sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

Jadwal PD 2018

Update Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018

Klasemen Piala Dunia 2018

» » Danlanud Sim Hadiri Upacara Peringatan Hari Juang Kartika

Photo bersama usai peringatan Hari Juang Kartika di Aceh Besar.
Aceh Besar, Larast Post - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suliono, S. Sos hadiri Upacara peringatan Hari Juang Kartika di Lapangan Blang Padang, pada Jumat (15/12/17).

Kodam Iskandar Muda (IM) menggelar puncak peringatan Hari Juang Kartika hari ini, selebrasi tiga gajah dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh pun disuguhkan dalam acara ini. Gajah-gajah tersebut merupakan maskot Kodam, dan dikenal memiliki ikatan historis dengan figur Sultan Iskandar Muda yang memang pernah memiliki hewan mamalia raksasa berbelalai itu sebagai salah satu kendaraannya di era pemerintahannya dulu.

Selain tiga ekor gajah, beberapa perahu prototype juga disuguhkan untuk pentas sosiodrama kolaborasi antara prajurit Rindam Iskandar Muda, ibu-ibu Persit dan Kowad serta mahasiswa UIN Ar-Raniry dan Unsyiah, Banda Aceh. Sosiodrama historikal akan mengangkat kisah perjuangan Sultan Iskandar Muda.

Pada kesempatan ini Pangdam Iskandar Muda(IM), Mayjen TNI Moch Fachrudin, S. Sos selaku Inspektur Upacara menyampaikan Amanat Kasad Jenderal TNI Mulyono.Dalam Amanatnya KASAD mengatakan Selamat Hari Juang Kartika dan "Dirgahayu TNI Angkatan Darat, kepada segenap Prajurit dan ASN Angkatan Darat beserta keluarga dimanapun berada dan bertugas.Mari kita menundukkan kepala sejenak, mengenang jasa para pahlawan dan pendahulu yang telah melahirkan serta membesarkan TNI Angkatan Darat, seraya berdoa semoga amal bakti dan perjuangannya diterima dan dicatat sebagai amal ibadah oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Tepat 72 tahun yang lalu, para pendahulu kita telah menorehkan catatan yang sangat penting dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, yaitu peristiwa Palagan Ambarawa. Meski dengan senjata dan perlengkapan yang sangat sederhana, kesatuan-kesatuan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang merupakan cikal bakal TNI, bersama rakyat berhasil memenangkan pertempuran secara gemilang dengan memukul mundur tentara Sekutu yang memiliki persenjataan dan kemampuan taktik serta strategi perang yang jauh lebih modern di masa itu.

Palagan Ambarawa adalah simbol kemanunggalan TNI AD dan rakyat Indonesia. Hubungan antara TNI AD dan rakyat bukanlah sebatas hubungan profesionalitas belaka, namun lebih dari itu, TNI AD memiliki hubungan biologis dengan rakyat Indonesia karena dilahirkan dari rakyat sehingga senantiasa membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Rakyat adalah pendukung dan penguat perjuangan TNI AD dalam setiap tugas yang diemban. Kondisi di atas tersirat dalam tema yang ditetapkan pada Hari Juang Kartika tahun 2017 ini, yaitu MANUNGGAL DENGAN RAKYAT, TNI AD KUAT. dan perlu diketahui Hari Juang Kartika dilaksanakan upacara secara terpusat maupun secara tersebar secara sederhana. TNI AD juga melaksanakan acara syukuran, ziarah dan Lomba Lari 10 KM yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Kodam dan melibatkan 67.328 orang dari berbagai kalangan. Selain itu, dilaksanakan pula berbagai kegiatan bakti sosial seperti pemberian Sembako sejumlah 27.152 paket, santunan kepada 2.976 orang Veteran dan Warakawuri, donor darah sejumlah 20.460 orang, khitanan massal sejumlah 2.486 orang, operasi bibir sumbing sejumlah 247 orang, operasi katarak sejumlah 2.668 orang dan pengobatan massal sejumlah 19.262 orang serta dibidang karya bakti, telah dilaksanakan penanaman 149.490 pohon di seluruh wilayah.

