sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Saluran Ambrol, Warga Minta Pemerintah Turun Ke Lokasi

Nampak saluran irigasi yang ambrol.
Malang, Laras Post - Saluran irigasi yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Malang pada 2016 lalu menuai kritik.

Pasalnya, saluran irigasi yang berada di Desa Putat Lor Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang tersebut baru berusia satu tahun, terlihat sudah rusak.

Berdasarkan pantuan di lokasi, Senin (4/12/2017), saluran irigasi yang dibangun pada tahun 2016 silam, ambrol serta patah pada beberapa bagian dan sepanjang saluran irigasi tersebut, terdapat keretakan.

Kerusakan ini menimbulkan banyak pertanyaan dari warga sekitar. Warga menyesalkan proyek yang di Danai dari uang rakyat hanya bisa dinikmati sebentar.

WN (60) tahun, warga Desa Putat Lor di lokasi mengatakan, dia tidak tahu menahu penyebab kerusakan tersebut. Namun, dirinya mengaku pembuatan saluran irigasi itu di bangun pada tahun 2016 lalu.

Dikatakannya, kerusakan tersebut sudah lama terjadi. WN juga menyebutkan, beberapa bulan setelah pembangunan selesai mulai tampak ada bagian yang rusak.

"Sebenarnya banyak petani yang bertanya-tanya, mengapa proyek pemerintah ini cepat rusak. Namun masyarakat pilih diam karena tidak paham kemana harus melaporkan kasus ini," ujarnya.

“Mungkin karena kurang semen mas, maka cepat rusak. Baru dibangun tahun kemarin, tapi kok kondisinya sudah seperti ini,” lanjut WN.

Sebagai petani, dirinya berharap pemerintah benar-benar memperhatikan saluran irigasi, demi kelancaran pasokan air, karena hal tersebut menentukan hasil panen petani.

Sebab kata WN, bila jalan perantara air menuju ke sawah rusak, maka bisa dipastikan padi yang ada disawah mengalami kerusakan. 

Pada akhirnya, petani harus mengalami kerugian akibat buruknya hasil panen.

Terkait kerusakan saluran tersebut, WN meminta kepada pemerintah agar turun ke lokasi untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Bukan hanya terima laporan dan duduk manis saja di Kantor tanpa cek ke lapangan.

“Semoga ada perbaikan terhadap kerusakan ini, kita rakyat kecil hanya bisa memohon dan menunggu,” tandasnya. (al)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda