sponsor

sponsor
Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Nasional

Polkam

Karikatur_Kementerian ATR/BPN RI Redistribusi Tanah Pada 2018


Bisnis

Megapolitan

Agraria

Laras Jatim

Regional

Olah Raga

Hukrim

Seni Budaya dan Hiburan

Kesehatan

» » Warga Sebut Pembangunan Jembatan Sidodadi Tidak Transparan


Malang, Larast Post - Proyek pembangunan Jembatan Sidodadi kecamatan Kalipare oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) di perkirakan tidak akan rampung pada akhir tahun anggaran 2017. Pembangunan jembatan yang menelan anggaran ratusan juta tersebut saat ini diperkirakan baru mencapai 70%.

Menurut warga, DD (45th) Jumat (15/12/2017), pembangunan jembatan tersebut tidak akan selesai pada akhir tahun 2017, karena di daerah tersebut sering turun hujan, sehingga dalam pengerjaan pasti akan terhambat. Selain itu, DD juga mengatakan kalau pengguna barang/jasa pemerintah di anggap tidak transparan. "Lihat saja mas, papan proyek tidak dipasang," kata dia.

"Bahan materialnya juga sepertinya tidak benar, yang seharusnya pakai batu hitam, tapi kenyataannya di campur dengan batu putih," imbuh DD. Padahal lanjut DD, proyek apapun dalam aturan wajib bagi para pelaksana untuk memasang papan nama proyek dilokasi, sehingga masyarakat tidak bertanya tanya, apalagi ini proyak pemerintah.

Atas nama warga, dirinya berharap  Pemkab Malang untuk mengawasi para pelaksana proyek agar tidak terjadi penurunan kinerja di lapangan. "Kami semua juga merasa dirugikan apabila kinerja pemerintah amburadul seperti tidak terpasangnya papan nama proyek dilokasi," tutur DD.

"Warga hanya bisa berharap pada Pemkab Malang agar bersikap tegas dan mengevaluasi kinerja Dinas terkait, karena yang jadi pertanyaan warga selama ini, mengapa setiap pengerjaan proyek pemerintah jarang sekali dilengkapi papan nama," pungkas DD. (ed)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Silahkan berikan komentar anda