Pada kesempatan ini pula KSAD mengingatkan,Tahun 2018, merupakan tahun politik, terkait dengan hal tersebut, tentunya akan ada pihak-pihak yang berusaha untuk menarik institusi maupun personel TNI AD untuk terlibat didalamnya. Untuk itu, saya akan mengingatkan para prajurit sekalian seperti yang diamanatkan Panglima Besar Jenderal Sudirman bahwa TNI jangan sampai dikuasai oleh partai politik manapun juga, TNI AD harus netral dan tidak boleh terlibat, dilibatkan atau melibatkan diri dalam politik praktis. Kepercayaan tertinggi yang diberikan oleh masyarakat Indonesia kepada institusi TNI akhir akhir ini merupakan prestasi dan bukanlah sesuatu yang diminta maupun direncanakan, melainkan suatu bentuk pengakuan dan penghargaan rakyat Indonesia kepada TNI, termasuk kita, prajurit TNI AD didalamnya. TNI AD tak boleh berbangga dan jumawa karena kepercayaan ini justru menjadi pemacu bagi kita dalam memberikan dharma bakti yang terbaik bagi rakyat dan Bangsa Indonesia.

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Moch Fachrudin, S. Sos juga menyampaikan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika 2017 yang bertemakan “Manunggal dengan Rakyat TNI AD Kuat” ini berbagai kegiatan sudah dilaksanakan secara serentak, yaitu karya bhakti dan bakti sosial.

Pada peringatan Hari Juang Kartika ini, Kodam IM juga menggelar acara syukuran di Lapangan Blang Padang yang dilaksanakan setelah upacara selesai. Sedangkan beberapa bakti sosial yang diadakan Kodam IM antaranya, aksi donor darah, operasi bimbing sumbing, katarak, operasi hernia, dan sunatan massal, serta pengobatan massal.Dalam kegiatan donor darah tersebut juga diikuti Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Moch Fachrudin SSos, dan Brigjen TNI Oerip Soekoco sebagai Pati utusan dari Mabesad untuk meninjau kegiatan Hari Juang Kartika di Kodam Iskandar Muda. Selain itu juga hadir mendampingi para Asisten Kasdam IM, para Kabalak serta diikuti ratusan prajurit dan puluhan Persit segenargizun Banda Aceh.

Pangdam mengatakan momentum kegiatan bakti sosial kesehatan yang digelar diprioritaskan pada kegiatan donor darah, khitanan massal, operasi katarak, operasi bibir sumbing dan pengobatan massal. Selain itu, kegiatan bakti sosial kesehatan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Kodam IM terhadap kesulitan yang dialami masyarakat.Ragam kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Kodam IM selain bakti sosial dan olahraga bersama, yaitu pemberian santunan kepada warakawuri dan pejuang veteran, pembersihan lingkungan dan rumah ibadah, penghijauan, rehab benteng Iskandar Muda hingga aksi sosial berupa pemberian sembako dan santunan kepada rakyat yang membutuhkan yang langsung diserahkan oleh Pangdam dan Ketua Persit Kartika Candra Kirana PD Iskandar Muda.

Selain itu juga ada kegiatan penanaman pohon yang merupakan bagian dari aksi merespon isu pemanasan global. Kegiatan Penghijauan tersebut dilakukan secara serentak di seluruh jajaran Kodam IM yang meliputi dua korem dan 16 kodim. Sebagai tanda penghargaan kepada para Pahlawan, dalam rangkaian acara Hari Juang Kartika, Kodam IM juga melaksanakan ziarah ke beberapa Taman Makam Pahlawan, seperti halnya ziarah yang langsung dipimpin Pangdam di TMP Peuniti, Banda Aceh, Kamis (14/12). 

Pada kesempatan itu pun, Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suliono, S.Sos., mengucapkan Selamat Hari Juang Kartika dan "Dirgahayu TNI Angkatan Darat. Semoga TNI Angkatan Darat semakin Jaya.

Turut hadir pada upacara Peringatan Hari Juang KartikaWakil Gubnur Aceh Nova Iriansyah, Pati dari Mabesad Brigjen TNI Oerip, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Drs. Bambang Soetjahjo, Wakil Ketua I DPRA Drs Sulaiman Abda, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Sekda Aceh Dermawan, Irdam IM Kolonel Inf Fajar Budiman, Danpomdam Iskandar MudaKolonel Cpm Kemas Ahmad Yani Yulianto, Danrindam Iskandar Muda Kolonel Inf Niko Fahrizal, Aslog Kodam IM Kolonel Czi Suprayogi, para Komforpimda, pejabat TNI/Polri, masyarakat, di sekitar Banda Aceh.(sugih/penau)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda