sponsor

sponsor
Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Polkam

Agraria

Polkam

Megapolitan

Bisnis

Hukrim

Laras Jatim

LARAS JATENG

Olah Raga

Regional

Seni Budaya dan Hiburan

Laras Jatim

Kesehatan

» » Marsekal Hadi Tjanjanto Pimpin Sertijab Kasau Kepada Marsekal Yuyu Sutisna

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto salam komando bersama Kasau yang baru Marsekal TNI Yuyu Sutisna, KSAD Jenderal TNI Mulyono, KSAL Laksamana Ade Sopandi dan Wakapolri Komjen Syafruddin pada acara Sertijab Kasau di Halim Perdana Kusuma.

Jakarta, Larast Post - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) kepada Marsekal TNI Yuyu Sutisna di Taxy Way Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta pada Jumat (19/1/18).

Pada kesempatan itu Hadi mengucapkan “selamat” dan “sukses” kepada Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E.,S.Sos., M.M. yang mendapat kepercayaan serta amanah sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara yang baru.

"Saya yakin dan percaya, dengan background pendidikan dan pengalaman tugas yang dimiliki, Marsekal mampu mengemban tugas dan kehormatan ini dengan sebaik-baiknya," ucap Marsekal Hadi.

Hadi menyebutkan serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan proses yang wajar dan alamiah sebagai dinamika dalam rangka upaya pembinaan organisasi dan penyegaran personel.

Serah terima jabatan merupakan kebutuhan organisasi guna memelihara momentum, performance dan tingkat kesegaran organisasi dalam mengemban tugas pokoknya. Dari sisi pembinaan personel dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kinerja sesuai dengan peran, tugas dan fungsi organisasi yang harus diembannya.

Salam Komando Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Marsekal TNI Yuyu Sutisna usai acara upacaea Serahterima Jabatan Kasau.

Untuk itu, Hadi menegaskan, ketaatan kepada hukum dan konsistensi terhadap kebijakan TNI akan tetap berjalan pada koridor kebijakan umum pembangunan kekuatan pokok minimum sesuai rencana strategis TNI dengan sasaran TNI AU lebih maju, handal, profesional, solid dan dicintai oleh rakyat.

Hadi juga berpesan, terhadap setiap potensi ancaman, TNI secara cerdas harus dapat menterjemahkan setiap bentuk konflik yang sulit diprediksi, di mana diameter konflik tidak lagi menjadi simetris melainkan bersifat asimetris, proxy, dan hibrida.

"Setidaknya potensi ancaman yang perlu dicermati ke depan antara lain dampak tantangan dunia baru, terorisme, perang cyber, serta kerawanan keamanan di laut perbatasan, tentu juga kejahatan lain yang dianggap merugikan Indonesia seperti illegal fishing, penyelundupan barang, manusia, senjata dan narkoba yang mengancam keutuhan dan kedaulatan NKRI yang kita cintai bersama," ucap Hadi lagi.

Dihadapkan dengan tugas TNI Angkatan Udara sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, Angkatan Udara dituntut untuk harus terus bertransformasi menuju TNI Angkatan Udara yang semakin profesional.

Kita semua menyadari bahwa kondisi alutsista TNI Angkatan Udara saat ini masih belum sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung terlaksananya operasi TNI berdasarkan eksistensi ancaman nyata, ancaman potensial, maupun ancaman hibrida, dengan memperhatikan kemajuan dan perkembangan teknologi pertahanan, serta memperhatikan kondisi geografis sebagai negara kepulauan. Namun dengan perencanaan pembangunan kekuatan TNI Angkatan Udara yang baik tentunya secara bertahap akan dapat memenuhi target Minimum Essential Force.

Memasuki tahun politik, pesta demokrasi memberikan warna yang beragam yang bernuansa akan terjadinya konflik, TNI AU harus memegang teguh netralitasnya dari tingkat atas sampai satuan paling bawah. Demikian juga, komitmen TNI memberikan perbantuan kepada vendor dan Polri dalam pengamanan Pilkada serentak pada tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019, senantiasa harus mengutamakan asas hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tantangan tugas TNI AU ke depan tidaklah semakin ringan, namun kita harus memiliki keyakinan bahwa kebersamaan seluruh prajurit, serta dengan dorongan dan doa restu seluruh rakyat Indonesia, TNI AU akan mampu melaksanakan tugas dengan baik dalam menegakkan kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah dan melindungi segenap bangsa serta tumpah darah Indonesia.

Hadir pada kesempatan itu, Ksad Jenderal TNI Mulyono, Ksal Laksamana TNI Ade Supandi, Menkopolhukam Wiranto, sejumlah menteri lainnya serta jajaran pejabat TNI dan Polri juga para undangan.(her, sg, egy)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Silahkan berikan komentar anda