sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Agraria

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Peristiwa

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Bisnis

Pernak Pernik

Olah Raga

INFO BOLA

» » BPSDM Kemendagri Gelar Pembekalan dan Afirmasi Bagi Assesor ASN

Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyabudi.

Jakarta, Larast Post - Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyabudi secara resmi membuka Diklat Pembekalan dan Afirmasi bagi para Assesor (pejabat pengawas ASN) Kompetensi Pemerintah di Gedung BPSM Kemendagri, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (7/03) pagi.

Acara pembekalan dan Afirmasi tersebut diikuti pejabat tinggi pratama Eselon II antara lain para Sekda Provinsi Se Indonesia, Kepala BPSDM, baik dari pemerintah Pusat dan daerah juga para Deputi Kementerian.

Pada kesempatan itu Kepala BPSDM Kemendagri mengatakan, bahwa kegiatan pembekalan dan afirmasi kepada pejabat pimpinan tinggi pratama, baik itu TDT, abdabtor, Assesor maupun pengawas itu harus mengikuti uji kompetensi.


Hal itu, Teguh menerangkan, bahwa kompetensi tersebut sesuai undang undang No 5 tahun 2014 tentang ASN, baik teknis, managerial maupun prosedural.

Uji kompetensi assesor itu juga sesuai Undang undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah. "Terkait uji kompetensi ini juga diatur dalam Undang undang No. 23 tahun 2014 tentang Kepala Daerah, bahwa ASN juga harus memiliki uji kompetensi pemerintahan khususnya bagi pimpinan  assesor maupun pengawas," ucap Teguh saat memberikan keterangan pers usai membuka acara tersebut.

Teguh menyebutkan, terkait pembekalan para assesor ini pula sudah ada aturannya sudah keluar PP No 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemda sesuai amanat UU No 23 tahun 2014 tentang Pemda, juga Permendagri No 14 tahun 2014.

"Intinya para pimpinan pemerintah daerah baik itu Ppt Madya, pratama kemudian assesor dan pengawas harus menguasi kompetensi kepemerintahan," ucap Kepala BPSDM lagi.

Untuk membuktikan assesor maupun pengawas berkompeten, harus melalui uji kompetensi. Bila sudah dinyatakan berkompeten dalam hal pengawasan melalui pembekalan dan afirmasi selanjutnya diberikan sertipikasi kompetensi.

Dalam pembekalan afirmasi tersebut, Teguh menjelaskan, nantinya para peserta diberikan pembekalan singkat juga ada simulasi bagaimana cara menjadi assesor yang berkompeten.

Sementara itu, bagi para assesor jabatan eselon III juga akan digelar diklat diklat, untuk seluruh propinsi ada sekitar 560 orang Assesor, saat ini telah dibentuk LSP MSDM sudah ada STPDnya.

"Disamping itu kita harus mengupdate agar mereka (para assesor) tidak tumpul katakanlah kapasitasnya sudah menurun. Secara kuantitas juga kita harus tingkatkan karena nanti akan sangat banyak," ujar Teguh.

Teguh juga menerangkan ASN di Indonesia jumlahnya 4,5 juta orang, sedangkan pejabat struktural ada sekitar 900 ribu. "Bagaimana penanganan kita, tentu saja tidak tiba tiba yang 900 ribu itu langsung dilaksanakan uji kompetensi. kita step by step lah," ucapnya lagi.

Tentu saja dengan sesuai kemampuan yang ada diklat itu akan dilakukan secepatnya. "Dan ini menjadi persyaratan untuk pengangkatan jabatan," pungkas Kepala BPSDM Kemendagri. (sugih)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda