sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Presiden Jokowi, Bagikan 5.000 Sertipikat Tanah Di Banten

"Dalam Rangka Peningkatan Pembangunan Ekonomi Kerakyatan Berbagai Program Dilaksanakan, Salah Satunya Seperti Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) di Seluruh Wilayah di Indonesia Terus Digalakkan,"
Presiden Jokowi didampingi Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dan Gubernur Banten photo bersama masyarakat penerima sertipikat tanah program PTSL.

Jakarta, Larast Post - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri ATR/BPN RI menyerahkan 5000 sertipikat hak atas tanah kepada warga Banten di Alun alun Barat Kota Serang, Propinsi Banten, Rabu (14/03).

Pada kesempatan itu hadir lima ribu masyarakat Banten dari berbagai Kabupaten maupun Kota yang ada di Banten, diantaranya warga Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Serang, Tangerang dan Kota Cilegon.

"Ada 5.000 sertifikat yang diserahkan kepada bapak dan ibu semua. Jangan diturunkan dulu, mau saya hitung. Harus dihitung agar kelihatan semuanya," ucap Presiden sambil berkelakar.

Presiden mengatakan, bahwa penyerahan sertifikat ini penting supaya tidak ada lagi sengketa lahan.

"Setiap saya ke daerah keluhannya selalu sengketa lahan, sengketa tanah. Baik antar masyarakat, masyarakat dengan pemerintah, dengan BUMN, dengan tetangga, atau antara bapak sama anak," tegasnya ketika memberikan sambutan.

Presiden menilai sertifikat hak atas tanah ini harus segera diserahkan kepada masyarakat. Setiap tahun sebelumnya, Presiden menambahkan, hanya sekitar 500 ribu sertifikat yang diserahkan.

"Makanya saya minta Bapak Menteri yang juga Kepala Badan Pertanahan Nasional. Tahun lalu saya minta 5 juta sertifikat harus terbit. Tahun ini 2018 7 juta. Dan tahun tahun depan 9 juta, tahun depannya lagi 12 juta terus ditingkatkan," ujar Kepala Negara.

Presiden juga mengingatkan masyarakat yang menerima sertifikat supaya menjaga sertifikatnya dengan baik.

Presiden juga berharap masyarakat menghitung dulu jika sertifikatnya nanti akan diagunkan ke Bank.

"Jangan dipaksakan. Dihitung, dikalkulasi betul," katanya.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN RI Sofyan Djalil akan terus berupaya menggenjot sertipikasi tanah melalui program PTSL.

Seluruh tanah di Propinsi Banten ada 5 juta 700 bidang, yang sudah bersertipikat ada dua juta 300 ribu bidang tanah target kami tahun 2023 seluruh tanah di Propinsi Banten sudah bersertipikat semua, hal itu sesuai arahan bapak Presiden. Mudah mudahan program inj dapat tercapai sesuai target," pungkas Sofyan Djalil ketika memberikan laporan.

Hadir pula pada kesempatan itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Banten Wahidin Halim, Kakanwil BPN Banten Yusuf Purnama dan Komandan Paspampres yang turut mengawal Kunker Presiden di Banten. (Her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda