sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Warga Mabesau Peringati Hari Pahlawan

 Asops Kasau Marsda TNI Barhim selaku Irup pada upacara melakukan penghormatan kepada bendera merah putih pada upacara peringatan hari Pahlawan di Mabesau, Cilangkap Jakarta.
Jakarta, Larast Post - Detik-detik peringatan hari Pahlawan diperingati oleh warga Mabesau, Cilangkap Jakarta dalam sebuah upacara militer, dengan Inspektur Upacara (Irup) Asisten Operasi (Asops) Kasau Marsekal Muda (Marsda) TNI Barhim, Jumat (10/11).    

Upacara yang juga diikuti oleh beberapa Perwira Tinggi (Pati) TNI AU dan diwarnai dengan pengibaran bendera merah putih itu juga di isi dengan kegiatan mengheningkan cipta selama satu menit mengenang arwah para pahlawan.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Asops Kasau, mengatakan pentingnya sebuah harapan seperti yang ditunjukkan para pahlawan sebagai modal untuk menggerakkan bangsa Indonesia menyongsong masa depan yang lebih baik.   Harapan menjadi penting karena dapat menimbulkan optimisme  hidup sekaligus membuka potensi diri.

“Dengan harapan kita akan punya vitalitas dan daya hidup kemanusiaan, yang berarti kita juga akan membangun kehidupan bernegara, sebuah rumah tangga politik kebangsaan dan kenegaraan” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa.

Ditambahkan,  harapan akan masa depan yang lebih baik tersebut saat ini telah ditambatkan oleh pemerintah  melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia, yaitu terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Dalam mewujudkan visi tersebut, menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa,  pemerintah telah mewujudkan  sembilan agenda prioritas  pemerintahan  yang dituangkan dalam konsep Nawacita, yang mencakup ranah  mental kultural, material dan ranah politik. (Sg, dris, Pen)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda