sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Megapolitan

Polkam

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Olah Raga

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Wisata

Selebrity

» » Orientasi Sekkau 103 Tumbuhkan Sikap Airmanship

Komandan Sekkau, Kolonel Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., M.A., beserta pejabat dan Patun Sekkau melaksanakan foto bersama pasis Sekkau angkatan ke-103 di Monumen Karbol, AAU, Yogyakarta.  (Pentak Sekkau)

Yogyakarta, Larats Post - Orientasi sebagai media mengenal lingkungan diharapkan dapat menyampaikan informasi mengenai suatu organisasi, meningkatkan penerimaan antar pribadi sesama rekan seperjuangan, mempercepat sosialisasi dan integrasi sesama kawan baru dalam suatu lingkungan baru, juga menumbuhkan jiwa korsa, saling memiliki serta semangat kebersamaan. 
Demikian pula yang diharapkan kepada para pasis Sekkau angkatan ke-103 yang selama seminggu melaksanakan kegiatan orientasi setelah dibuka oleh Komandan Sekkau, Kolonel Pnb Esron S. B. Sinaga, S.Sos., M.A., beberapa waktu lalu.

Menunjuk Yogyakarta sebagai tempat dilaksanakannya orientasi bagi pasis Sekkau, Kepala Staf Angkatan Udara yang saat itu sebagai pemberi perintah secara langsung kepada lembaga Sekkau menyampaikan tujuan penunjukkan tersebut adalah untuk menumbuhkan sikap mental Airmanship, karena Yogyakarta merupakan tempat yang memiliki banyak nilai historis yang berkaitan dengan TNI AU.   

Diharapkan pula dengan pelaksanaan orientasi di Yogyakarta  dapat menumbuhkan kembali nilai-nilai dan spirit kejuangan, meningkatkan semangat patriotisme sekaligus mengenang kembali para pejuang TNI AU.

Mewujudkan tujuan tersebut, beberapa tempat bersejarah menjadi objek kunjungan diantaranya Bandara Gading, PHB AURI, museum Jendral Soedirman, Tugu Adhi Sutjipto, Museum Prajurit, Museum Bhakti AAU, Taman Makam Pahlawan, Museum Ngoto, Museum Dirgantara Mandala.
Mengunjungi PHB AURI pada hari pertama pelaksanaan orientasi, pasis Sekkau mendapatkan penjelasan bahwa PHB AURI pada masa itu yang memiliki jangkauan hingga ke mancanegara memiliki peran yang sangat penting sebagai penyebarluasan berita-berita perjuangan bangsa Indonesia.   Dampak penyiaran itu dirasakan sangat besar, karena luasnya jangkauan siaran tersebut sehingga dunia internasional mengetahui tentang adanya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Komandan Sekkau, Kolonel Pnb Esron S.B. Sinaga, S.Sos., M.A., menerima cinderamata dalam pengarahan Gubernur AAU kepada pasis Sekkau angkatan ke-103 diwakili Dirjian AAU, bertempat di GSM AAU, Yogyakarta.  (Pentak Sekkau)

Sebelumnya, para pasis menyempatkan melihat Lapangan terbang Gading yang dalam sejarahnya dibangun pada masa penjajahan Belanda untuk mengakomodasi kepentingan kolonial, khususnya penerbangan pesawat milik pemerintah Belanda kala itu. Bahkan saat penjajahan beralih ke tangan Jepang, lapangan terbang tersebut juga masih difungsikan.  Saat ini lapangan terbang Gading hanya digunakan untuk tempat Aeromodeling dan latihan terjun.

Berkunjung ke museum Sasmitaloka Panglima Besar Sudirman yang berdiri dijalan Bintaran Wetang no. 3, Pakualaman, Yogyakarta, para pasis beserta rombongan diterima Kepala Museum, Kapten Caj Heru Susanto.  Pada kesempatan itu rombongan Sekkau menerima penjelasan dan berkesempatan berkeliling melihat berbagai prasasti dan ruang-ruang di dalam museum. Kunjungan di museum Jendral Besar Soedirman ditutup dengan foto bersama pasis, Komandan Sekkau dan para pejabat serta patun Sekkau juga kepala Museum.

Hari minggu sebagai hari ketiga usai dibukanya orientasi, Pasis Sekkau angkatan ke-103 melaksanakan kegiatan game psykologi yang bertujuan untuk refreshing, menumbuhkan motivasi diri, meningkatkan semangat dan kebersamaan juga untuk lebih mengenal karakter sesama pasis.

Memasuki hari keempat, pasis menerima pengarahan dari Gubernur AAU yang diwakili Dirjian AAU, Kolonel Nav Budi Handoyo, M.Tr. (Han).  Dalam pengarahan Gubernur AAU yang dibacakan Dirjian AAU mengatakan sebagai calon-calon pemimpin Angkatan Udara harus mengetahui dan memahami tugas-tugas TNI AU. Selanjutnya untuk melaksanakan tugas-tugas berat tersebut, Angkatan Udara harus didukung oleh segenap sumber daya yang dimilikinya antara lain aspek personel.   Oleh karenanya sebagai perwira terpilih harus memberikan yang terbaik bagi TNI AU dan negara Indonesia. 

Usai pengarahan dilanjutkan dengan kunjungan ke Tugu Adhi, Museum prajurit, museum Bhakti AAU dan Taman Makam Pahlawan Kusumanegara.

Melanjutkan rangkaian kegiatan orientasi hari kelima,  pasis Sekkau angkatan ke-103 didampingi Komandan Sekkau serta para pejabat Sekkau berkunjung ke museum Ngoto dan museum Dirgantara Mandala.  Malam hari para pasis melaksanakan kegiatan Api Unggun sebagai lambang kobaran semangat yang membara dan seakan tak boleh padam. (sg/pen)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda