sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Modus Sewa Mobil, Komplotan Curas Rental di Ringkus

Kasubdit Jatanras Direskrimum Polda Jawa Timur Akbp. Bobby Tambunan.

Surabaya, Larast Post - Empat tersangka komplotan Pencurian dan Kekerasan (Curas) modus sewa rental mobil berinisial JY (25), FR (24), NS (29) dan MH (25) telah berhasil di ringkus tim Jatanras Direskrimum Polda Jawa Timur (Jatim).

Ditangkapnya komplotan perampok asal pasuruan ini, bermula dari Anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum mendapat kabar bahwa telah terjadi Curas di wilayah Polsek Nongkojajar.

Dan diketahui modus yang dipakai para tersangka melakukan aksinya dengan cara menyewa mobil rental beserta sopir.

"Salah seorang pelaku menelepon ke salah satu rental dengan tujuan untuk sewa mobil, setelah mendapat rental mobil kemudian tersangka menjemput ke tiga temanya yang merupakan para pelaku, selanjutnya perjalanan menuju ke arah Lumajang," terang Akbp. Bobby Tambunan selaku Kasubdit Jatanras Direskrimum Polda Jawa Timur, pada Selasa (16/01/18).

Saat ada kesempatan, salah satu pelaku menjerat Jamroni (Korban) dengan safety belt dan mengancam akan membunuh jika dirinya melawan.

"Kemudian dikalungkan celurit selanjutnya diikat pakai tali dan menggunakan lakban," lanjut Bobby.

Pelaku yang lain mengambil alih kemudi, selanjutnya korban dibuang di daerah Pasuruan.

Dalam keterangannya, para tersangka mengaku baru melakukan tindak kejahatan tersebut. Namun polisi tidak serta merta percaya dengan keterangan yang diberikan.

"Mereka pasti melakukan di beberapa TKP, masih kita dalami, karena informasinya mereka melakukan di daerah Malang, Pasuruan, Surabaya dan Bangkalan," ucapnya.

Tidak hanya mobil rental, kendaraan lain juga menjadi target kejahatan komplotan JY ini. JY sendiri seorang residivis kawakan yang kerap melakukan penggelapan puluhan kendaraan bermotor roda dua dan empat.

"Saat dilakukan pengembangan, tersangka otak perampokan (JY) sering melakukan hal-hal yang membahayakan. Dan petugas terpaksa (menembak) kakinya, Pungkasnya. (Muji)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda