sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Polkam

Polkam

Megapolitan

Ekonomi

Regional

Peristiwa

Laras Jatim

Hukrim

LARAS JATENG

Seni Budaya dan Hiburan

Agraria

LARAS JABAR

Selebrity

Pendidikan

Pernak Pernik

Olah Raga

» » Inovasi Satgas TMMD 101 Nganjuk, Bagikan Antena Gratis Rakitan Sendiri

Teknologi Sederhana Atasi Kebutuhan Komunikasi Warga
Satgas TMMD 0810 ketika menyerahkan antena _inovasi teknologi sendiri_ kepada salah seorang warga Desa Lengkonglor.

Nganjuk, Larast Post - Kian hari, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 101 Kodim 0810 Nganjuk yang dipusatkan di Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan peningkatan. 

Tak hanya pembangunan infrastruktur jalan, namun program lain, seperti renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan Musholla, renovasi sekolah TK, pembangunan MCK dan lain-lain. 

Masih sederet program lain, seperti pemutaran film, bantaun benih ikan, bibit kedelai, pengobatan gratis, pengolahan sampah, hingga Dandin Ngajar Ngaji. 

Kali ini kegiatan inovasi baru, salah satu anggota Satgas TMMD berinisiatif memberikan bantuan antena pesawat televisi bagi warga setempat. 

Berawal dari melihat siaran televisi di rumah-rumah warga, dimana hasil tayangannya tidak maksimal. 

Anggota Pendim 0810/Nganjuk Letda Inf Nurhadi membagikan antena rakitan Kopda Sumaji, anggota Satgas TMMD kepada warga dengan cuma-cuma.

Sedikitnya, ada lima unit antena yang sempat dibagikan dan langsung dipasang ke rumah-rumah pada Minggu (29/4). Hasilnya di luar dugaan, tayangan pesawat televisi langsung berubah jernih, jumlah channel juga bertambah.

Seperti dipasang pada pesawat TV milik Anik, warga Dusun Gurit, dan Darqi, Dusun Sumberayu, desa setempat. Semula tidak lebih dari lima channel stasiun TV yang dapat ditangkap siarannya. Itu pun kondisi gambar dan suara tidak jernih.

“Begitu kami pasang antenna ini (rakitan sendiri,Red) hasilnya lebih bagus, jumlah channel juga bertambah,” terang Letda Inf Nurhadi.

Sementara Anik pun mengaku gembira setelah melihat hasil tayangan pesawat televisinya lebih jernih dari sebelumnya, serta jumlah channel bertambah banyak.

“Selama ada kegiatan bapak-bapak tentara di Desa Lengkonglor mulai banyak perubahan. Biasanya kalau habis magrib sudah tidak ada orang yang lewat. Apalagi kalau di rumah ada TV, siarannya bisa banyak seperti ini, pasti suasananya bertambah ramai,” ujar perempuan penyuka acara sinetron ini.

Menurut Letda Inf Nurhadi, wilayah Desa Lengkonglor dan sekitarnya, tergolong area hitam untuk gelombang televisi. Sehingga, pesawat telivisi tidak dapat menagkap siaran dengan baik. Untuk mengatasi, setiap pesawat televisi harus dibantu dengan antena.

Antena rakitan Kopda Sumaji tersebut terbilang berkualitas bagus. Lantaran, antena pada kebanyakan, masih dibantu booster. Namun antena sederhana berbahan paralon dan alumunium tersebut langsung bisa disalurkan ke pesawat televisi.

Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh. Sri Rusyono pun sempat tak menduga, anak buahnya ada yang memiliki inisiatif cemerlang untuk membantu warga dalam bidang komunikasi. 

Yakni merakit antena sendiri, produknya disumbangkan kepada warga gratis agar mereka dapat menikmati siaran televisi dengan baik.

“Kami juga kaget mendapat laporan ada anggota yang dapat menghasilkan teknologi tepat guna berupa antena televisi. Meski bahan sederhana, tapi bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi melalui media elektronik,” terang Letkol Arh. Sri Rusyono.

Untuk sementara, lanjut Dandim, baru lima warga yang mendapat bantuan, selanjutnya warga lain memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan bantuan antena gratis dari program TMMD ini. Sehingga, seluruh masyarakat Desa Lengkonglor dapat menikmati hasil tayangan televisi dengan baik.(egi, sg/pendim 0810)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Silahkan berikan komentar anda