sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Bisnis

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Agraria

LARAS JATENG

LARAS JABAR

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

» » Presiden Jokowi Gencar Menggalakkan Program Sertipikat PTSL

Presiden Didampingi Menteri ATR/BPN RI Dalam Penyerahan 15 Ribu Sertipikat di Sirkuit Sentul Bogor
Presiden Jokowi ketika memberikan sambutan pada acara penyerahan sertipikat tanah di Sentul, Kabupaten Bogor.

Bogor, Larast Post - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri ATR/BPN RI menyerahkan 15.000 sertipikat tanah hasil produk Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor di halaman parkir Sirkuit Sentul, Bogor, Selasa (6/03).

Pada kempatan itu Presiden Jokowi mengatakan program PTSL ini bertujuan meminimalisir masalah sengketa tanah yang dialami rakyat kecil. "Selama ini seringkali terjadi sengketa tanah. Ada warga dengan warga, ada orang tua dengan anak, ada pula warga dengan pengusaha. Dengan adanya sertipikat ini hak milik kepemilikan tanah jadi kuat, tak ada yang berani," ucap Jokowi ketika memberikan sambutan.

Presiden Jokowi didampingi Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil ketika menyerahkan sertipikat tanah kepada 12 warga penerima sertipikat secara simbolis.

Presiden menyebutkan, bahwa pemerintah menargetkan sertipikasi tanah tahun 2025 sudah rampung semua. "Target Tahun 2017, 5 juta bidang tanah, 7 juta bidang tanah pada tahun 2018 ini. Sementara pada 2019, 9 juta bidang tanah, tahun berikutnya harus naik lagi itu target saya," ucap Jokowi.

Jokowi juga menegaskan bila program PTSL tersebut tak sesuai yang ditargetkan, Jokowi ancam Menterinya dicopot. "Awas bila tak sesuai target akan saya copot, Menteri juga harus mengancam anak buahnya akan dicopot bila tak sesuai target, harus begitu," kilah Jokowi dengan nada becanda.

Menteri ATR/BPN RI Sofyan Djalil ketika memberikan sambutan pada penyerahan sertipikat di Sentul, Kabupaten Bogor.

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi berpesan sertipikat yang telah dimiliki warga agar tak dianggunkan ke pihak Bank. "Namun kalau memang harus pinjam dana ke Bank harus dikalkulasi dulu, diihitung dulu agar nantinya sertipikat tak disita pihak Bank," pesan Jokowi.

Sementara Menteri ATR/BPN RI Sofyan Djalil mengatakan, bahwa bidang tanah di Kabupaten Bogor diperkirakan sebanyak 379 ribu bidang, baru 198 ribu bidang tanah yang telah bersertipikat, jadi masih ada 181 bidang lagi yang harus diselesaikan.  "Insya Allah dengan adanya program seperti ini (Program PTSL) dalam 3 tahun sampai tahun 2019 seluruh tanah di Kabupaten Bogor dapat terdaftar," terang Sofyan Djalil ketika memberikan sambutan.

Sofyan menyebutkan, 15 ribu orang penerima sertipikat hadir dari 4 kecamatan diantaranya Kecamatan Tajur Halang, Bojong Gede, Cibinong dan Sukaraja. "Sisanya 61 ribu sertipikat akan diserahkan langsung Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor melalui Kelurahan hingga dua minggu dari sekarang. Saat ini ada 12 warga yang mendapat penyerahan sertipikat oleh Presiden Jokowi secara simbolis," ujar Sofyan Djalil.

Pada acara tersebut juga dihadiri Kepala Wilayah ATR/BPN Propinsi Jawa Barat Sri Mujitono SH., MH., yang didampingi Kabag TU Herlina Ummiyati beserta jajarannya.

Sementara itu Kepala Pertanahan Kabupaten Bogor Agustyansyah, mengatakan, Program PTSL yang diselenggarakan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor semula ditargetkan 17798 bidang PTSL, namun karena sesuatu hal yang belum bisa dilengkapi bukti kepemilikan yang terealisasi baru 15 ribu bidang program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap).

"Hal ini dibatas maksimal, kami telah bekerja keras hingga di luar jam kerja bawahan saya melaksanakan program tersebut," ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor kepada Laras Post di sela acara tersebut.

Agus juga mengatakan, "untuk tahun ini Kelurahan Pakan Sari Kecamatan Cibinong dipilih menjadi pilot Project dalam PTSL, sehingga nantinya menjadi percontohan terhadap desa yang lainnya," tambah Agus.

"Saya merasa senang dan bangga bahwa tanah kami dengan adanya program PTSL ini sekarang telah bersertipikat dan lebih bangga lagi yang menyerahkan sertipikat langsung dari tangan Presiden RI Bapak Jokowi. Saya hadir ini dalam rangka mewakili penerimaan sertipikat secara simbolis terhadap warga masyarakat," ujar Tangan Sitomarang salah seorang warga Kelurahan Pakansari Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor kepada Laras Post seusai acara.

Hadir pula Sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Komandan Paspampres Mayjen Mar Suhartono yang turut mengawal Presiden.

Ketua Umum C Herry SL dalam pernyataanya seusai acara penyerahan sertipikat tanah program PTSL oleh Presiden Jokowi di Sirkuit Sentul Bogor. 


Sementara itu Ketua Umum Network For Corruption Watch (NCW) C. Herry SL yang juga wartawan Laras Post (panggilan akrab Cak Herry) yang turut hadir memantau dalam acara Presiden Jokowi menyerahkan 15 ribu sertipikat tanah program PTSL oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, sangat mendukung program pemerintah.

Dikatakan Cak Herry, tentunya masyarakat senang dan terima kasih kepada pemerintah dibawah Pimpinan pemerintahan Presiden Jokowi - JK. Sebab, dengan adanya program PTSL ini masyarakat merasakan mudah dalam mensertipikatkan bidang tanah miliknya. "Namun tentunya bagi masyarakat pemohon sertipikat harus didasari alas hak dokumen surat-surat harus lengkap," tegas Cak Herry.

Cak Herry, penggiat anti korusi ini juga mengatakan program PTSL merupakan program prioritas Pemerintahan Jokowi - JK yang mendapat antusias bagi masyarakat pemilik tanah dalam kemudahan mensertipikatkan bidang tanah miliknya, ujarnya menambahkan. (Her, sg)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda