sponsor

sponsor
Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Nasional

Polkam

Karikatur_Kementerian ATR/BPN RI Redistribusi Tanah Pada 2018


Bisnis

Megapolitan

Agraria

Laras Jatim

Regional

Olah Raga

Hukrim

Seni Budaya dan Hiburan

Kesehatan

» » Presiden Jokowi Lantik Marsekal Hadi Tjahjanto Sebagai Panglima TNI

Presiden Jokowi ketika menyematkan tanda jabatan Panglima TNI kepada Marsekal Hadi Tjahjanto.

Jakarta, Larast Post - Presiden Joko Widodo melantik Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI di Istana Negara Jakarta, pada Jumat (8/12/17) petang. 

Pelantikan panglima itu berdasarkan Keputusan Presiden yang ditetapkan 8 Desember 2017 di Jakarta dan ditandatangani langsung Presiden Joko Widodo. Sementara dalam keputusan tersebut turut menandatangani sebagai saksi Menteri Pertahanan ryamizard ryacudu dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. 

Panglima baru Marsekal Hadi Tjahjanto salam komando bersama Panglima TNI pendahulunya Jenderal Gatot Nurmantyo.

Pada upacara pelantikan itu dihadiri Wapres Jusuf Kalla, Megawati Soekarno Putri, sejumlah Menteri dan sejumlah Ketua Lembaga Negara. 

Juga dihadiri Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, KSAD Jenderal Mulyono, KSAL Laksamana Ade Sopandi, sejumlah pejabat tinggi TNI  - Polri dan Kadispen Angkatan Udara Jemy Trisonjaya. 

Panglima TNI yang bau dilantik Marsekal Hadi Tjahjanto salam komando bersama KSAD Mulyono dan KSAL Ade Sopandi.


Marsekal Hadi Tjahjanto usai dilantik mengatakan akan mengemban tugas sebagai Panglima TNI dengan sebaik-baiknya. Adapun tugas kedepan akan mendukung penuh tentang rancangan pembangunan yang telah dicanangkan Presiden Jokowi. 

Tentang Rencana Strategis (Renstra) alutsista TNI, Hadi menegaskan pengadaan alutsista berpedoman pada  Minimum Essensial Force (MEF). "Yang saat ini sudah masuk renstra kedua 2015 - 2019, seperti pengadaan pesawat tempur, pesawat transportasi, radar dan kapal selam," pungkas Hadi kepada para awak media di Istana Negara, Jakarta. 


Profil Singkat
Hadi Tajhajanto merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun1986, mengawali kariernya di Skadron Udara 4 yang bermarkas di Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Tugas Skadron Udara 4 adalah mengoperasikan pesawat angkut ringan untuk Operasi Dukungan Udara, SAR terbatas, dan kursus penerbang pesawat angkut. Adapun tugas Hadi saat itu adalah menjadi pilot pesawat angkut Cassa. 

Pada tahun 1993, kariernya meningkat menjadi Kepala Seksi Latihan Skadron Udara 4 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh. Selepas itu, tahun 1996 ayah dua putra itu tidak lagi mengurusi pesawat angkut ringan. Dia berganti memimpin pesawat angkut berat sebagai Komandan Flight Ops "A" Flightlat Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh.

Selanjutnya, istri dari Ny. Nanik Istumawati Hadi Tjanjanto ini memimpin pendidikan penerbang sebagai Komandan Flight Skadron Pendidikan 101 Pangkalan Udara Adi Soemarno tahun 1997. 

Pada tahun berikutnya (1998) Hadi menjadi Kepala Seksi Bingadiksis Dispers Lanud Adi Soemarno. Selanjutnya, pada tahun 1998, ia menjabat sebagai Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI. Setahun kemudian, tahun 1999, menjadi Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto. Memasuki tahun 2000 dipercaya menjadi Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto. Tahun 2001, Hadi menjadi Komandan Satuan Udara Pertanian Komando Operasi Angkatan Udara I. 

Kemudian, tahun 2004, Hadi menjabat sebagai Kepala Departemen Operasi Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara. Berikutnya, dia menjabat sebagai Kepala Dinas Personel Lanud Abdulrachman Saleh tahun 2006, dan Kepala Sub Dinas Administrasi Prajurit Dinas Administrasi Persatuan Angkatan Udara tahun 2007.

Karir 7 tahun terakhir:
Komandan Pangkalan Udara Adisumarmo (2010-2011)
Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI (2011)
Pamen Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara (2011)
Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional (2011-2013)
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (2013-2015)
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh (2015)
Sekretariat Militer Presiden (2015-2016)
Irjen Kementerian Pertahanan (2016-2017)
Kasau (2017)
(Her, sg, ram) 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Silahkan berikan komentar anda