sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Selebrity

Olah Raga

Update Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018

Klasemen Piala Dunia 2018

» » Mantapkan Produktifitas Padi Lewat Panen Raya


Kediri, Laras Post -  Kodim 0809/Kediri dalam hal ini Koramil 22/Semen, bersama Poktan (kelompok tani) Mulyo yang diketuai Kardi serta Polsek Semen, Dinas Pertanian Kediri, Kecamatan Semen dan Pemerintah Desa Sidomulyo menggelar panen raya di Desa Sidomulyo Kecamatan Semen. Panen raya ini juga diikuti Kasdim Kediri Mayor Inf Joni Morwantoto, Danramil Semen Kapten Inf Arifin Effendi, Kapolsek Semen AKP Karyoko, Camat Semen Sujiwo ,Pasi Ter Kodim Kediri Kapten Inf Warsito dan Kepala Desa Sidomulyo Dayat. Mahasiswa dari Universitas Negeri PGRI yang dikomandani Febrian Adi Pamungkas, turut pula ambil bagian dalam acara yang hanya bisa berlangsung saat panen raya, selasa (20/02/2018)


“Pagi ini kita berada di Desa Sidomulyo dalam rangka melaksanakan panen raya. Sekitar 17 hektar yang kita panen, dengan sistem manual dan combine harvester, ini dalam rangka meningkatkan produktifitas pertanian khususnya padi. Dengan menggunakan combine harvester ini, nantinya akan mengurangi pembuangan dari hasil panen tersebut,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Kediri Ir.Widodo Imam Santoso kepada media.
  
Sambungnya ,”Perlu diketahui bahwa di bulan februari ini awal panen di Kediri, jadi prediksi kami pada bulan maret dan april akan panen raya. Kita harapkan dari Bulog untuk secara aktif berperan dalam hal pembelian gabah dari petani, agar harga jual dari petani ini sesuai standard.”

Disamping itu, dalam panen raya ini juga, Dinas Pertanian Kediri menyerahkan mesin combine harvester dari Pemerintah kepada Poktan Mulyo dan disaksikan Forpimcam Semen serta perangkat desa Sidomulyo. Selain itu, sesuai tradisi saat panen raya, sajian polopendem yang menjadi khas bagi warga di Desa Sidomulyo saat panen, juga menyertai suka cita para petani.

“Luas lahan yang kita panen saat ini mencapai kurang lebih 17 hektar. Dalam hitung-hitungan setiap 1 hektarnya bisa mencapai 9,8 ton GKP (gabah kering panen). Jadi kalau di kalkulasi global, panen raya ini bisa menembus angka 166,6 ton GKP,” jelas Mantri Pertanian.

“Petani disini mayoritas saat panen masih menggunakan alat tradisional gepyokan dalam menghasilkan gabah. Tetapi saat ini, kita mendapat bantuan dari Pemerintah berupa combine harvester. Mudah-mudahan dengan adanya combine harvester ini, hasil gabah petani akan meningkat,” pungkasnya.  (Penrem 082/CPYJ).






«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda