sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Panglima TNI: Jaga NKRI Dari Berbagai Ancaman

Panglima TNI Pimpin Apel Dansat TNI AD Terpusat di Pusdik Passus Situ Lembang, Bandung
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono beserta jajaran bejabat TNI AD ketika meninjau kesiap siagaan peralatan tempur TNI AD, di Pusdik Passus, Situ Lembang Bandung.

Bandung, Larast Post - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., secara garis besar mengajak seluruh peserta Apel Komandan Satuan Angkatan Darat  (Apel Dansat TNI AD) terpusat tahun 2018 untuk menjaga Indonesia dari berbagai ancaman dan kerawanan yang mengintai negeri ini. 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI saat memberikan pembekalan kepada 368 peserta Apel Dansat di Aula Ricky Samuel, Pusat Pendidikan Kopassus (Pusdik Passus) Situ Lembang, Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/03).

Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono beserta rombongan yang terdiri dari pejabat teras Mabes TNI dan Mabes TNI Angkatan Darat. 

Panglima TNI memulai pembekalannya dengan mengungkap posisi Negara Indonesia dalam Indeks Perdamaian Global (Global Peace Index), dimana Indonesia menempati posisi ke-52 dari 163 negara di dunia. Posisi Indonesia itu jika diterjemahkan, termasuk dalam situasi yang cukup damai. Faktor yang mendasari penilaian tersebut meliputi keamanan masyarakat, pembangunan kekuatan militer, sampai dengan keterlibatan konflik eksternal dengan negara lain.

Meskipun demikian, posisi Indonesia dalam Indeks Terorisme Global (Global Terorism Index) tahun 2017, posisinya termasuk katagori cukup mengkhawatirkan dengan menempati urutan ke-42 dari 163 negara. Ditambah lagi dengan ancaman narkoba yang kian memprihatinkan dan massif. Hal ini dibuktikan dengan penangkapan kapal asing yang berusaha menyelundupkan narkoba dalam jumlah fantastis, lebih dari satu ton, baru-baru ini.

“Hal ini berkaitan dengan pengamanan perbatasan darat dan laut yang menjadi tugas dan tanggung jawab TNI dalam menjaganya,” tegas Panglima TNI.

“Khususnya TNI AD harus terlibat dalam menanggulangi semua hal yang berpotensi menghancurkan bangsa dan Negara Indonesia,” tambahnya, menyoroti keberadaan TNI AD di perbatasan Negara dalam rangka membentengi ibu pertiwi.

Apel Dansat TNI AD merupakan salah satu program rutin TNI AD yang diselenggarakan setiap awal tahun anggaran, dengan tujuan untuk menyamakan pemahaman para Komandan Satuan tentang pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI AD. Selanjutnya, kebijakan tersebut dijabarkan dalam pelaksanaan program kerja satuan, agar mampu mencapai sasaran terwujudnya satuan yang siap operasional dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD.

Disamping itu, Apel Komandan Satuan juga merupakan sebuah forum, untuk membahas berbagai hal yang terkait dengan kepemimpinan, dihadapkan pada dinamika tantangan tugas yang terus berkembang, sekaligus merupakan forum evaluasi hasil Pembinaan Satuan dan Kepemimpinan Dansat yang dilakukan sepanjang Tahun Anggaran 2017.

Tahun ini, Apel Dansat diikuti oleh 368 Komandan Satuan jajaran Angkatan Darat, dilaksanakan dari tanggal 9 hingga 16 Maret 2018. Adapun tema yang diangkat yaitu “Melalui Apel Dansat TNI AD 2018, Kita Wujudkan Militansi dan Profesionalisme Prajurit Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok”.

Pada kunjungan peninjauan di Apel Dansat TNI AD terpusat ini, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga  berkesempatan meninjau static display berbagai macam perlengkapan tempur milik TNI yang dipamerkan, pengenalan perang hutan  serta melaksanakan penanaman pohon di daerah latihan Pusdik Passus Situ Lembang. (Sg/Dispenad)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda