sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » MMC Anggap Disdik Kab Malang 'Restui' Pungli Di Sekolah

Bagus Yudistira.
Malang, Larast Post - Menanggapi viralnya berita di beberapa media online maupun cetak terkait masih adanya pungutan biaya pendidikan di Kabupaten Malang, Ketua Malang Media Community MMC, Bagus Yudistira, pada Rabu (29/11/2017) kepada wartawan, anggap Dinas Pendidikan (Disdik) beri peluang (merestui) kepada lembaga pedidikan untuk lakukan pungutan di sekolah.

Pasalnya, pada pemberitaan yang beredar belum lama ini, Kepala Bidang Sekolah Menengah (Kabid Sekmen) Dinas pendidikan Kabupaten Malang, Puji Herawati mengatakan, kalau pungutan biaya pendidikan itu sah-sah saja.

Hal ini membuat Bagus geram atas staitment yang dilontarkan Kabid Sekmen Dinas Pendidikan Kabupaten Malang tersebut. Bagus juga mengatakan, penjelasan kabid Sekmen dimaksud dianggap sengaja untuk buka peluang bagi para penguasa lembaga pendidikan baik tingkat SD/SMP Negeri di Kabupaten Malang.

Sebab, menurutnya, kalau mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) No 87 tahun 2016 tentang Satuan tugas (Satgas) Pungli, sudah sangat jelas dikatakan bahwa ada 58 poin pungutan biaya pendidikan yang tidak boleh dilakukan.

"Adanya keluhan dari masyarakat dan penjelasan Kabid Sekmen itu, saya anggap pemerintah yang sekarang tidak ubahnya kembali pada sistem pemerintahan orde baru, dan saya juga anggap Dinas Pendidikan sengaja beri peluang kepada para lembaga pendidikan untuk lakukan pungutan di Sekolah,” ujar Bagus. "Perpres No. 87 tahun 2016 tentang Saber Pungli sudah sangat jelas diatur, bahwasanya semua jenis tarikan di dunia pendidikan apapun bentuknya tidak diperbolehkan," pungkasnya.(al)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda