sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Bisnis

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

» » Sengketa Logo Apkomindo, Hoky Optimis Ketua Majelis Hakim Kabulkan Gugatannya

Hoky bersama sejumlah saksi dan pendukungnya sesaat mengikuti sidang pada Senin (19/2/18)

Jakarta, Larast Post - Sidang lanjutan perkara gugatan pembatalan Hak Cipta Logo Apkomindo yang telah masuk pembacaan tuntutan dari pihak penggugat di Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (19/2/18).

Sidang perkara perdata dengan nomor: 53/Pdt.Sus-Hak Cipta/2017/PN.Niaga.Jkt.Pst itu dipimpin Hakim Ketua Marulak Purba SH. MH, Hakim Anggota Kisworo SH,MH dan Endah Detty Pertiwi SH, MH, serta Panitera Pengganti Rustiani SH, MH.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Sugiharto Santoso (Hoky_panggilan akrab_ red) dan Sekjen DPP Apkomindo Muzakkir dalam hal ini sebagai Penggugat melawan Sonny Franslay sebagai Tergugat I dan Menkumham RI Cq Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (Haki) Cq Direktur Hak Cipta dan Desain Industri sebabagai Tergugat II.

Pihak tergugat I menggunakan jasa kantor Pengacara Otto Hasibuan & Associates, Advocates & legal Consultants. Sementara Apkomindo hanya menggunakan jasa kantor Pengacara Hotma Raja & Rekan dan hanya dihadiri Hotmaraja B. Nainggolan, SH, didampingi Hoky.

Pada kesempatan itu, penggugat telah memohon agar Ketua dan Anggota Majelis Hakim memeriksa dan mengadili dengan seadil-adilnya seraya memberikan Amar Putusan poin pertama mengabulkan Tuntutan Provisi Penggugat poin kedua menyatakan Penggugat/ DPP APKOMINDO memiliki hak untuk menggunakan Seni Logo “APKOMINDO” selama perkara ini berlangsung tanpa memerlukan ijin dari Tergugat I sampai adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap dalam perkara ini.

Pada pokok perkara itu penggugat juga memohon, mengabulkan 8 poin tuntutan diantaranya, mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya. Juga membatalkan Surat Pendaftaran Ciptaan Nomor 050083 tertanggal 9 Maret 2011 dengan Nomor Permohonan C00201004539 tertanggal 27 Desember 2010 terhadap Seni Logo “Apkomindo” atas nama Sonny Franslay dalam daftar umum ciptaan yang terdapat pada Tergugat II.

Hal itu tak beralasan karena penggugat telah menghadirkan 9 saksi, seluruh saksi sepakat telah menanyatakan bahwa logo Apkomindo telah digunakan oleh Asosiasi Apkomindo sejak didirikan tahun 1991 dan tidak pernah ada larangan tentang penggunaan logo Apkomindo serta tidak pernah guatkan ada aturan harus minta ijin kepada Sonny Franslay.

Salah satu keterangan saksi pada fakta persidangan menyebutkan Penggugat bukan hanya dari Jakarta, terbukti Ir. Soegiharto Santoso dan Ir. Muzakkir adalah merupakan Dewan Pengurus Pusat APKOMINDO yang sah dan diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan SK KUMHAM RI Nomor AHU-0000478.AH.01.08.Tahun 2017.

Bahkan salah satu saksi Rudi Rusdiah yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Apkomindo 2015 versi Sonny Franslay dan juga pernah menjabat sebagai Sekjen Apkomindo pada tahun 1999-2002. Ketika Ketua Umumnya Hidayat Tjorodjojo menyatakan, "Terkait Surat APKOMINDO Nomor: 0001/KH/KU-APK/XII/1999, tanggal 21 Desember 1999, perihal: Permohonan ijin Pemakaian Merek Logo Apkomindo dari Hengkyanto Tjokrodiguno, "saya tidak pernah melihat dan tidak pernah mengetahuinya, padahal pada tahun 1999 saya menjabat sebagai Sekjen Apkomindo dan pada tahun 2005 saya menjabat sebagai DPA DPP Apkomindo," ungkapnya.

Tergugat I Diduga Lakukan Rekayasa

Diduga kedua surat tersebut merupakan hasil rekayasa, sebab sebuah kemustahilan membuat dan minta ijin sejak tahun 1999, padahal Sonny Franslay memperoleh sertifikat  Hak Cipta pada tahun 2011, artinya 12 tahun sebelum ada sertifikatnya telah terlebih dahulu membuat surat ijinnya?, lalu saat ini telah tahun 2018. Jadi sangat mustahil surat yang usianya telah mencapai 19 tahun tapi masih ada aslinya dan sempat diperlihatkan sebagai bukti di PN JakPus. Padahal surat tersebut tidak ada nilai komersialnya, belum lagi jika diteliti, ternyata antara surat yang dibuat tahun 1999 dengan surat yang dibuat tahun  2005 terlihat sama persis, baik format tulisan, maupun font huruf serta hasil cetakan tintanya sama persis. 

"Padahal kedua surat tersebut ada perbedaan waktu yang cukup lama yaitu 6 tahun, pada saatnya hal ini akan terungkap dengan terang benderang dan siapa saja yang terlibat akan dimintakan pertanggungjawabannya dimata hukum," ucap Hoky panjang lebar menuturkan.

Untuk itu Ketum DPP Apkomindo Ir. Soegiharto Santoso (Hoky), mengatakan, atas nama pengurus dan anggota Apkomindo mengucapkan banyak terima kasih kepada semuanya atas bersedianya hadir menjadi saksi.

Berdasarkan fakta persidangan itu pula Hoky optimis Ketua Majlis Hakim akan memberikan putusan mengabulkan gugatannya pada sidang mendatang (28/2/18).

Jalan Panjang Menuju Kebenaran

Hoky juga meyakini bahwa kebenaran dan keadilan akan tetap dapat ditegakkan. Seperti terbukti telah ada 7 (tujuh) putusan Pengadilan Perkara Apkomindo yang ada faktanya selalu dimenangkan pihak Apkomindo yang sah. 

Hal itu dapat dilihat dari sidang sidang sebelumnya antara lain:

(1) PN JakTim Perkara No: 479/PDT.G/2013/PN.JKT.TIM

(2) PTUN Perkara No: 195/G/2015/PTUN.JKT

(3) PT TUN Perkara No: 139/B/2016/PT.TUN.JKT

(4) MA Perkara No: 483 K/TUN/2016

(5) PN Bantul Perkara No: 288/Pid.Sus/2016/PN.Btl

(6) PN Bantul Perkara No: 03/Pid.Sus/2017/PN.Btl

(7) PT DKI Jakarta Perkara No: 340/PDT/2017/PT.DKI.

(yani, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda