sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Agraria

LARAS JABAR

Pendidikan

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Munas Dharma Pertiwi ke-13, Ketum: Dukung Keberhasilan Tugas TNI

Ketum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto menandatangi MoU bersama Kepala BKKBN di sela sela Munas Dharma Pertoiwi ke 13 tahun 2018.

Jakarta, Larast Post - Seluruh anggota Dharma Pertiwi harus meningkatkan wawasan dan pengetahuan, sehingga tujuan organisasi Dharma Pertiwi dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas TNI sebagai komponen pertahanan negara dapat terwujud dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto ketika memberikan pembekalan kepada 931 anggota Dharma Pertiwi, pada acara rangkaian Musyawarah Nasional Dharma Pertiwi ke-13 Tahun 2018, bertempat di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pada Rabu (24/1/18).

Ketum Dharma Pertiwi menuturkan bahwa selain melaksanakan peran sebagai seorang Ibu, anggota Dharma Pertiwi juga menjalankan peran sebagai organisator, yaitu Pengurus Organisasi baik Dharma Pertiwi, Persit Kartika Candra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini dan IKKT Pragati Wira Anggini.

Nanny Hadi Tjahjanto menyebutkan, dalam suatu organisasi, peran aktif anggota menentukan kemajuan atau mundurnya organisasi, hal ini juga tergantung dari keseriusan dan kemampuan sumber daya manusianya. “Untuk menunjang pelaksanaan peran seorang organisator, wawasan dan pengetahuan Ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi haruslah maju,” ucap Nanny Hadi Tjahjanto.



Untuk itu, Ketum Dharma Pertiwi berpesan, dengan peningkatan pengetahuan tersebut akan menjadi sangat penting, apabila dihadapkan dengan multiperan anggota Dharma Pertiwi yang merupakan seorang  perempuan.  “Multi peran harus didukung oleh multi ilmu pengetahuan, wawasan, mencermati perkembangan zaman, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta fenomena masalah sosial kemasyarakatan era globalisasi dan milineal saat ini yang penuh dengan tantangan,” katanya pada kesempatan yang sama.

Nanny juga mengatakan, untuk menjalankan peran-peran tersebut, tentu tidak hanya cukup dengan bakat alam saja. "Tetapi kita  dituntut memiliki  wawasan, ilmu dan pengetahuan yang cukup luas agar peran-peran yang melekat pada diri kita dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman,” pungkas Nanny Hadi Tjahjanto.

Pada acara tersebut, diisi dengan pembekalan-pembekalan dari Ibu Devy Luhut Panjaitan tentang “Postur Istri TNI”, Ibu Nora Ryamizard Ryacudu tentang “Kepemimpinan”,  Ibu Irjen Pol (Purn) Basaria Panjaitan S.H.,M.H. dari KPK tentang “Perempuan Anti Korupsi”, Dr. Victor Pudjiadi, SpB,FICS, DFM (BNN) tentang “Bahaya Narkoba”, dan Bapak Triawan Munaf (Ketua Badan Ekonomi Kreatif) tentang “Ekonomi Kreatif”.

Usai acara pembekalan, dilanjutkan penandatanganan MoU antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dan Dharma Pertiwi Pengurus Pusat tentang Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, yang bertujuan untuk mensinergikan program dengan ruang lingkup meliputi kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga, advokasi, penggerakan dan informasi.(sg/pen TNI)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda