sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Kasau Anugerahkan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama Kepada 10 Pati TNI AU

Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan ucapan kepada Marsda TNI Trisno Hendradi (Sesmilpres Kemsetneg RI).
Jakarta, Larast Post - Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama kepada sepuluh Pati TNI Angkatan Udara di ruang Hening Mabesau Cilangkap, pada Jumat (5/1/18).

Dua penghargaan berdasarkan Keputusan Presiden RI No 66/TK/Tahun 2017, tanggal 25 Juli 2017, diberikan kepada Marsda TNI Trisno Hendradi (Sesmilpres Kemsetneg RI) dan Marsda TNI Seto Purnomo (Dankorpaskhas). 

Sementara delapan penghargaan berdasarkan Keputusan Presiden RI 105/TK/Tahun 2017, tanggal 30 Oktober 2017, diberikan kepada Marsda TNI Khoirul Arifin (Pati Mabesau), Marsda TNI Syahrul E Lubis (Staf Khusus Kasau), Marsda TNI Supriharsanto (Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ketahanan Nasional Lemhanas RI), Marsda TNI Suwandi Miharja, Marsda TNI Gutomo (TA) Pengkaji bidang Diplomasi Lemhanas RI), Marsda TNI Fahru Zain Isnanto (Asrena Kasau), Marsda TNI Kisenda Wiranatakusuma (Kabais TNI), dan Marsda Tatang Herliyansyah (Pati Sahli Tk. III Bidang Jahpres Panglima TNI).

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama merupakan penghargaan negara yang diberikan Presiden RI kepada seseorang yang berjasa dan berprestasi luar biasa dalam mengembangkan dan memajukan suatu bidang tertentu yang bermanfaat besar bagi bangsa dan negara.


“Penyematan tanda Kehormatan Bintang Swabuana Paksa Pratama ini pada hakekatnya merupakan wujud penghargaan dan pengakuan negara kepada Pati TNI Angkatan Udara yang terpilih atas dedikasi, prestasi dan pengabdian yang luar biasa serta jasa jasanya dalam membangun dan mengembangkan TNI Angkatan Udara,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berharap ke depan TNI AU harus terus tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis sehingga kekuatan Angkatan Udara dapat menjadi salah satu komponen pertahanan negara yang penting untuk mendukung kebijakan negara dalam rangka mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

“Pembangunan kekuatan melalui kebijakan Minimum Essential Force (MEF) merupakan upaya yang tepat untuk menjawab kondisi kemampuan anggaran negara. Saat ini kita berharap melalui Renstra yang telah berjalan, TNI Angkatan Udara mampu mewujudkan kekuatan tersebut secara bertahap,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Diakhir amanatnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pembinaan kemampuan TNI Angkatan Udara diarahkan untuk meningkatkan kesiapan operasional yang serasi antara kemampuan operasional dan kemampuan pendukung serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penggunaan kekuatan Angkatan Udara sehingga peran pejabat dan pimpinan TNI Angkatan Udara sangat menentukan dalam mewujudkan kesiapan operasional TNI Angkatan Udara dengan zero accident. “Untuk terwujudnya keselamatan terbang dan kerja perlu mendapat perhatian yang serius karena zero accident merupakan salah satu barometer terhadap keberhasilan tugas kita,” pungkasnya.(sg/dispenau)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda