sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Operasi Zebra 2017, Polda Jatim Libatkan 2.557 Personel

Karoops Polda Jatim Kombes. Pol. Herry Sitompul bersama Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol. Ibnu Isticha ketika memberikan keterangan Pers.

Surabaya, Larast Post - Polda Jawa timur menggelar upacara kesiapan menjelang Operasi Zebra tahun 2017 yang digelar mulai hari ini, Rabu tanggal 1 - 14 Nopember 2017 di seluruh wilayah hukum Polda Jatim dengan melibatkan 2.557 personel dengan 1.013 armada kendaraan bermotor.

Bertindak sebagai Inspektur upacara Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda Jatim Kombes. Pol. Herry Sitompul.

Sejumlah instansi hadir dalam upacara meliputi personel TNI, Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan Jawa timur.

"Apel gelar pasukan untuk mengetahui kesiapan personel secara keseluruhan sehingga operasi bisa berhasil dan sesuai tujuan bersama," papar Herry mengawali sambutannya, pada Rabu (01/11).

Pihaknya menyampaikan jika ada sekitar 356 pelanggaran lalu lintas menyangkut pelanggaran melawan arus, berhenti di sembarang tempat hingga spesifikasi kendaraan yang tidak sesuai dengan administrasi.

Usai apel digelar, Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol. Ibnu Isticha menambahkan, bahwa apel gelar pasukan kali ini merupakan bagian dari cipta kondisi menjelang operasi lilin menghadapi perayaan natal 2017 dan tahun baru 2018 mendatang.

Selama operasi nantinya, petugas akan melakukan penegakkan hukum bagi pelanggar lalu lintas. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan upaya preemtif dan preventif berupa pembinaan ke-lalu-lintasan bagi calon pengguna jalan.

Pihaknya menargetkan operasi rutin digelar ini bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, pelanggaran dan fatalitas kecelakaan.

"Kalau meniadakan memang sulit, tapi zero accident tujuannya itu. Tapi yang jelas dengan penegakkan hukum bisa mengurangi sedikit banyak angka kecelakaan lalu lintas," ucap Ibnu.

Secara prosentase Ibnu juga menyebut bahwa angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di seluruh Jawa timur dengan korban meninggal dunia sekitar 5 orang setiap hari.

"Anda bisa bayangkan, jika dibuat rata-rata korban meninggal 1 bulan nya berapa?" tutupnya.(Muji)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda