Pulogebang, Jakarta Timur, pada Senin (27/11/17).

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua Kurikulum, Andri Budiman sebagai Pembina Upacara, sementara bertugas sebagai Inspektur Upacara Muhibbatun dan bertugas sebagai Paskibraka (Pasukan Pengibar bendara merah putih) para Dewan Guru MIN 21 Jakarta.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dilanjutkan pembacaan naskah Pancasila oleh Sahrina (Wali Kelas 5a) dan UUD 1945 dibacakan salah seorang dewan guru Diana, sementara Ikrar Guru dibacakan Wali Kelas 2a, Sido.

Pada kesempatan itu, Andri Budiman dalam sambutannya mengatakan, guru merupakan pahlawan tanpa jasa, namun peranan guru sangat penting pada dunia pendidikan. "Karena guru orang bisa menjadi PNS, pejabat TNI, pejabat Polri, pejabat pemerintahan, bahkan bisa menjadi Presiden serta menjadi generasi penerus bangsa agar lebih baik ke depan," ucap Andri.

Komite sekolah menyerahkan kue ulang tahun kepada salah seorang guru Andri Budiman.

Untuk itu, Andri berpesan kepada para pelajar khususnya peserta didik MIN 21 jakarta, agar selalu ingat terhadap jasa para guru. "Sebab, guru tidak ada kata bekas guru, dimana pun kalian berada itu adalah guru kalian semua, disamping orang tua kalian guru akan selalu membimbing kalian ke arah jalan yang benar, menjadi penerus bangsa yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara Indonesia," tegas Andri.

Untuk itu, Andri berharap, dengan memperingati hari guru semoga para peserta didik MIN 21 Jakarta lebih giat belajar, kreatif dan berkarya, lebih pandai dan dapat menjadi pemimpin-pemimpin di negeri ini. 

"Dengan akhlak yang baik, suri tauladan yang baik dan jiwa semangat yang baik, saya yakin kalian adalah calon pemimpin bangsa yang akan datang," ucap Andri memberi semangat kepada seluruh anak didiknya.

Usai upacara digelar para Guru MIN 21 yang dipimpin Andri Budiman melakukan pelepasan balon ke udara diiringi para peserta didik menambah suasana perayaan Hari Guru Nasional (PGRI) di MIN 21 Jakarta berlangsung meriah.

Digelar pula pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun tanda rasa syukur atas pengabdian kepada tanah air, agar generasi bangsa khususnya siswa siswi MIN 21 Jakarta menjadi putra putri bangsa yang berguna. "Selamat Hari Guru Nasional ke 72 untuk kita semua, semoga pengabdian kita akan terus berlanjut hingga akhir hayat," pungkasnya. 

Photo bersama pada pemotongan tumpeng, Hari Guru Nasional di MIN 21 Jakarta.

Sejarah Singkat Hari Guru Nasional
Hari Guru Nasional ini sudah dicetuskan sejak tahun 1994 lalu berdasarkan keputusan presiden, yaitu Kepres No. 78 Tahun 1994 dan juga ditulis di UU No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen yang menetapkan tanggal 25 November merupakan Hari Guru Nasional yang diperingati bersamaan dengan ulang tahun PGRI. 
Nama perkumpulan guru sebenarnya sudah ada sejak jaman pemerintahan Belanda, yang diberi nama dengan Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada tahun 1912. Perkumpulan ini beranggotakan guru bantu, guru desa, kepala sekolah dan lainnya. Lalu, karena para guru sangat ingin sekali mendirikan negara sendiri, mereka mengubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) pada tahun 1932.

Terbentuknya PGRI
Hari guru tercetus sejak 2 bulan setelah kemerdekaan Indonesia, yakni tanggal 24 sampai 25 November 1945. Para guru membentuk kongres guru untuk mendukung kemerdekaan Indonesia di kota Surakarta. Kongres ini merupakan tempat berkumpulnya para guru yang berjuang mempertahankan pendidikan di Indonesia di tengah penjajahan. Mereka adalah guru yang masih aktif mengajar, pensiunan para pejuang, pegawai pendidikan dan lainnya.

Pada tanggal 25 November 1945 mereka menyebut dengan nama PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia). Sayangnya, belum ada keputusan resmi dari para pemerintah saat itu untuk menjadikan sebagai hari resmi nasional. Hingga pada tahun 1994, di situs resmi PGRI ini tercetuslah hari guru nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November. Tercetusnya hari guru ini karena untuk mengenang jasa dan perjuangan para guru memperjuangkan pendidikan rakyat Indonesia dan kemerdekaan Indonesia.(sugih)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Silahkan berikan komentar anda