sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Agraria

Regional

Hukrim

Laras Jatim

Bisnis

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Selebrity

Pendidikan

Olah Raga

Jadwal PD 2018

Update Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018

Klasemen Piala Dunia 2018

» » Simpan Narkoba di Dubur, Oknum TKI Diamankan Petugas



Surabaya, Laras Post - Seorang pria berinisal P alias pauzi (26) diamankan petugas gabungan yang bertugas di Bandara Internasional Juanda, karena menyelundupkan shabu - shabu seberat 137 gram yang di masukan di dubur (anus).

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Juanda Budiharjanto, mengatakan pelaku Pauzi berhasil diamankan pada 12 Maret 2018. Penumpang pesawat Air Asia XT-327 rute Kuala Lumpur – Surabaya itu, terdeteksi mesin X-Ray membawa sabu seberat 137 gram yang disembunyikan di dalam dubur.

“Yang bersangkutan langsung kami bawa ke rumah sakit untuk dilakukan rontgen. Berdasarkan image rontgen, terdapat benda mencurigakan. Saat dikeluarkan, terdapat dua bungkus bubuk kristal yang dibungkus plastik hitam dan saat di lakukan uji lab, positif sabu,” kata Budi Harjanto, Selasa (27/03).

Penindakan kedua atas nama Surimah, berhasil diamankan 16 Maret 2018. Penumpang pesawat Air Asia XT-327 rute Kuala Lumpur – Surabaya itu diamankan karena membawa rice cooker yang berisikan narkoba jenis sabu.

“Petugas yang curiga, langsung membawa penumpang tersebut bersama barang bawaannya di ruang guna pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas menemukan kristal putih yang dikamuflase dengan bawang putih dan bawang merah,” katanya.

Setelah dilakukan uji laboratorium, barang seberat 925 gram itu positif sabu. “Pelaku mengaku barang tersebut titipan dari temannya dan mengaku setelah berhasil membawa barang itu masuk Indonesia, dikasih upah Rp 40 juta,” terangnya.

Budi Harjanto menambahkan, dua orang yang ditangkap adalah warga yang bekerja sebagai TKI. Adapun barang bukti sebanyak 1.062 gram, diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Timur untuk proses dan pengembangan lebih lanjut.

“Upaya penggagalan narkoba jenis sabu seberat 1.062 gram ini, setidaknya telah menyelamatkan 5.310 jiwa generasi muda Indonesia dengan perhitungan kalau 1 gram sabu dikonsumsi 5 orang,” pungkas Budi Harjanto. (Muji)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda