sponsor

sponsor
Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Nasional

Polkam

Karikatur_Kementerian ATR/BPN RI Redistribusi Tanah Pada 2018


Bisnis

Megapolitan

Agraria

Laras Jatim

Regional

Olah Raga

Hukrim

Seni Budaya dan Hiburan

Kesehatan

» » Jalin Soliditas, Petinggi TNI Dan Polri Terbang Bersama Sukhoi

Penganugerahan Wing Penerbang Kehormatan 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Tito Karnavian, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, seaat sebelum terbang bersama pesawat tempur Sukhoi-30 MK2 pada Rabu (20/12/17).  (photo Egy)

Jakarta, Larast Post - Panglima TNI selaku Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Prof. M.Tito Karnavian, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, melaksanakan terbang kehormatan menggunakan pesawat tempur Sukhoi-30 MK2 bertempat di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (20/12/17).

Keempat pesawat Sukhoi take off pada pukul 09.00.wib dari Lanud Halim Perdanakusuma dan melaksanakan terbang di South area (atas laut Selatan Jawa Barat) pada ketinggian 10.000-15.000 feet.

“Melaksanakan terbang dengan pesawat Sukhoi, tujuannya selain untuk penganugerahan Wing Penerbang Kehormatan kepada Kapolri,Kasad dan Kasal, sekaligus untuk menjaga soliditas TNI-Polri yang telah terjalin sangat baik & dibina selama ini, sehingga dapat dipertahankan dan akan semakin kuat,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Komposisi formasi dipiloti para penerbang yang terdiri, Panglima TNI dengan penerbang Letkol Pnb Anton Palaguna, Kapolri dengan penerbang Kolonel Pnb David Johan Tamboto, Kasad dengan penerbang Letkol Pnb Vincentius dan Kasal dengan penerbang Mayor Pnb Setyo.

Manuver terbang yang dilaksanakan meliputi formasi fluid four dan fighting wing (formasi dengan jarak siap tempur). Selain itu juga melaksanakan patroli di pantai Selatan pulau Jawa pada ketinggian 15.000 feet di atas permukaan laut. "Namun dikarenakan keadaan cuaca berawan sehingga terbang dengan sedikit berzig-zag untuk menghindarinya," Pungkas Hadi. (egy/sugih/dispenau) 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Silahkan berikan komentar anda