sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

Jadwal PD 2018

Update Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018

Klasemen Piala Dunia 2018

» » 501 Koperasi Aktif di Kota Bogor

Kepala Seksi (Kasi) Kelembagaan Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor Ali Susanto

Bogor, Laras Post - Dari total jumlah sebanyak 826 koperasi yang tercatat di Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor per 31 Desember 2017 lalu, hanya 501 unit koperasi saja yang dinyatakan aktif. Sementara 325 diantaranya diketahui sudah tidak aktif.

Demikian diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Kelembagaan Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor Ali Susanto, Selasa (20/03), saat ditanya mengenai jumlah dan kondisi koperasi saat ini di Kota Bogor.

"Sementara untuk ratusan koperasi diantaranya sudah dibubarkan. Sedangkan yang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ada ratusan koperasi juga. Untuk Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang menjadi berbadan hukum sekarang ada 85 koperasi," jelas Ali.

Menyikapi tidak aktif dan banyaknya koperasi yang telah dibubarkan, ia menerangkan bahwa Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor sudah melakukan berbagai upaya dan program yang telah ditetapkan. Diantaranya adalah dengan melakukan pembinaan.

"Pembinaan yang kami berikan ini berupa monitoring secara langsung ke koperasi-koperasi yang ada, memberikan pelatihan juga bimbingan dan konsultasi termasuk penyuluhan dan pemberian bimbingan pendirian koperasi," papar Ali.

Sementara agar koperasi tidak dibubarkan, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Priyatna Syamsah menerangkan, pihaknya juga kerap menggelar coaching clinic sebagai langkah penyehatan terhadap koperasi-koperasi yang ada (aktif). Mereka ini nantinya akan dibimbing oleh tim yang telah disiapkan Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor.

"Tim ini ada tiga. Yaitu tim yang melakukan diagnosa kesehatan dari koperasinya, tim yang melakukan pendampingan, dan ada tim ad hoc yang nantinya akan menentukan kebijakan," tuturnya. (Donni-SZ)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda