sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Olah Raga

Seni Budaya dan Hiburan

Pendidikan

Selebrity

E-Papper

» » Sidang di Tunda , Kuasa Hukum Tak Bisa Hadirkan Saksi Sidang Cerai berujung menjadi Sabu

Pengadilan Negeri Bangil kelas 1B

Pasuruan, Laras Post – Jadwal Persidangan yang ke- 13 kasus narkoba yang menimpa saudara Damat yang merupakan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan, di Pengadilan Negeri Bangil kelas 1B. Rabu, (14/03) ditunda pekan depan.

Ditundanya pengadilan yang ke- 13 oleh Pengadilan Negeri Bangil tersebut lantaran pihak saksi dalam kasus persidangan yang hendak dihadirkan atas nama Jazuli yang lagi mendekam di Lapas Bangil tidak bisa dihadirkan oleh pihak Lapas.

Sebelumnya, pihak kuasa hukum dari Damat telah mengajukan surat panggilan terhadap saudara Jazuli sebagai saksi untuk selanjutnya dihadirkan di persidangan dalam kasus perkara yang menimpa saudara Damat, akan tetapi dari pihak Lapas tidak menyetujui panggilan tersebut dengan alasan, pihak Lapas bisa menghadirkan saudara Jazuli sebagai saksi dipersidangan dengan panggilan resmi dari Pengadilan.

Hal ini dibenarkan oleh kuasa hukum saudara Damat, “Sidang ini ditunda lantaran saudara Jazuli sebagai saksi tidak bisa dihadirkan di persidangan kali ini, dan yang bisa menghadirkan saudara Jazuli hanya pihak Kejaksaan yang bisa menghadirkan sebagai saksi," ungkapnya .

Kronologi dari kasus tersebut , yaitu berawal dari pertengkaran Jazuli dengan istrinya (Sumarni) yang kemudian dilerai oleh saudara Damat, lantas saudara Jazuli tidak terima dengan saudara Damat yang menurutnya , saudara Damat telah mencampuri urusan rumah tangganya , padahal saudara Damat melerai pertengkaran itu tidak ada maksud apa-apa melainkan agar keduanya berdamai dan saling akur.

Setelah pertengkaran itu, saudara Jazuli bercerai dengan istrinya Sumarni yang merupakan adik dari istri Damat. Sewaktu saudara Damat mengantar Sumarni ke Pengadilan Agama untuk mengurus masalah perceraiannya, disitulah terjadi penangkapan atas nama saudara Damat yang didapati tengah membawa narkotika jenis Sabu-sabu seberat 029 dan 019 gram yang ditaruh di celah Helm milik Damat.

Menurut Lukman Hakim selaku perangkat desa setempat, penangkapan itu diduga penuh dengan rekayasa yang sudah direncanakan sedemikian rupa oleh saudara Jazuli. Sebelumnya, Jazuli juga kerap sekali mengancam Damat akan memasukannya ke dalam penjara.

Adapun waktu penangkapan tersangka (Damat) pada bulan Oktober 2017 lalu, tepatnya di Kantor Pengadilan Agama, famili Damat yang saat itu berada di lokasi penangkapan sempat di tenangkan oleh seorang yang diduga petugas bahwasanya penangkapan itu hanyalah rekayasa, dan hal itu juga sudah menjadi pembelaan di sidang sebelumnya,” terang Lukman Hakim pada laraspost diPengadilan Bangil Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (14/03).

Ketut Waluyo Kepala Desa Sukorejo, berharap agar supaya kejadian yang tengah menimpa warganya ini tidak terulang kembali, dan bisa dijadikan pembelajaran untuk masyarakat Pasuruan dan sekitarnya. (dul)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda