sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Peristiwa

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » Babinsa Lampeji Dampingi Pengerukan Saluran Pembuangan



Jember, Laras Post - Bertempat di Dsn Peji Ds Lampeji Kec Mumbulsari Kabupaten Jember pada Selasa 20/03/2018 Pukul 08.00 Wib dilaksanakan pengerukkan lumpur saluran pembuangan afur Bangunan Mrawan(BMR) 4 sepanjang  1000 meter.

Hadir pada kesempatan tersebut Babinsa Sertu Junaedi bersama Ketua HIPPA Mudaris Afandi,  perwakilan anggota Gabungan Kelompok Tani Ds lampeji 15 orang serta petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Pemkab Jember sebanyak 5 orang.

Saluran Pembuangan yang masuk wilayah Himpinan Petani Pemakai Air (HIPPA) Trisakti Ds Lampeji, dengan bantuan 1 unit alat berat (Bego) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Pemkab Jember.

Menurut Mudaris Afandi  saluran tersebut merupakan saluran pembuangan untuk membuang irigasi dari lahan sawah, karena mengalami pendangkalan akibat semakin menebalnya lapisan lumpur di dasar saluran sehingga kurang berfunsi secara efektif.

Danramil 0824/10 Mumbulsari Kapten Inf Slamet Efendi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kegiatan anggotanya tersebut, upaya pengerukkan saluran pembuangan tersebut menghadapi masa tanam (MT) 2 serta dalam rangka melancarkan saluran pembuangan dari lahan sawah maupun pemukiman. Sehingga  tanaman padi tidak terendam air serta pemukiman tidak banjir saat hujan turun.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar mendukung kegiatan pendampingan jajarannya tersebut, uapaya pendampingan memang tidak hanya terkonsentrasi pada pengolahan lahan, tehnis pola tanam serta panen saja tetapi berbagai pendukung juga turut menjadi perhatian.

Lebih lanjut seluruh jajaran juga sudah diinstruksikan untuk menginventarisir saluran-saluran irigasi yang mengalami pendangkalan sehingga fungsinya kurang efektif, senyampang curah hujan sudah berkurang untuk dilakukan pengerukan dan dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pengairan kalau memang memerlukan peralatan berat, kalau cukup dengan karya bakti akan dilakukan melalui karya bakti TNI. (sis24)



«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda