sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Sofyan A Djalil Menilai ATR/BPN Kini Lebih Baik

Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil ketika mendampingi Presiden Jokowi dalam acaraRakernas Kementerian ATR/BPN, di Jakarta.

Jakarta, Larast Post - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil menilai kinerja jajaran  Kementerian ATR/BPN kini lebih baik.

Hak itu disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2018 yang bertema, Mendukung Sertipikat Tanah untuk Rakyat, pada  yang diselenggarakan, pada 10 - 12 Januari 2018, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Pada kesempatan itu, Sofyan juga mengatakan, selain mengurusi sertipikasi tanah untuk rakyat, Kementerian ATR/BPN juga telah menyelesaikan program prioritas lainnya, pada tahun 2017, yaitu terkait sengketa dan masalah pertanahan dari tahun 2016 – 2017 telah terselesaikan sebanyak 2.168 kasus.

Sofyan menambahkan, terkait pengadaan tanah untuk infrastruktur telah diselesaikan 65% sehingga pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana. Dalam hal financial inclusion terjadi peningkatan hak tanggungan dari Rp 700 Triliun di tahun 2016 meningkat menjadi Rp 917 Triliun di tahun 2017. 

Sementara itu juga terjadi peningkatan penerimaan Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi hampir 17 Triliun di tahun 2017. “Terkait redistribusi tanah masih belum berjalan sebagaimana diharapkan karena masih banyak kendala di luar kendali Kementerian ATR/BPN, namun demikian dalam rangka menyongsong tahun 2018 Kementerian ATR/BPN mempunyai motto baru, yaitu ‘ATR/BPN Kini Lebih Baik,” ujarnya.  

Rakernas Kementerian ATR/BPN Tahun 2018 ini, diikuti oleh 857 peserta, yang terdiri dari Menteri ATR, pejabat pimpinan tinggi madya, Staf Ahli, Staf Khusus, Tenaga Ahli Menteri, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Eselon III, Kepala Kantor perwakilan, Auditor Ahli Madya, Rektor kepala, Peneliti Madya, dan Widyaiswara Madya. 

Tujuan diadakannya Rakernas ini untuk menyamakan persepsi dan pemahaman dalam melaksanakan Program Strategis Nasional baik Legalisasi Aset melalui Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) maupun Redistribusi Tanah sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan Program Strategis Nasional Legalisasi Aset tahun 2017 serta menyiapkan strategi pelaksanaan Program Strategi Nasional Tahun 2018.

Rakernas dimulai dengan Penandatangan Nota Kesepahaman antara Kementerian ATR/BPN dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Ketenagakerjaan, Ombudsman RI, PT Pelindo I, II, III, IV, dan 14 perguruan tinggi di Indonesia.

Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang secara resmi membuka jalannya acara. Pada kesempatan yang sama Presiden juga menyampaikan sambutannya mengenai beberapa hal pokok Kementerian ATR/BPN. (her)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda